Langsung ke konten utama

MAKALAH AGAMA KONSEP KETUHANAN



Pendidikan Agama Islam
 “Konsep Ketuhanan Dalam Islam”
Di Susun oleh:

      Mariyati                       2014 141 106
                              Ayu Soraya                   2014 141 101
                              Rahmad Syahadat        2014 141 104
Mei Indriyani               2012 141
Kelas:2C
Dosen Pengasuh: Drs.M.Arifin M.Pd
Prodi Bimbingan dan Konseling
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas PGRI Palembang
2015
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang mana telah memberikan kami semua kekuatan serta kelancaran dalam menyelesaikan makalah mata kuliah Penidikan Agama Islam yang berjudul “Konsep Ketuhanan dalam Islam”. dapat selesai seperti waktu yang telah kami rencanakan. Tersusunnya karya ilmiah ini tentunya tidak lepas dari peran serta berbagai pihak yang telah memberikan bantuan secara materil dan spiritual, baik secara langsung maupun tidak langsung. Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada :
1. Bapak Dosen pengasuh mata kuliah Pendidikan Agama Islam Universitas PGRI palembang yaitu Drs.M.Arifin M.Pd
2. Teman-teman yang telah membantu dan memberikan dorongan semangat agar makalah ini dapat kami selesaikan
Semoga Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang membalas budi baik yang tulus dan ihklas kepada semua pihak yang penulis sebutkan di atas. Tak ada gading yang tak retak, untuk itu kamipun menyadari bahwa makalah yang telah kami susun dan kami kemas masih memiliki banyak kelemahan serta kekurangan-kekurangan baik dari segi teknis maupun non-teknis. Untuk itu penulis membuka pintu yang selebar-lebarnya kepada semua pihak agar dapat memberikan saran dan kritik yang membangun demi penyempurnaan penulisan-penulisan mendatang. Dan apabila di dalam makalah ini terdapat hal-hal yang dianggap tidak berkenan di hati pembaca mohon dimaafkan

Palembang , 27 januari2015



                                                                                             Penulis                                       




DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.........................................................................................i
DAFTAR ISI.......................................................................................................ii
PEMBAHASAN
2.1   filsafat ketuhanan dalam islam.....................................................................1
2.1.1 siapa tuhan itu?....................................................................................2
2.1.2 sejarah pemikirn manusia tentang tuhan..............................................3
2.1.3 konsep ketuhanan menurut islam.........................................................4
2.1.4 bukti bukti adanya tuhan......................................................................5
2.2  keimanan dan ketaqwaan..............................................................................8
2.2.1 definisi iman dan taqwa.......................................................................8
2.2.2 proses terbentuknya iman...................................................................10
2.2.3 tanda tanda orang beriman..................................................................10
2.2.4 kolerasi antara keimanan dan ketaqwaan...........................................14
PENUTUP
3.1   Saran.............................................................................................................15
3.2   Kesimpulan..................................................................................................15
3.3   Daftar pustaka..............................................................................................16


 

