Langsung ke konten utama

RESUME KARIR PEKERJAAN



Nama          :Mariyati                      Jurusan                            :Bimbingan dan Konseling
Nim             :2014 141 106             Mata Kuliah         :BK Industri
Kelas           :5/C                              Dosen Pengampu  :Mirnayenti, M.Pd

RESUME
KARIR PEKERJAAN

1.    Pengertian dan tujuan karir pekerjaan
Pengertian karir pekerjaan
karir adalah suatu rangkaian perilaku dan sikap yang berhubungan dengan pengalaman maupun aktivitas kerja selama rentang waktu pada kehidupan seorang individu serta merupakan rangkaian aktivitas kerja berkelanjutan. Karir yaitu kondisi yang dapat menunjukan adanya peningkatan status kepegawaian seorang individu dalam organisasi sesuai dengan pekerjaan yang sudah ditentukan oleh organisasi tersebut. Karir merupakan kedudukan, rangkaian pekerjaan dan posisi yang pernah diduduki oleh seseorang selama masa kerjanya. Karir dapat menunjukan peningkatan maupun perkembangan pegawai secara individu pada suatu jenjang yang dicapai selama masa kerjanya di dalam organisasi.
Tujuan karir pekerjaan
Tujuan atau sasaran karir adalah “posisi atau jabatan tertentu yang dapat dicapai oleh seorang pegawai bila yang bersangkutan memenuhi semua persyaratan dan kualifikasi yang dibutuhkan untuk melaksanakan jabatan tersebut.” Tujuan atau sasaran karir tidak otomatis tercapai bila seorang pegawai memenuhi syarat yang harus dipenuhi karena untuk menduduki suatu karir tertentu, kadang- kadang harus memenuhi syarat- syarat yang seringkali di luar kekuasaannya yaitu ada tidaknya lowongan jabatan yang dituju, ada tidaknya keputusan dan referensi dari pimpinan, dan ada tidaknya kandidat lain yang sama kualitasnya, semua itu dapat membatasi kemajuan karir seorang pegawai.

2.    Pengembangan karir dalam industri
1.    Tingkatkan Kinerja
          Salah satu alasan mengapa Anda tidak diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan lebih mendalam adalah kemungkinan atasan melihat kinerja Anda yang tidak begitu baik. Untuk itu, datanglah ke kantor lebih awal, setidaknya tidak melebihi waktu kedatangan yang ditentukan, dan bekerjalah lebih fokus untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
2.     Perbanyak Wawasan
          Para atasan percaya bahwa karyawan mereka yang cerdas dan berwawasan luas akan sangat membantu proyek-proyek yang sedang dijalankan. Karyawan yang cerdas ibarat sebuah GPS bagi mereka yang akan menjadi informan kemana perusahaan harus bergerak. Misalkan saja Anda bekerja di bidang finance, maka usahakan Anda selalu mengikuti perkembangan berita seputar keuangan. Anda bisa membuka beberapa portal berita untuk menambah wawasan sebelum mulai bekerja.
3. Perluas Jaringan
          Dengan mengenal dan dekat dengan lebih banyak klien, Anda akan menjadi aset perusahaan dimana atasan akan mulai bergantung pada Anda sebagai perantara antara klien dan perusahaan. Jadi, gunakanlah kesempatan yang ada sebaik mungkin. Jika Anda diundang ke dalam sebuah pertemuan dengan klien, jalinlah hubungan yang baik dan usahakan klien nyaman dengan kehadiran Anda, sehingga nama Anda akan diingat oleh klien tersebut.
4. Proaktif
          Karyawan yang aktif selalu menjadi anak mas atasannya. Misalnya atasan Anda tiba-tiba sakit dan tidak bisa menghadiri pertemuan dengan kolega, cobalah untuk menawarkan diri Anda untuk menggantikannya. Tetapi berhati-hatilah, karena kondisi ini bisa jadi bumerang bagi Anda jika tidak memiliki cukup persiapan. Selain itu usahakan untuk selalu aktif menyumbang ide dalam rapat.
5. Lebih Peka Terhadap Sekitar
          Meskipun bukan tanggung jawab Anda, tak ada salahnya jika Anda menawarkan bantuan ketika rekan kerja sedang kesulitan. Dengan catatan, jangan sampai Anda kelewat batas hingga dianggap ikut campur urusan orang. Biasakan bertanya dahulu sebelum melakukannya.

