Nama :Mariyati Jurusan :Bimbingan dan Konseling
Nim :2014 141 106 Mata
Kuliah :BK Industri
Kelas :5/C Dosen
Pengampu :Mirnayenti, M.Pd
RESUME
MOTIVASI
DAN PRESTASI KERJA
1.
Pengertian motivasi kerja
beberapa
definisi atau pengertian motivasi kerja dari sejumlah penulis sebagai berikut:
1)
George R. Terry berpendapat “motivasi kerja adalah
suatu keinginan dalam diri seseorang yang mendorongnya untuk bertindak
sesuatu”.
2)
Dr. Sondan P. Siagian, MPA berpendapat bahwa:
“Motivasi kerja merupakan keseluruhan proses pemberian motiv berkerja para
bawahan sedemikian rupa sehingga mereka mau bekerja dengan ikhlas demi
tercapainya tujuan organisasi dengan efisien dan ekonomis.
3)
Wahjosumadjo menyatakan, “motivasi kerja merupakan
suatu prsoses psikologis yang mencerminkan interaski antara sikap kebutuhan
persepsi dan kepuasan yang terjadi pada diri seseorang.
4)
G. Terry mengemukakan bahwa “Motivasi diartikan
sebagai mengusahakan supaya seseorang dapat menyelesaikan mempekerjaan dengan
semangat karena ia ingin melaksanakannya”.
5)
M. Manullang memberikan pengertian motivasi sebagai
pekerjaan yang dilakukan oleh seorang manajer memberikan inspirasi, semangat
dan dorongan kepada orang lain, dalam hal ini karyawan untuk mengambil
tindakan-tindakan. Pemberian dorongan ini bertujuan untuk menggiatkan
orang-orang karyawan agar mereka bersemangat dan dapat mencapai hasil
sebagaimana dikehendaki dari orang-orang tersebut.
2.
Motivasi dalam kerja
Pada
dasarnya motivasi dapat mamacu karyawan untuk bekerja keras sehingga dapat mencapai
tujuan mereka. Hal ini akan meningkatkan produkitvitas kerja karyawan sehingga
berpengaruh pada pencapaian tujuan perusahaaan. Sumber motivasi ada tiga
faktor, yakni
1. Kemungkinana
untuk berkembang,
2. Jenis
pekerjaan ,dan
3. Apakah
mereka dapat merasa bangga menjadi bagian dari perusahaan tempat mereka
bekerja.
Di samping itu terdapat beberapa aspek yang
terpengaruh terhadap motivasi kerja karyawan, yakni: rasa aman dalam bekerja,
mendapatkan gaji yang adil dan kompetitif. Lingkungan kerja yang menyengangkan,
penghargaan atas prestasi kerja dan perlakuan yang adil dari manajemen. Dengan
melibatkan karyawan dalam pengambilan keputusan, pekerjaan yang menarik
menantang, kelompok dan rekan-rekan kerja yang menyenangkan, kejelasan akan
standar keberhasilan, output yang diharapkan serta, bangga terhadap pekerjaan
dan perusahaan dapat menjadi faktor pemicu kerja karyawan.
Pada
dasarnya proses dapat digambarkan jika seseorang tidak puas akan mengakibatkan
ketegangan, yang pada akhirnya akan mencapai jalan atau tindakan untuk memenuhi
dan terus mencari kepuasan yang menurut ukurannya sendiri sudah sesuai dan
harus terpenuhi. Sebagai contohnya, beberapa karyawan secara regular
menghabiskan sebagian besar waktunya untuk berbicara atau mendiskusikan sesuatu
di kantor, yang sebenarnya hanya untk memuaskan kebutuhan sosialnya. Langkah
ini sebagai suat usaha yang bagus, namun tidak produktif dapat mewujudkan hasil
kerja atau target kerja.
3.
Pengertian prestasi kerja
1. Mangkunegara
(2006:50) menyatakan bahwa prestasi kerja adalah hasil kerja secara kualitas
dan kuantitas yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugasnya, sesuai dengan
tanggung jawab yang diberikan kepadanya.