PEMBAHASAN
A.FILSAFAT KETUHANAN DALAM ISLAM
Sebelum menguraikan filsafat ketuhanan tidak salahnya menguraikan terlebih dahulu pengertian filsafat sebagai berikut. Filsafat berasal dari Yunani,yaitu philo-sophia.Philo atau philen berarti cinta,spohia berarti kebijaksanaan.gabungan kedua kata di maksud berarti cinta kebijaksanaan.philosofos adalah pecinta kebijaksanaan.dalam bahasa arab di sebut failasuf,kemudian di transfer ke dalam bahasa indonesia menjadi failsuf atau filsuf. Anatara filsafat dengan sejarah tidak dapat di pisahkan,karena sejarah filsafah sudah merupakan filsafah itu sendiri.ketika demi satu ilmu pengetahuan memisahkan dari filsafah sebagai induknya,akhirnya sisa dua bidang yang tetap melekat pada filsafah itu.Dua pertanyaan apakah yang dapat aku ketahui dan apakah yang harus aku kerjakan  merupakan dari inti dari filsafat.pembahasan filsafat ada tiga masalah, yaitu 1.Tuhan 2.manusia 3.alam.Filsafah yang paling tinggi adalah filsafah tentang Tuhan. Oleh karena itu,Al-Kindi  mengungkapkan bahwa falsafat yang termulia dan tertinggi derajatnya adalah falsafat utama,yaitu “Falsafat Ketuhanan”.ia membagi ilmu pengetahuan menjadi dua bagian, yaitu sebagai berikut.
1)   Pengetahuan ilahi yaitu ajaran yang tercantum dalam ajaran al-quran.
2)    Pengetahuan manusia atau falsafat agama islam yang pada dasar filsafat ini adalah pemikiran.falsafat agama islam memberikan konsep yang jelas antara MAHLUK (yang di ciptakan) dan KHALIK (mahkluk yang menciptakan). (Zainudin Ali,:2014:7)
Filsafat Ketuhanan adalah pemikiran tentang Tuhan dengan pendekatan akal budi, yaitu memakai apa yang disebut sebagai pendekatan filosofis. Bagi orang yang menganut agama tertentu (terutama agama Islam, Kristen, Yahudi), akan menambahkan pendekatan wahyu di dalam usaha memikirkannya. Jadi Filsafat Ketuhanan adalah pemikiran para manusia dengan pendekatan akal budi tentang Tuhan. (d.wikipedia.org/wiki/Filsafat_ketuhanan diunduh: 23/2/2015:22.26)
Kutipan di atas menurut kelompok dua pada bagian pertama bahwa Filsafat Ketuhan adalah filsafat utama, yaitu ilmu tentang yang benar, pertama yang menjadi sebab bagi segala yang benar.pada bagian kedua point pertama di maksudkan Nabi Muhammad memperoleh pengetahuan dari Tuhan.dasar pengetahuan ini adalah keyakinan (iman).point kedua di maksudkan bahwa konsep antara KHALIK atau  yang menciptakan adalah ALLAH SWT,yaitu Tuhan Yang Maha Esa.sedangkan segala sesuatu selain Allah SWT disebut makhluk yang di ciptakan ,termasuk manusia (baik nabi maupun rasul) yang bukan manusia (setan,jin,malaikat),maupuan makhluk lainnya sekecil apa apun itu. Demikian juga gerak bumi,bulan,planet lainnya,dan sistem tertentu yang bergerak yang terjadi di alam ini,dalam diri manusia.setiap gerakan dan segala sesuatu yang terjadi di alam ini merupakan ciptaan Allah swt yang di sebut makhluk.seperti yang di jelaskan dalam surat An-Nur(24) ayat 45 sebagai berikut;“dan Allah swt telah menciptakan semua jenis hewan dari air,maka sebagainya ada yang berjalan di atas perutnya.sebagiannya ada yang berjalan dengan dua kaki,dan ada sebagian yang berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang di kehendaki-Nya,sesungguhnya Allah maha Kuasa atas segala sesuatu”.
1.SIAPA TUHAN ITU?
Bagi manusia, Tuhan itu bisa dalam bentuk konkrit maupun abstark/gaib.Tuhan adalah sesuatu yang di pentingkan,di puja,di minta,di agungkan,di harapkan memberi keselamatan dan termasuk yang di takuti kerena mendatangkan bahaya.Tuhan itu Esa dalam Zat,Esa dalam Sifat,Esa dalam perbuatan-Nya.oleh karena itu, Agama Islam adalah Agama Tauhid. Konsep Ketuhanan  yang di maksud yaitu realisasi dari ucapan dua kalimat Syahadat.hal ini berdasarkan firman Allah SWT dalam surah Al-Ikhlas ayat 1-4 yang artinya yaitu;“katakanlah : Dialah Tuhan yang Maha Esa ,Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.Dia tiada beranak dan tiada pula di peranakan,dan tidak seorangpun yang setara dengan-Nya”(ZainudinAli,:2014:1)(Suharjonibram.Blogspot.Com diunduh:23/2/2015:22.19)
Kutipan di atas menurut kelompok dua yaitu manusia berpendapat bahwa Tuhan bersifat gaib karena manusia tidak bisa/tidak pernah melihat wujud Tuhan sebenarnya.manusia sebenarnya hanya di tuntun untuk percaya bahwa Tuhan itu ada yaitu Tuhan Yang Maha Esa dan tiada Tuhan selain Allah Swt,hal ini berati seorang muslim harus membersihkan diri dari segala macam Tuhan terlebih dahulu, sehingga yang ada dalam hatinya hanya ada satu Tuhan, yaitu Allah SWT.serta percaya bahwa Tuhan telah menentukan urusan hidup dan mati kita,kita sebagai seorang muslim seharusnya selalu berusaha,berdo’a,bertawaqal atas apa yang terjadi.karena Tuhan pasti akan memberi pertolongan pada hamba-hamba-Nya yang selalu berada dalam jalan-Nya dan salalu menuruti segala perintah-Nya.dalam hal ini ALLAH Swt berfirman dalam Al-Quran Surat Thoha (14),yaitu “Sesungguhnya Aku Allah.tidak ada Tuhan selain Aku (Allah),maka beribadahlah hanya kepada-Ku(Allah),dan dirikan shalat untuk mengingat-Ku”.
Lafal Allah Swt dalam kalimat Tauhid menurut Ibnu Taimiyah memiliki pengertian yang di puja dengan cinta sepenuh hati,tunduk kepada-Nya,merendahkan diri di hadapan-Nya,takut dan mengharapakan hanya kepada-Nya,berserah hanya kepada-Nya ketika dalam kesulitan dan dalam kesusahan,meminta perlindungan kepada-Nya dan menimbulkan ketenangan jiwa di kala mengingat dan terpaut cinta-Nya,inilah yang di sebut Tauhid Rububiyah. Lawan Tauhid adalah Syirik,Syirik artinya menyekutukan Allah Swt dengan kata lain mengakui adanya Tuhan selain Allah,menjadikan tujuan hidupnya selain kepada Allah Swt.Syirik adalah dosa yang paling besar yang tidak dapat di ampuni,syirik itu bertentangan dengan perintah Allah Swt juga berakibat merusak akal manusia menurunkan derajat manusia dan martabat manusia,serta membuatnya tak pantas menempati kedudukan tinggi yang telah di tentukan Allah Swt.(Wahyudin,dkk:2009:28)
Kutipan di atas menurut kelompok dua yaitu seperti yang kita ketahui dalam ilmu Tauhid bahwa seluruh makhluk ciptaan Allah Swt harus berserah diri kepada Allah Swt,dan hanya kepada-Nya kita berlindung, meminta pertolongan,karena tidak ada Tuhan selain Allah Swt jadi Allah Swt lah yang wajib kita sembah.orang syirik di sebut orang Kafir yaitu orang yang tidak mengetahui sebenarnya siapa Tuhan mereka yang memberi hidup.orang kafir biasa nya menggunakan objek atau benda sebagai Tuhan nya,seperti patung.perilaku syirik sangat di benci oleh Allah Swt dan niscaya yang tergolong syirik itu akan masuk kedalam neraka.Allah Swt berfirman dalam Al-Quran Surat Luqman (13) yang artinya; “Dan (ingatlah) ketika Luqman kepada anaknya,wahai anakku,janganlah kamu mempersekutukan (Allah) adalah kedzaliman yang amat besar”.
2.SEJARAH PEMIKIRAN MANUSIA TENTANG TUHAN
b. Pemikiran Barat
Yang dimaksud konsep Ketuhanan menurut pemikiran manusia adalah konsep yang didasarkan atas hasil pemikiran baik melalui pengalaman lahiriah maupun batiniah, baik yang bersifat penelitian rasional maupun pengalaman batin. Dalam literatur sejarah agama, dikenal teori evolusionisme. Max muller berpendapat “konsep tersebut mengalami evolusi yang di awali teori yang amat sederhana, lama kelamaan meningkat menjadi sempurna”. Sedangkan menurut Andrew Lang menyatakan bahwa ide tentang Tuhan tidak datang secara evolusi, tetapi dengan relevansi atau wahyu. (suharjonibram.blogspot.com Diunduh:23/2.2015:22.19)
Kutipan di atas menurut kelompok dua yaitu dalam dunia barat maupun dunia sekitar lingkungan hidup kepercayaan dan keyakinan setiap orang berbeda tergantung dengan golongan,ras,suku,dan sebagainya.pada kutipan tersebut dipercayai bahwa keyakinan berevolusi dari hal yang sederhana ke hal yang sempurna.hal ini terbukti kepercayaan di mulai dari Dinamisme, animisme, politisme, henotisme, hingga monoteisme.sedangkan kutipan terakhir maksudnya adalah mengemukakan bahwa orang-orang yang berbudaya rendah juga sama monoteismenya dengan orang-orang Kristen. monoteisme adalah berasal dari ajaran wahyu Tuhan.
b.Pemikiran Islam
Pemikiran terhadap Tuhan yang melahirkan Ilmu Tauhid, Ilmu Kalam, atau Ilmu Ushuluddin di kalangan umat Islam, timbul beberapa periode setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW. Secara garis besar, ada aliran yang bersifat liberal, tradisional, dan ada pula yang bersifat di antara keduanya. Aliran-aliran tersebut yaitu :
1.        Mu’tazilah merupakan kaum rasionalis di kalangan muslim, serta menekankan pemakaian akal pikiran dalam memahami semua ajaran dan keimanan dalam Islam.
2.        Qodariah merupakan Kelompok yang Berpendapat bahwa manusia mempunyai kebebasan dalam berkehendak dan berbuat.
3.        Jabariah merupakan Kelompok yang Berteori bahwa manusia tidak mempunyai kemerdekaan dalam berkehendak dan berbuat.
4.        Asy’ariyah  merupakan Kelompok yang Hampir semua pendapat dari kedua aliran ini berada di antara aliran Qadariah dan Jabariah. (suharjonibram.blogspot.com di unduh:23.2.2015:22.19)

