Langsung ke konten utama

RESUME KERAGAMAN INDIVIDU DALAM ORGANISASI


Nama     :Mariyati                      Jurusan                                    :Bimbingan dan Konseling
Nim        :2014 141 106             Mata Kuliah                 :BK Industri
Kelas      :5/C                              Dosen Pengampu         :Mirnayenti, M.Pd

RESUME
KERAGAMAN INDIVIDU DALAM ORGANISASI

1.    Pemahaman keragaman individu orgnisasi.
Diversity in Organization adalah keragaman/perbedaan di dalam suatu organisasi. Perbedaan tersebut yaitu usia, agama, ras, fisik, dan gender. Dengan keragaman, organisasi dapat memperoleh berbagai pandangan, kemampuan, dan berbagai hal untuk mengatasi permasalahan organisasi atau perusahaan, dan dapat juga meningkatkan efektivitas perusahaan.
1.    Usia
Usia adalah umur individu yang terhitung mulai saat dilahirkan sampai saat berulang tahun. Menurut Makmuri (2012:77) Hubungan umur dengan kepuasan kerja ternyata menunjukan hubungan yang positif. Artinya, makin tua makin menunjukan kepuasaan, setidaknya sampai menjelang pensiun, pada pekerjaan-pekerjaan yang dikuasainya.
2.    Jenis kelamin
          Jenis Kelamin adalah perbedaan bentuk, sifat, dan fungsi biologi laki-laki dan perempuan yang menentukan perbedaan peran mereka dalam menyelenggarakan upaya meneruskan garis keturunan.
3.    Status Perkawinan
          Tidak terdapat hubungan antara status perkawinan dengan produktivitas, namun hasil riset menunjukkan bahwa karyawan yang telah menikah mempunyai tingkat pengunduruan diri yang rendah, tingkat keabsenan yang rendah dan lebih puas dengan pekerjaannya di banding rekan sejawat yang belum menikah, hal ini dapat dikaitkan  dengan status perkawinan yang menuntut suatu tanggungjawab lebih besar
4.    Kepribadian
          Menurut Makmuri (2012:84) kepribadian sering didefinisikan sebagai gabungan dari semua cara dimana individu bereaksi dan berinteraksi dengan orang lain atau organisasi internal dari proses psikologis dan kecenderungan perilaku seseorang.
5.    Ras dan Etnis
          Dalam segi ini sepertinya sangat sensitif. karna banyak organisasi yang menerima perbedaan antara berbagai ras dan etnis.
6.    Pendidikan
          Menurut Umar dan sulo (2005:82) Pendidikan adalah sesuatu yang universal dan berlangsung terus tak terputus dari generasi kegenarasi di manapun di dunia ini. Pendidikan itu sendiri merupakan suatu upaya untuk memanusiakan manisia.
7.    Agama
          Agama adalah sistem yang mengatur tata keimanan dan peribadatan kepada Tuhan yang maha kuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia serta lingkungannya.

8.    Fisik
          Penampilam fisik ialah segala sesuatu yang berhubungan dengan penampilan luar manusia yang mudah di amati di nilai oleh orang lain. Spenampian fisik secara di sadari atau tidak, dapat menimbulkam respons atau tanggapan tertentu dari orang lain.

2.    Pengaruh hereditas dan lingkungan
a. Pengaruh lingkungan
          Lingkungan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi terhadap pembentukan dan perkembangan perilaku individu, baik lingkungan fisik maupun lingkungan sosio-psikologis, termasuk didalamnya dalam berorganisasi. Terhadap faktor lingkungan ini ada pula yang menyebutnya sebagai empirik yang berarti pengalaman, karena dengan lingkungan itu individu mulai mengalami dan mengecap alam sekitarnya.
          Lingkungan memiliki peranan bagi individu dalam berorganisasi, sebagai :
1.    Alat untuk kepentingan dan kelangsungan hidup individu dan menjadi alat pergaulan sosial individu.
2.    Tantangan bagi individu dan individu berusaha untuk dapat menundukkannya.
3.    Sesuatu yang diikuti individu. Lingkungan yang beraneka ragam senantiasa memberikan rangsangan kepada individu untuk berpartisipasi dan mengikutinya serta berupaya untuk meniru dan mengidentifikasinya, apabila dianggap sesuai dengan dirinya.
4.    Obyek penyesuaian diri bagi individu, baik secara alloplastis maupun autoplastis. Penyesuaian diri alloplastis artinya individu itu berusaha untuk merubah lingkungannya.
b. Pengaruh Hereditas
Adanya hereditas dan lingkungan yang mempengaruhi kehidupan manusia disebabkan oleh ada manusia itu sendiri. Jika seandainya manusia itu tidak ada ataupun terlahir kealam dunia ini, maka tidak akan ada pengaruh hereditas dan lingkungan yang dapat berlaku padanya. Manusia akan senantiasa hidup secara bersama di suatu tempat. Melalui kebersamaan itulah garis keturunan mereka akan terus mempengaruhi dan anak-anak mereka kelak akan mewarisi bagian-bagian tertentu yang serupa dengan mereka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESUME PENDEKATAN STUDI KASUS TUNGGAL DAN MULTI KASUS

Nama           :Mariyati                       Jurusan             :BimbinganDan Konseling Nim              :2014 141 106              Mata Kuliah      :Studi Kasus Kelas            :6/C                               Dosen Pengampu :Mirnayenti, M.Pd RESUME PENDEKATAN STUDI KASUS TUNGGAL DAN MULTI KASUS 1.     Pendekatan Umum Pendesainan Studi Kasus a.     Definisi Desain Penelitian Desain penelitian adalah keseluruha...

pemikiran Friederich Wilhelm August Froebel

BAB I PENDAHULUAN 1.1    Latar belakang Indonesia merupakan salah satu negara yang berkembang, dimana memiliki sasaran yang berperan dalam melaksanakan pembangunan disegala sektor, baik di sektor industri, perdagangan maupun di sektor pendidikan. Dalam menunjang keberhasilan pembangunan di setiap sektor, maka perlunya peranan pendidikan yang menempatkan manusia sebagai kedudukan sentral dalam pembangunan. Pentingnya peranan pendidikan dalam pembangunan di setiap sektor, maka dapat dikatakan bahwa pendidikan berperan sebagai upaya pencerdasan, pendewasaan, kemandirian manusia yang dilakukan oleh perorangan, kelompok dan lembaga. Upaya ini dimulai sejak berabad-abad silam, pola pendidikan mengalami kemajuan yang pesat berkat kerja keras para pakar pendidikan terdahulu. Adapun tokoh-tokoh yang sangat berpengaruh dalam pengembangan pendidikan, khususnya pendidikan prasekolah adalah Friederich Wilhelm August Froebel atau lebih dikenal dengan sebutan Froebel. Tokoh ini ...

Makalah Konseling Psikologi Individual

Makalah Model-Model Konseling “ Konseling Psikologi Individual ” Di Susun Oleh : Kelompok 3 Nama Kelompok   : 1.      Ayu soraya 2.      Ema kusna haryati 3.      Ika ayu oktaviani 4.      Mariyati 5.      Rahmad shadat 6.      Yogi firnando Semester/Kelas     : Enam    (6) / C Program Stud i       : Bimbingan dan Konseling Dosen Pengasuh    : Erfan Ramdhani, M.Pd., Kons, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Palembang 201 6/2017 KATA PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha P e nyayang. Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami . Shalawat dan salam semoga terlimpah curahkan kepada baginda tercinta kita yakni Nabi Muhammad SAW....