2. Prestasi
kerja yang dikemukakan oleh Kusryanto (dalam Hasibuan,2005:250) adalah
perbandingan hasil yang dicapai dengan peran serta tenaga kerja persatuan
waktu.
3. Dharma
(dalam Ruki,2002:121) mengemukakan bahwa prestasi kerja adalah suatu yang
dikerjakan atau jasa yang dihasilkan atau diberikan seseorang. Selanjutnya Ruki
(2002:121) mengatakan bahwa dalam prestasi kerja tercakup hasil, prestasi kerja
ditentukan oleh interaksi antara kemampuan dan motivasi.
4. Handoko
(1997:19) mengartikan prestasi kerja sebagai ungkapan kemampuan yang didasari
oleh pengetahuan, sikap, keterampilan dan motivasi dalam menghasilkan sesuatu.
Selanjutnya Handoko (1997:19) menyatakan prestasi kerja sebagai ungkapan
seperti output, efisiensi seta efektifitas sering dihubungkan dengan
produktivitas.
Berdasarkan
beberapa pendapat diatas maka dapat disimpulkan bahwa prestasi kerja merupakan
hasil yang dapat dicapai seseorang di dalam melakukan pekerjaan yang menjadi
tugasnya yang didasari oleh pengetahuan, sikap, keterampilan dan motivasi.
4.
Kriteria pengukuran prestasi kerja
Menurut
Heidrahman dan Suad Husnan (1990:126), faktor-faktor prestasi kerja yang perlu
dinilai adalah sebagai berikut :
1. Kuantitas
Kerja
Banyaknya
hasil kerja sesuai dengan waktu kerja yang ada, yang perlu diperhatikan bukan
hasil rutin tetapi seberapa cepat pekerjaan dapat diselesaikan.
2. Kualitas kerja
Mutu hasil
kerja yang didasarkan pada standar yang ditetapkan. Biasanya diukur melalui
ketepatan, ketelitian, ketrampilan, kebersihan hasil kerja.
3.
Keandalan
Dapat atau tidaknya karyawan diandalkan adalah kemampuan memenuhi atau mengikuti instruksi, inisiatif, hati-hati, kerajinan dan kerjasama
Dapat atau tidaknya karyawan diandalkan adalah kemampuan memenuhi atau mengikuti instruksi, inisiatif, hati-hati, kerajinan dan kerjasama
4. Inisiatif
Kemampuan
mengenali masalah dan mengambil tindakan korektif, memberikan saran-saran untuk
peningkatan dan menerima tanggung jawab menyelesaikan.
5. Kerajinan
Kesediaan
melakukan tugas tanpa adanya paksaan dan juga yang bersifat rutin.
6. Sikap
Perilaku
karyawan terhadap perusahaan atau atasan atau teman kerja.
7. Kehadiran
Keberadaan
karyawan di tempat kerja untuk bekerja sesuai dengan waktu/jam kerja yang telah
ditentukan.
Veitzhal
Rivai (Mangkunegara,2006:50) menyatakan bahwa
aspek-aspek prestasi kerja dapat dikelompokkan menjadi :
1. Kemampuan
teknis, yaitu kemampuan menggunakan pengetahuan,
metode, teknik dan peralatan yang
dipergunakan untuk melaksanakan tugas serta pengalaman dan
pelatihan yang diperolehnya.
2. Kemampuan
konseptual, yaitu kemampuan untuk memahami kompleksitas
lembaga pendidikan dan penyesuaian dari masing-masing tenaga
pengajar,staf serta atasan ke dalam bidang operasional lembaga pendidikan
secara menyeluruh, yang pada intinya individu – individu
tersebut memahami tugas, fungsi serta tanggung
jawabnya.
3. Kemampuan
hubungan interpersonal, yaitu antara lain kemampuan untuk
bekerja sama dengan orang lain dan memotivasi diri
sendiri.
Komentar
Posting Komentar