Kutipan di atas menurut kelompok dua yaitu, seperti di sebutkan bahwa sebelum Nabi Muhammad Wafat Allah Swt memberi wahyu dan petunjuk tentang semua hal hal yang benar dan semua hal hal yang salah dan kemudian beliau menyampai wahyu tersebut kepada umatnya.namun timbulnya aliran-aliran karena adanya perbedaan metodologi dalam memahami Al-Quran dan Hadis dengan pendekatan kontekstual.seperti aliran muktazilah,seperti agama hindu budha yaitu ajaran yang tumbuh dan berkembang melalui proses pemikiran,adat istiadat,dan budaya manusia.aliran qodariah,seperti agama yahudi yaitu segala sesuatu yang di lakukan tidak ada hubungan nya dengan Allah swt.aliran jabariah,seperti agama islam yaitu seorang manusia harus selalu berusaha dan bertawaqal dan menunggu hasilnya.aliran Asy’ariyah,seperti agama islam,yaitu manusia diwajibkan berusaha,berdo’a,dan bertawaqal,semua sudah di tentukan oleh allah swt.
3.KONSEP KETUHANAN MENURUT ISLAM
Istilah Tuhan dalam sebutan Al-Quran di gunakan kata Ilaahu,yaitu setiap yang menjadi penggerak atau motivator,sehingga di patuhi dan di kagumi oleh manusia.orang yang mematuhinya di sebut Asbun(Hamba).kata Ilaah(Tuhan) di dalam Al-Quran konotasiny ada dua kemungkinan,yaitu Allah dan selain Allah.subjektif (hawa nafsu) dapat menajadi Ilah(Tuhan).benda benda seperti : patung,batu,binatang dan lain-lain dapat pula berperan sebagai Ilah.demikianlah seperti di kemukakan Dalam Al-Quran pada Surat Al-Baqarah (2),yang artinya;”Diantara manusia ada yang bertuhan selain kepada Allah Swt,sebagai tandingan terhadap Allah.mereka mencintai tubuhnya itu sebagaimana mencintau Allah”.Dalam ajaran Islam diajarkan kalimat “la ilaaha illa Allah”. Susunan kalimat tersebut dimulai dengan peniadaan, yaitu “tidak ada Tuhan”,kemudian baru diikuti dengan penegasan “melainkan Allah”.(suharjonibram.blogspot.com diunduh:23.2.2015:22.19)(https://sites.google.com/site/ujppai.materi-kuliah/materi/ di unduh:23.2.2015:22.45)
Kutipan di atas menurut kelompok dua yaitu ada manusia yang menyembah selain Allah Swt.mereka menyembah selain Allah Swt mencintai tubuhnya sama halnya kita yang mencintai Allah Swt. sebagai manusia kita memiliki hak di antara nya beragama,oleh karena itu dalam ajaran islam di wajibkan menghargai agama lain.dan antara agama harus saling menghormati.tapi dalam agama islam tetap di tegaskan bahwa yang kiat sembah itu hanyalah Allah Swt yang mutlak Ke Esa Nya.serta percaya atau meyakini  tidak ada Tuhan selain Allah Swt,maka ia harus menjalan kan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.hal ini terdapat dalam Al-Quran  Surah Al-Ainbiya (25) yang artinya;“ Dan kami tidak mengutus seor-ang rasul pun sebelum kamu,melainkan kami wahyukan kepad-Nya,bahwa hanya tidak ada Tuhan seklain Allah,maka sembahlah olehm sekalian akan Aku”.
4.BUKTI BUKTI ADANYA TUHAN
a. Keberadaan Alam Semesta
Adanya alam semesta serta organisasinya yang menakjubkan dan rahasianya yang pelik, tidak boleh tidak memberikan penjelasan bahwa ada sesuatu kekuatan yang telah menciptakannya. Jika percaya tentang eksistensi alam, maka secara logika harus percaya tentang adanya Pencipta Alam.Berdasarkan logika yang sama tentang adanya alam dalam membuktikan adanya Sang Pencipta, maka ketika alam serta organisasinya yang menakjubkan tersebut kemudian mejadi tidak ada, ketiadaan tersebut secara logis juga membuktikan adanya satu Dzat yang meniadakannya. (suharjonibram.blogspot.com diunduh:23.2.2015:22.19)
Kutipan di atas menurut kelompok dua adalah pemikiran manusia yang tidak ada batasnya memberikan pendapat tentang adanya Tuhan.manusia harus percaya dengan apa yang ada di alam semesta ini.percaya adanya pencipta alam yang indah ini.setiap manusia normal dan secara logika harus percaya bahwa sang pencipta itu “ada”.pernyataan yang mengatakan:<<percaya adanya makhluk,tapi tidak percaya ada nya sang khaliq>> adalah sebuah pernyataan yang tidak benar.kita belum pernah mengetahui adanya sesuatu yang berasal dari tidak ada tanpa di ciptakan.segala sesuatu yang bagaimana ukurannya pasti adapencipta nya,dan pencipta alam semesta dan seluruh isinya ini adalah Allah swt.maka dari itu kita wajib menjaga, melestarikan, serta merta untuk kelangsungan hidup manusia dan makhluk ciptaan Allah swt .alam merupakan anugreah yang amat sangat luar biasa,dari alamlah makhluk-makhluk cipataan Allah swt dapat tumbuh dan berkembang.maka kita juga wajib bersyukur atas nikmat nikmat yang telah Allah swt anugerahkan kepada kita.
b. Adanya Pendekatan Hukum/Teori
Hukum yang dikenal dengan hukum keterbatasan energi atau teori pembatasan energi membuktikan bahwa adanya alam tidak mungkin bersifat azali. Bertitik tolak dari kenyataan bahwa proses kerja kimia dan fisika di alam terus berlangsung serta kehidupan tetap berjalan. Maka hal ini membuktikan secara pasti bahwa alam bukan bersifat azali.(suharjonibram.blogspot.com diunduh: 23.2. 2015 :22.19)
Kutipan  diatas menurut kelompok dua adalah tidak lah mungkin sesuatu itu menciptakan diri nya sendiri.pasti ada yang menciptakannya (Allah) dan menggerakan/mengatur segala  kehidupan manusia yang ada di muka bumi ini. Allah menciptakan alam semesta dengan berbagai macam ilmu pengetahuan yang sangat luas,bahkan manusia sekalipun tidak dapat menjangkau anugerah pengetahuan tersebut.di antaranya adalah hukum termodinamika, proses terjadi nya petir.jika di kaitkan dengan ilmu sekaligus anugerah yang telah Allah Swt berikan kepada umatnya.serta membuktikan betapa maha besar Allah Swt atas apa yang dia ciptakan dan anugerah kepada umatnya yang hidup di alam semesta ini,bahkan tanpa kita sadari di sekeliling kita masih banyak sekali cara Allah Swt untuk membuktikan kebesarannnya.
c. Adanya Pendekatan Astronomi
Segala jenis planet dan bintang yang tersusun dalam tata surya berjalan sesuai rotasinya. Matahari dan bulan, siang dan malam bergerak secara teratur dan mengikuti aturan yang pasti. Semua itu tidak akan mungkin terjadi secara serasi bila tidak ada yang mengaturnya. Jika dalam pergerakan dan perputarannya mereka bebas, niscaya malam akan menjadi siang dan siang akan menjadi malam.Seperti benda yang paling dekat dengan bumi yaitu bulan,yang jarak nya dari bumi sekitar 240.000 mil,yang bergerak mengelilingi bumi dan menyelesaikan setiap edaranya selama dua puluh sembilan hari sekali.(suharjonibram.blogspot.com diunduh: 23.2.2015:22.19)(Wahyudin,dkk:2009:32-33)
Kutipan diatas menurut kelompok dua adalah di balik semua yang terjadi di angkas luar dan galksi galaksi nya pasti ada kekuatan yang maha besar yang membuat dan mengendalikan semua itu.dan kekuatan yan besar itu adalah Tuhan.Tuhan selalu bisa membuktikan kebesarannya dengan cara nya semdiri,bahkan manusia tidak bisa memikirkan nya secara logika.dia mampu menunjukan keindahan di dunia ini di antara nya keindahan bulan yang bersinar di malam hari,indahnya pelangi yang muncul setelah hujan,indahnya bintang yang berkelap kelip di malam hari,dan indahnya matahari saat fajar tiba dan saat terbenam.semua itu adalah kebesaran Tuhan. Tuhan telah mengatur dan menyusun tata surya yang terdiri dari planet planet sangat menakjubkan dan sngat tidak masuk akal jika di pikirkan oleh akal manusia.semua jarak,rotasi,revolusi bahkan kehidupan di dalam planet dudah di atur oleh Tuhan. Maha besar Allah Swt telah mencipatakannya.
d. Argumentasi Qur’ani
Dalam Surat Al-Fatihah ayat 2 “segala puja dan puji hanyalah milik Allah swt,Rabb alam semesta”.dalam Surat Al A’la ayat 2-3 “Allah yang menciptkan dan menyempurnakan,yang menentukan ukuran ukuran ciptaan-Nya dan memberi petunjuk”.di jelaskan bahwa Allah Swt yang telah menciptkan ciptaan-Nya,yaitu alam semesta,menyempurnakan,menentukan aturan aturan dan memberi petunjuk terhadap ciptaan-Nya.akan tetapi, ada yang menciptakan dan mengatur-Nya dalam Surah Al-A’raf  ayat 54 “Tuhanmu adalah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam hari”.enam preode dan tentunya memutuhkan waktu yang sangat tidak lama dalam menciptakannnya.dalam menciptakan sesuatu Allah tinggal berfiraman “Kun Fayakun” yang artinya “jadi lah maka jadi”.(wahyudin,dkk: 2009:33)
Kutipan di atas menurut kelompok dua adalah sudah jelas bahwa pembuktian melalui Ayat Ayat Al-Qur’an tentang bukti adanya Allah.manusia harus mempercayai hal itu dan selalu beriman kepada Allah dan percaya kepada-Nya,percaya kepada ciptaan-Nya,dan percaya kepada kebenaran  Allah Swt.Allah itu mandiri,maksudnya adalah Allah Swt itu tidak tergantung kepada sesuatu.hal tersebut di jelaskan dalam Al-Qur’an Surah Al-Ikhlas ayat 2 “Allah adalah Tuhan yang tergantung kepada segala sesuatu”.
