Nama :Mariyati Jurusan :Bimbingan
Dan Konseling
Nim :2014 141 106 Mata Kuliah :BK Industri
Kelas :5/C Dosen
Pengampu :Mirnayenti, M.Pd
RESUME
MATERI KELOMPOK 1
LAYANAN
BIMBINGAN DAN KONSELING INDUSTRI
1. Pengetian
BK industri
BK industri adalah
suatu studi ilmiah tentang perilaku, kognitif, emosi dan motivasi serta proses
mental manusia yang ada dalam organisasi atau industri yang berorientasi pada
sistem kegiatan yang terkoordinasi dari suatu kelompok orang yang untuk mencapai
tujuan yang sama di bawah kepemimpinan tertentu. Serta membaantu suatu masalah
dengan seorang karyawan yang mempunyai masalah emosional dengan maksud untuk
membantu karyawan tersebut agar dapat mengatasi masalahnya secara lebih baik.
2. Tujuan
BK industri
Untuk mencapai para
pekerja untuk dapat memfokuskan pada dirinya sendiri agar dapat mengembangkan
potensi dan kompetensinya secara optimal di tempat kerja serta dapat
mengentaskan permasalahan yang sedang terjadi dalam ruang lingkup industri
serta Konseling bertujuan untuk memperbaiki kesehatan mental karyawan.
Kesehatan mental yang baik berarti bahwa orang-orang merasa nyaman akan mereka
sendiri, baik terhadap orang
3. Prinsip-prinsip
BK industri
Prinsip bk industri
yang bersifat eksperimen maupun terapan di ruang lingkup industri. Contohnya
melakukan training untuk karyawan yang akan baru memulai pekerjaan yang di
anggap tidak ringan.
4. Bentuk-bentuk
layanan BK industri
Dalam
pelaksanaan konseling di industry tipe – tipe yang dipakai dalam mengatasi permasalahan
yang dihadapi oleh karyawan terdapat beberapa tipe yaitu:
1.
Directive Counseling
Directive
Counseling adalah proses mendengarkan masalah emosional individu membuat
keputusan bersama tentang apa yang harus dia lakukan, dan memberitahu serta
memotivasinya untuk melakukan hal tersebut. Directive Counseling sebagian besar
menggunakan fungsi konseling advice (nasihat) juga reassurance, communication,
memberikan emotional release dan sedikit clarified thinking
2.
Non-directive Counseling
Non-directive
counseling atau client-centered counseling adalah proses mendengarkan karyawan
sepenuhnya dan mendorongnya untuk menjelaskan masalah emosionalnya, memahami
masalah tersebut dan menentukan tindakan-tindakan yang akan diberikan. Tipe
konseling ini memfokuskan perhatian pada karyawan, konselor tidak bertindak
sebagai penilai atau penasihat makanya disebut client-centered.
3. Cooperative counseling
tidak seluruhnya client-centered counseling atau counselor-centered, tetapi
merupakan kerjasama saling menguntungkan antara konselor dan karyawan untuk
menerapkan perbedaan pandangan pengetahuan dan nilai terhadap masalah. Hal ini
ditetapkan sebagai diskusi yang saling menguntungkan tentang masalah emosional
karyawan dan usaha kerja sama untuk membangun kondisi yang akan memulihkan
karyawan.
5. Sifat-sifat
BK industri
a.
Pencegahan
Ialah upaya konselor untuk
senantiasa mengantisipasi berbagai masalah yang terjadi dan berupaya untuk
mencegahnya agar tidak terjadi pada
setiap karyawan.
b.
Perbaikan
Ialah upaya yang dilakukan untuk
membantu karyawan sehingga dapat memperbaiki
kekeliruan dalam berfikir, berperasaan, dan bertindak
c.
Pemeliharaan
Ialah upaya untuk membantu karyawan
agar dapat menjaga diri dan mempertahankan situasi kondusif yang telah tercapat dalam dirinya agar terhindar dari situasi yang
dapat menurunkan produktivitasnya.
Sumber:
Surwono,
W Sarlito. 2009. Pengantar Psikologi
Umum. Jakarta. PT Raja Grafino Raja
Sutirna.
2013. Bimbingan Dan Konseling Formal Dan
Informal. Yogyakarta. CV. ANDI OFFSET
Wijono,
Sutarto. 2010. Psikologi Industri Dan
Organisasi. Jakarta. Kharisma Putra Utama
Komentar
Posting Komentar