3.    Bimbingan jenjang karir industri
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pelayanan Bimbingan dan Konseling meliputi empat bidang salah satunya adalah bimbingan karir, menurut Yusuf dkk (2012) bimbingan karir yaitu salah satu bidang bimbingan yang bertujuan untuk membantu individu dalam perencanaan, pengembangan, dan pemecahan masalah-masalah karir seperti: pemahaman terhadap jabatan dan tugas-tugas kerja, pemahaman kondisi dan kemampuan diri, pemahaman kondisi lingkungan, perencanaan dan pengembangan karir, penyesuaian pekerjaan, dan pemecahan masalah-masalah karir yang dihadapi.
Bimbingan karir dapat dilaksanakan dengan berbagai cara, diantaranya: career day, mengadakan kunjungan ke perusahaan atau instansi tertentu, games dengan tema karir, mendatangkan narasumber, kegiatan dalam setting kelompok, ataupun bahkan berkonsultasi langsung ke konselor.       
Salah satu alternatif baru dalam pelaksanaan bimbingan karir adalah melalui media blog. Melalui blog ini para karyawan  dapat memperoleh informasi mengenai karir tanpa ada batasan waktu dan tempat karena blog dapat diakses kapanpun dan dimanapun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESUME PENDEKATAN STUDI KASUS TUNGGAL DAN MULTI KASUS

Nama           :Mariyati                       Jurusan             :BimbinganDan Konseling Nim              :2014 141 106              Mata Kuliah      :Studi Kasus Kelas            :6/C                               Dosen Pengampu :Mirnayenti, M.Pd RESUME PENDEKATAN STUDI KASUS TUNGGAL DAN MULTI KASUS 1.     Pendekatan Umum Pendesainan Studi Kasus a.     Definisi Desain Penelitian Desain penelitian adalah keseluruha...

pemikiran Friederich Wilhelm August Froebel

BAB I PENDAHULUAN 1.1    Latar belakang Indonesia merupakan salah satu negara yang berkembang, dimana memiliki sasaran yang berperan dalam melaksanakan pembangunan disegala sektor, baik di sektor industri, perdagangan maupun di sektor pendidikan. Dalam menunjang keberhasilan pembangunan di setiap sektor, maka perlunya peranan pendidikan yang menempatkan manusia sebagai kedudukan sentral dalam pembangunan. Pentingnya peranan pendidikan dalam pembangunan di setiap sektor, maka dapat dikatakan bahwa pendidikan berperan sebagai upaya pencerdasan, pendewasaan, kemandirian manusia yang dilakukan oleh perorangan, kelompok dan lembaga. Upaya ini dimulai sejak berabad-abad silam, pola pendidikan mengalami kemajuan yang pesat berkat kerja keras para pakar pendidikan terdahulu. Adapun tokoh-tokoh yang sangat berpengaruh dalam pengembangan pendidikan, khususnya pendidikan prasekolah adalah Friederich Wilhelm August Froebel atau lebih dikenal dengan sebutan Froebel. Tokoh ini ...

Makalah Konseling Psikologi Individual

Makalah Model-Model Konseling “ Konseling Psikologi Individual ” Di Susun Oleh : Kelompok 3 Nama Kelompok   : 1.      Ayu soraya 2.      Ema kusna haryati 3.      Ika ayu oktaviani 4.      Mariyati 5.      Rahmad shadat 6.      Yogi firnando Semester/Kelas     : Enam    (6) / C Program Stud i       : Bimbingan dan Konseling Dosen Pengasuh    : Erfan Ramdhani, M.Pd., Kons, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Palembang 201 6/2017 KATA PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha P e nyayang. Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami . Shalawat dan salam semoga terlimpah curahkan kepada baginda tercinta kita yakni Nabi Muhammad SAW....