B. KEIMANAN DAN KETAQWAAN
1.DEFINISI IMAN DAN TAQWA
a. definisi iman
Secara bahasa,kata “iman” (al-iman) berarti kebenaran(ath-tashdiq). sedangkan menurut istilah syara’, iman adalah sebuah ungkapan mengenai kebenaran(kepercayaan) yang bersifat khusus.(imam an nawawi:2011:63)kata iman berasal bahasa arab,yaitu aminu-yukminu-imanan,yang secara ethimologi berarti yakin atau percaya.dalam surah al-baqarah 165,yang artinya: “orang yang beriman sangat luar biasa cinta nya kepada Allah Swt”. iman kepada Allah Swt berarti percaya dan cinta  kepada ajaran Allah Swt,yaitu Al-Qur’an dan sunah rasol. apa yang di kehendaki Allah Swt,menjadi kehendak orang yang beriman,sehingga dapat menimbulkan tekad untuk mengorbankan apa saja untuk mewujudkan  harapan  dan kemauan  yang di tuntut oleh Allah Swt kepadanya.(wahyudin:2009:34). dalam hadist di riwayatkan Ibnu Majah Atthabrani,iman di definisikan dengan keyakinan dalam hati,di ikrarkan dengan lisan dan di wujudkan dengan perbuatan.(al ghazali, dkk:2012:16). dalam hadist Jibril(Hadist no. 2 pada hadist arba‟in an-Nawawi) tatkala bertanya kepada Nabi Shallahu‟alaihiwa sallam tentang iman, lalu beliau menjawab,”Iman adalah engkau percaya kepada Allah, para malaikatNya, kitab-kitabNya, pararasulNya, hari akhir, dan percaya kepada taqdirNya, yang baik dan yang buruk”.
Kutipan di atas menurut kelompok dua bigian pertama menjelaskan bahwa iman merupakan keyakinan atau kepercayaan yang bersifat ,pembenaran percaya kepada Allah Swt,para malaikat-Nya,kitab-kitab-Nya, para rasol-Nya, hari akhir,serta pembenaran pada takdir yang baik maupun yang buruk.keimanan di bawa sejak lahir dari dalam rahim ibunya, kemudian mengalami pemupukan baik dari dalam kandungan hingga anak itu lahir.iman bisa saja berubah kapan saja tergantung tingkat kedekatan nya kepada Allah Swt dan keyakinan nya pada Allah Swt.bagian kedua menjelaskan bahwa iman merupakan kesatuan dan keselarasan anatara hati,ungkapan dan tingkah laku perbuatan serta dapat juga di katakan sebagai pandangan dan sikap hidup atau gaya hidup.
b. definisi taqwa
Kata Taqwa berasal dari kata waqa-yaqi-wiqoyah,secara ethimologi artinya, hati hati, waspada, mawas diri,memelihara yang melindungi.taqwa dapat di artikan memelihara keimanan yang di wujudkan dalam pengalaman ajaran agama islam secara utuh dan konsisten.Taqwa menjadikan jiwa berada dalam perlindungan dari sesuatu yang di takuti.TAQWA = Terdiri dari 3 Huruf Ta = TAWADHU artinya sikap rendah dirii (hati), patuh, taat baik kepada aturan Allah SWT, maupun kepada sesama muslim jangan menyombongkan diri / sok. Qof = Qonaah artinya Sikap menerima apa adanya (ikhlas), dalam semua aspek, baik ketika mendapat rahmat atau ujian, barokah atau musibah, kebahagiaan atau teguran dari Allah SWT, harus di syukuri dengan hati yang lapang dada.Wau = Wara artinya Sikap menjaga hati / diri (Introspeksi), ketika menemui hal yang bersifat subhat (tidak jelas hukum-nya) atau yang bersifat haram (yang dilarang) oleh Allah SWT.beberapa ulama mendifinisikan dengan : 1. Taqwa = dari kata = waqa-yaqi-wiqayah = memelihara yang artinya memelihara iman agar terhindar dari hal-hal yang dibenci dan dilarang oleh Allah SWT. 2. Taqwa = Takut yang artinya takut akan murka da adzab allah SWT. 3. Taqwa = Menghindar yang artinya menjauh dari segala keburukan dan kejelekan dari sifat syetan. 4. Taqwa = Sadar yang artinya menyadari bahw diri kita makhluk ciptaan Allah sehingga apapun bentuk perintah-nya harus di taati, dan jangan sekali-kali menutup mata akan hal ini. .(al-ghazali,dkk:2012:28)
kutipan diatas menurut kelompok dua  adalah sesungguh nya dalam ketaqwaan sebagai umat muslim harus bersungguh sungguh dalam melakukan dan melaksanakan perintah Allah Swt dan meninggalkan dari perbuatan dosa dan maksiat baik dosa besar maupun dosa kecil.menaati  dan mematuhi perintah Allah Swt adalah kewajib setiap muslim dan juga bertaqwa membersihkan diri dengan segala hal yang halal karena takut terperosok kedalam hal yang haram.taqwa juga menjaga diri dari perbuatan dosa.Dalam Surah Al-Baqarah ayat 117, Allah Swt menjelaskan ciri ciri orang yang bertaqwa,secara umum dapat di kelompokkan menjadi lima indikator ketaqwaan.di antaranya:
1).memelihara fitrah iman yaitu,beriman kepada Allah Swt, para malaikat,kita-kitab,dan para nabi.
2).mencintai sesama umat manusia yang di wujudkan melalui kesanggupan mengorbankan harta.maksudnya yaitu,mengeluarkan harta yang di cintai kepada karib,kerabat,anak yatim,orang orang miskin yang dalam perjalanan,orang 0rang yang meminta dana,orang orag yang tidak memiliki kemampuan untuk memerdekakan hamba sahaja.
3).memelihara ibadah formal.yaitu,mendirikan sholat dan membayar zakat.
4).memelihara kesucian diri atau kehormatan.yaitu,menempati janji
5).memiliki semangat perjuangan.yaitu,sabar saat kepayahan,kesusahan dan pada waktu jihad.
Indikator taqwa berdasarkan ayat ayat tersebut menegaskan bahwa taqwa itu adalah sikap dan akhlak seorang muslim,yang merupakan buah hasil didikan ibadah ibadah formal.sedangkan ibadah ibadah itu adalah pancaran dari pada iman.dapat di pahami bahwa taqwa itu adalah hasil daripada ibadah kepada Allah Swt.karena tidak mungkinada taqwa tanpa ada amal ibadah.(wahyudin,dkk:2009:35)
2.PROSES TERBENTUKNYA IMAN
spermatosa dan ovum yang diproduksi dan dipertemukan atas dasar dan ketentuan yang di gariskan oleh ajaran Islam Allah, merupakan benih yang baik. Allah menginginkan agar makanan yang di makan berasal ari rezeki yang halalan tayyibah. Pandangan dan sikap hidup seorang ibu yang sedang hamil mempengaruh psikis yang di kandunginya. Ibu yang mengandung tidak lepas dari pengaruh suami juga perpengaruh psikologis terhadap bayi yang sedang di kandung. Oleh karena itu jika seseorang menginginkan anaknya menjadi seorang mikmin atau muttaqin, maka suami istri hendaknya berpandangan dan bersikap sesuai yng dikehendaki Allah. Benih iman yang dibawa sejak dalam kandungan memerlukan pemupukan yang berkesinambungan dan Pengaruh pendidikan keluarga secara langsung maupun tidak langsung, maupun disengaja maupun tidak di sengaja amat berpengaruh terhadap iman seseorang,dan juga pada dasarnya proses pembentukan iman juga demikian. Diawali dengan perkenalan, kemudian meningkat menjadi senag dan benci. Mengenal ajaran Allah adalah langkah awal dalam mencapai iman kepada Allah. Jika seseorang tidak mengenal ajaran allah, maka orang tersebut tidak mungkin beriman kepada Allah.. (https://bayupadhoe.wordpress.com/tag/proses-terbentuknya-iman/ diunduh:23-2-2015:22.30)
Kutipan di atas menurut kelompok dua yaitu proses pembentukan iman sudah di mulai sejak dalam kandungan kandung ibunya dan semua hal yang terjadi dalam kahidupan orang tua sehari hari dapat mempengaruhi  iman,maka dari itu agar tetap menjadi seseorang yang beriman harus selalu mendekatkan diri kepada Allah Swt. Benih iman yang dibawah sejak dalam kandungan memerlukan pemupukan yang berkesinambungan. Benih yang unggul apabila tidak disertai pemeliharaan yang intensif, besar kemungkinan menjadi punah. Demikian pula halnya dengan benih iman. Berbagai pengaruh terhadap seseorang akan mengarahkan iman/kepribadian seseorang, baik yang datang dari lingkungan keluarga, masyarakat, pendidikan, maupun lingkungan termasuk benda-benda mati seperti cuaca, tanah , air dan lingkungan flora serta fauna. Pengaruh pendidikan keluarga secara langsung maupun tidak langsung, baik yang disengaja maupun tidak disengaja amat berpengaruh terhadap iman seseorang. Tingkah laku orang tua dalam rumah tangga senantiasa merupakan contoh dan teladan bagi anak-anak. Dalam hal ini Nabi SAW bersabda: “setiap anak, lahir membawa fitrah, Orang tuanya yang berperan menjadikan anak tersebut menjadi Yahudi, Nasrani atau majusi”. Pada dasarnya, proses pembentukan iman juga demikian. Diawali dengan proses perkenalan, kemudian meningkat menjadi senang atau benci. Mengenal ajaran Allah adalah langkah awal dalam mencapai iman kepada Allah. Jika seseorang tidak mengenal ajaran Allah, maka orang tersebut tidak mungkin beriman kepada Allah. Disamping proses pengenalan, proses pembiasaan juga perlu diperhatikan, karena tanpa pembiasaan, seseorang bisa saja semula benci berubah menjadi senang. Seorang anak harus dibiasakan untuk melaksanakan apa yang diperintahkan Allah dan menjauhi hal-hal yang dilarang-Nya, agar kelak setelah dewasa menjadi senang dan terampil dalam melaksanakan ajaran-ajaran Allah.

3.TANDA TANDA ORANG BERIMAN
a).ciri ciri orang beriman
v  Tanda tanda orang beriman
1)        Jika di sebut nama Allah Swt, maka hati bergetar dan berusaha agar ilmu Allah todak lepas dari syaraf memory nya, serta jika di bacakan ayat al-qur’an maka bergejolak hatinya untuk segera melaksanakan nya (an-anfal:2)
2)        Senantiasa bertawakal, yaitu kerja keras berdasarkan kerangka ilmu Allah Swt, di iringi dengan do’a,yaitu harapan untuk tetap hidup dengan ajaran Allah Swt serta sunah Rasol.(ai-imran:120)
3)        Tertib melaksanakan sholat dan selalu menjaga pelaksanaan nya(an-anfal:3)
4)        .Menafkah kan rezeki yang di terimnya.(al-mu’minum:6)
5)        Menghindari perkataan yang tidak bermanfaat dan menjaga kehormatannya.(al-mu;minun:3-5)
6)        Memelihara amanah dan menepati janji. (al-mu’minun:6)
7)        Berhijab di jalan Allah Swt dan suka menolong.(an-anfal:74)
8)         Tidak meninggalkan pertemuan sebelum meminta izin.(an-nur:42)(jusuf,dkk: 2009:26)
Kutipan di atas menurut kelompok dua di atas untuk menjadi seseorang yang beriman harus lah memiliki ciri ciri seperti yang di atas dan tidaklah mudah menjadi  seseorang yang beriman yang selalu tetap pada di jalan Allah Swt dan selalu mengamalkan perbuatan baik,saling berwasiat dalam kebenaran.

v  Tanda tanda orang beriman
1)        Menjauhkan diri dari pandanga sempit dan picik.
2)        Mempunyai kepercayaan terhadap diri sendiri.
3)        Mempunyai sifat rendah hati dan khidmat
4)        Senantiasa jujur,adil dan amanah.
5)        Tidak bersifat murung dan putus asa dalam menghadapi setiap persoalan dan situasi dalam kehidupan.
6)        Mempunyai pendirian teguh, sabar, tabah dan optimis.
7)        Mempunyai sifat ksatria,semangat , berani , tidak getar menghadapi resiko bahkan tidak takut pada maut.
8)        Mempunyai sifat damai dan ridha.
9)        Patut , taat , disiplin menjalankan peraturan agama.(wahyudin,dkk:2009:38)

v  Tanda tanda orang beriman
1)        ikhlas, benar-benar mengharapkan ridha Allah
2)        Yakin, sangat menyadari dan menyakini bahwa hidup di dunia sesaat dan akan hidup di akhirat selama lamanya.
3)        Perasaan rindu dengan rahmat kasih sayang Allah,
4)        Selalu melakukan dan meningkatkan amal kebaikan
5)        Selalu ingat dengan kematian yang akan mengahampiri, ia akan semakin semangat taat,
6)        Selalu menyesali perbuatan dosanya dan memperbaiki diri karena takut dengan Tuhan nya (Allah Swt).
7)        Merindui Rasulullah dengan mentauladaninya
8)        takut melakukan perbuatan dosa
9)        Tetap istiqomah di dalam ketaatan walau dalam keadaan apapun juga.
10)    Hatinya selalu bahagia karena yakin bersama cinta dan janji Allah.(http://ikhsaan121.mywapblog.com/tanda-orang-beriman-di-sebutkan-dalam-al.xhtml di unduh:24.2.2015:21.09)

Kutipan di atas menurut kelompok dua yaitu ubtuk menjadi seseorang yang beriman harus lah bersifat seperti yang di tujukan di atas,jika kita mampu melaksanakan semua nya,insyallah kita menjadi orang yang beriman.apabila sikap dan perilaku umat muslim sudah seperti yang di tujukan di atas,akan terbentuk masyarakat yang aman,tentram,aman , damai dan sejahtera.karena orang yang beriman memiliki manfaat dan pengaruh dalam kehidupan seorang muslima.di antaranya;
1)        Iman melenyapkan kepercayaan kepada kekusasan benda.
2)        Iman menanamkan semangat berani terhadap maut.
3)        Iman menanamkan sikap self help dalam kehidupan.
4)        Iman memberikan ketentraman jiwa.
5)        Iman mewujudkan kehidupan yang baik.
6)        Iman mewujudlkan kehidupan yang baik.
7)        Iman melahirkan sikap ikhlas dan konsekuen.
8)        Iman memberikan keberuntungan dalam kehidupan.(wahyudin,dkk:2009:28)

b.   Ciri ciri orang bertaqwa
1)        Beriman kepada Allah Swt dan yang goib.(qs:2:2-3)
2)        Salat,zakat,puasa.(qs:2:3,177 dan 3:183)
3)        Infak di saat lapang dan sempit.(qs:133-134)
4)        Menahan amarah dan memaafkan orang lain.(qs:3:234)
5)        Takut kepada Allah Swt.(qs:5:28)
6)        Menepati janji.(qs:9:4)
7)        Berlaku luruslah ketika mereka pun melakukan hal yang sama.(qs:9:7)
8)        Bersabar.(qs:3:146)
9)        Bertaqwa dan bebas dari maksiat.(qs:6:69)
10)    Tidak meminta izin untuk berjihad.(qs:9:44)(Jusuf,dkk:2010:27)
Dalil Dalil Perintah Bertaqwa ,Taqwa merupakan perintah yang wajib atas setiap orang Islam. Setiap orang beriman diperintahkanoleh Allah dengan benar2 bertaqwa kepada Allah. Dalil2 Al-Quran dan Hadis Nabi berkenaan“TAQWA” serta kewajipan “bertaqwa” terlalu banyak , diantaranya. Firman Allah :“Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya”.  [Al-Imran (3)  102]Firman Allah :“Katakanlah (wahai Muhammad): Tidak sama yang buruk dengan yang baik, walaupun banyaknyayang buruk itu menarik hatimu. Oleh itu bertaqwalah kepada Allah wahai orang-orang yangberakal fikiran, supaya kamu berjaya.[Al-Maedah (5) : 100 ]Firman Allah : “Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah adalah orang yang palingbertaqwa diantara kalian.” [alHujurat (49) : 13]Sabda Nabi ‫saw :Dari Ibnu Mas’ud ‫r.a bahwa Rasulullah ‫saw sering mengucapkan, “YaAllah aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, penjagaan diri dan kecukupan.” (Muslim)Sabda Rasulullah ‫saw : :Wasiat Nabi ‫saw kepada Muadz bin Jabal ‫ra , “Bertaqwalah kamu kepada Allah di mana pun kamu berada, tampallah keburukan dengan kebaikan niscaya akandapat menghapusnya dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik.” (Ahmad, At-Tirmidzi).(meyheriadi.blogspot.com/2011/02/pengertian-iman-dan-taqwa.html di unduh 24-2-2015:22.45).

Kutipan di atas menurut kelompok dua adalah untuk menjadi seseorang yang bertqwa harus lah sesuai dengan ciri ciri di atas agar menjadi manusia yang selalu ingat kepada Allah Swt dan menjalani segala perintah allah. Hakikat takwa sebagaimana yang disampaikan oleh Thalq bin Hubaib Takwa adalah engkau melakukan ketaatan kepada Allah berdasarkan nur (petunjuk) dari Allah karena mengharapkan pahala dari-Nya Dan engkau meninggalkan maksiat kepada Allah berdasarkan cahaya dari Allah karena takut akan siksa-Nya."  Selain itu kita juga di perintah kan untuk bertakwa itu terbukti dari beberapa firman Allah swt,sabda rasol -saw dan hasidt hadist radiatullah. Maka bertaqwalah kepada-Nya. Maka kita akan selamat.

4. KOLERASI ANTARA KEIMANAN DAN KETQWAAN
Keimanan dan ketakwaan merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Orang yang bertakwa adalah orang yang beriman yaitu yang berpandangan dan bersikap hidup dengan ajaran Allah menurut Sunnah Rasul yakni orang yang melaksanakan shalat, sebagai upaya pembinaan iman dan menafkahkan rizkinya untuk mendukung tegaknya ajaran Allah Swt. Takwa adalah melaksanakan perintah Allah dan menjauhkan larangannya. Iman adalah percaya pada pandangan dan sikap hidup dengan ajaran Allah, yaitu al-Qur’an menurut Sunnah Rasul, atau dengan selain ajaran Allah, yang terwujud ke dalam ucapan dan perbuatan. (https://henygarlic.wordpress.com/2011/01/24/hubungan-antara-keimanan-dan-ketakwaan/ diunduh:23.2.2015:22.26)
Kutipan di atas menurut kelompok dua adalah iman yang benar kepada Allah swt dan rasulnya akan memberikan kepada sesama  sehingga sifat sifat luhur dan akhlak mulia itu pada akhirnya akan menghantarkan seseorang kederajarat orang yang bertaqwa.orang yang bertaqwa adalah orang yang benar imannya.orang yang  benar benar beriman  adalah orang yang memiliki sifat dan akhlak mulia.dengan demikian dapat di katakan bahwa orang yang berakhlak mulia merupkann ciri ciri  dari orang yang bertqwa. Keterkaitan antara iman dan taqwa juga disampai kan oleh rasullah saw dalam sabdanya yang berati : “ iman itu telanjang dan pakaian nya adalah taqwa”.iman harus di ikuti dengan melakukan amal sholeh.iman tanpa di sertai amal sholeh maka imannya akan telanjang tanpa pakaian. Serta iman tanpa di sertai amal sholeh belumlah sempurna dalam dirinya dan termasuk manusia yang dalam kerugian seperti di jelaskan dalam salah satu firman-Nya dalam surah Al-‘Ashr yang artinya : “Sesungguhnya manusia senantiasa berada dalam kerugian kecuali orang orang yang beriman dan menjalankan amal sholeh”. (wahyudin,dkk :2009:27)





PENUTUP
1.KESIMPULAN
Filsafat Ketuhanan adalah pemikiran tentang Tuhan dengan pendekatan akal budi, maka dipakai pendekatan yang disebut filosofis.
1) Manusia, hewan, tumbuhan dan seluruh alam semesta ini lahir pasti ada penyebabnya, pasti ada penciptanya, dan penciptanya itu adalah Allah tuhan bagi seluruh makhluk.
2) Keimanan tidka hanya diucapkan lewat bibir, tapi juga harus diyakini dalam hati, dan dibuktikan lewat perbuatan
3) Iman atau kepercayaan merupakan dasar utama seseorang dalam memeluk sesuatu agama karena dengan keyakinan dapat membuat orang untuk melakukan apa yang diperintahkan dan apa yang dilarang oleh keyakinannya tersebut atau dengan kata lain iman dapat membentuk orang jadi bertaqwa.
4) Takwa adalah melaksanakan perintah Allah dan menjauhkan larangannya.
5) Iman adalah percaya pada pandangan dan sikap hidup dengan ajaran Allah, yaitu al-Qur’an menurut Sunnah Rasul, atau dengan selain ajaran Allah, yang terwujud ke dalam ucapan dan perbuatan.

2.SARAN
Semoga makalah ini dapat menjadi referensi bagi semua pihak untuk dapat lebih mengembangkan ilmu pengetahuan Agama Islam dan dapat pula mengerti dan paham akan ketakwaan keimanannya kepada Allah SWT.









Daftar Pustaka
ZainudinAli
Wahyudin
al ghazali
jusuf
Suharjonibram.Blogspot.Com
d.wikipedia.org/wiki/Filsafat_ketuhanan
suharjonibram.blogspot.com
https://sites.google.com/site/ujppai.materi-kuliah/materi/
https://bayupadhoe.wordpress.com/tag/proses-terbentuknya-iman/
meyheriadi.blogspot.com/2011/02/pengertian-iman-dan-taqwa.html https://henygarlic.wordpress.com/2011/01/24/hubungan-antara-keimanan-dan-ketakwaan/





Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESUME PENDEKATAN STUDI KASUS TUNGGAL DAN MULTI KASUS

Nama           :Mariyati                       Jurusan             :BimbinganDan Konseling Nim              :2014 141 106              Mata Kuliah      :Studi Kasus Kelas            :6/C                               Dosen Pengampu :Mirnayenti, M.Pd RESUME PENDEKATAN STUDI KASUS TUNGGAL DAN MULTI KASUS 1.     Pendekatan Umum Pendesainan Studi Kasus a.     Definisi Desain Penelitian Desain penelitian adalah keseluruha...

pemikiran Friederich Wilhelm August Froebel

BAB I PENDAHULUAN 1.1    Latar belakang Indonesia merupakan salah satu negara yang berkembang, dimana memiliki sasaran yang berperan dalam melaksanakan pembangunan disegala sektor, baik di sektor industri, perdagangan maupun di sektor pendidikan. Dalam menunjang keberhasilan pembangunan di setiap sektor, maka perlunya peranan pendidikan yang menempatkan manusia sebagai kedudukan sentral dalam pembangunan. Pentingnya peranan pendidikan dalam pembangunan di setiap sektor, maka dapat dikatakan bahwa pendidikan berperan sebagai upaya pencerdasan, pendewasaan, kemandirian manusia yang dilakukan oleh perorangan, kelompok dan lembaga. Upaya ini dimulai sejak berabad-abad silam, pola pendidikan mengalami kemajuan yang pesat berkat kerja keras para pakar pendidikan terdahulu. Adapun tokoh-tokoh yang sangat berpengaruh dalam pengembangan pendidikan, khususnya pendidikan prasekolah adalah Friederich Wilhelm August Froebel atau lebih dikenal dengan sebutan Froebel. Tokoh ini ...

Makalah Konseling Psikologi Individual

Makalah Model-Model Konseling “ Konseling Psikologi Individual ” Di Susun Oleh : Kelompok 3 Nama Kelompok   : 1.      Ayu soraya 2.      Ema kusna haryati 3.      Ika ayu oktaviani 4.      Mariyati 5.      Rahmad shadat 6.      Yogi firnando Semester/Kelas     : Enam    (6) / C Program Stud i       : Bimbingan dan Konseling Dosen Pengasuh    : Erfan Ramdhani, M.Pd., Kons, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Palembang 201 6/2017 KATA PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha P e nyayang. Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami . Shalawat dan salam semoga terlimpah curahkan kepada baginda tercinta kita yakni Nabi Muhammad SAW....