Langsung ke konten utama

RESUME PERANAN AGAMA DALAM PERKAWINAN



Nama          :Mariyati                      Jurusan            :Bimbingan dan Konseling
Nim             :2014 141 106             Mata Kuliah    :BK perkawinan
Kelas          :6/C                             Dosen Pengampu :Syska Purnamasari, M.Pd

TUGAS
PERANAN AGAMA DALAM PERKAWINAN

1.    Pentingnya agama dalam perkawinan
Perkawinan adalah Ketuhanana yang maha esa. Manusia sebagai makhluk Tuhan memiliki dorongan untuk berhubungan dengan kekuatan yang ada diluar diri manusia tersebut, yaitu hubungan dengan Tuhan. Manusia merupakan mkhluk yang lemah, sehingga manusia sewaktu-waktu pasti akan akan teringat pada kekuatan Tuhan.
Dengan adanya kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang tercermin dalam agama yang dianutnya, akan memberikan tuntunan dan bimbingan kepada orang yang memeluknya. Agama akan menuntun ke hal-hal yang baik dan menghindari perilaku tercela. Demikian pula jika agama dikaitkan dengan perkawinan, maka agama yang dianut oleh masing-masing anggota pasangan akan memberikan tuntunan dan bimbingan bagaimana bertindak secara baik. Dengan agama atau kepercayaan yang kuat, keadaan ini akan dapat digunakan sebgai benteng yang tangguh untuh menanggulangi perbuatan-perbuatan yang tidak terpuji.
Cukup banyak maslah-masalah yang dapat dipecahkann bila dikembalikan kepada agama yang dianutnya. Dengan agama yang cukup kuat pada seseorang, maka dapat diperhitungakan bahwa penyelewengan-penyelewengan dalam keluarga akan dapat dihindarkan, karena ajaran agama dijadikan sebagai acuan.
Kalau suami isteri memiliki agama yang sama, keadaan tersebut merupakan hal yang ideal. Dengan kesamaan agama yang dianutnya, hal tersebut akan memberikan pandangan, sikap, frame of refrence yang relatif sama. Dengan demikian persoalan yang timbul karena soal agama telah dapat dihindari.


2.    Pasangan yang beda agama
Perkawinan antara pasangan yang memiliki agama yang berbeda akan mempunyai kecenderungan lebih tinggi untuk timbulnya masalah bila dibandingkan dengan perkawinan yang seagama, yang dapat meningkat sampai perceraian. Secara langsung hal-hal tersebut  bukan semata-mata karena perbedaan agama, tetapi denga bedanya agama yang dianut oleh psangan tersebut akan membawa perbedaan pendapat, sikap, kerangaka acuan, dan ini dapat berkembang lebih jauh, yang akhirnya dapat terjadi perceraian.
Berhubungan dengan uraian diatas, bila dalam mencari pasangan yang berbeda agama, maka perlu dipertimbangkan secara masak, karena hal tersebut akan berakibat, antara lain :
·      Adanya tekanan dari pihak keluarga, lembaga agama, karengan adanya penyimpangan dari keadaan yang biasa.
·      Dapat terjadi tidak bersatunya interpretasi mengenai sesuatu, karena memang kerangka acuannya berbeda, sehingga kadang-kadang membawa kesulitan.
·      Setelah pasangan itu mempunyai anak, keadaan ini akan lebih terasa, karena agama mana yang akan dididikan kepada anak akan menjadi persoalan. Dalam menentukan ini mungkin sekali akan terjadi pertentangan antara suami isteri. Bila masing-masing pihak bersitegang memegan pendapatnya sendiri yang akan makin merumitkan keadaan. Keadaan itu akan tamnah rumit lagi kalau keluarga masing-masing pihak ikut campur tangan dalam menentukan agama mana yang akan diberikan kepada anak.
Perbedaan agama antara suami isteri akan memberikan lingkungan yang kurang menguntungkan bagi perkembangan anak, karena banyak hal yang menjadi tanda tanya bagi anak dan anak akan menjadi bingung. Karena itu jalan yang baik bagi pasangan yang beda agama ini, ialah apabila salah satu pihak mengalah dan menyetujui agama pihak lain. Namun langkah ini bukanlah langkah-langkah yang mudah, bukan semudah seperti orang mengganti pakaian.
Pada waktu ini memang ada pasangan keluarga yang beda agama. Kiranya hal ini menunjukan gejala yang sudah tidak asing lagi. Banyak faktor yang menjadi pendorong perkawinan yang demikian itu, antara lain:
a.    Kenyataan di Indonesia masyarakat yang heterogen, yang terdiri dari bermacam-macam suku bangsa, juga  adanya agama yang beragam di Indonesia. Hal ini akan sangat berpengaruh dalam pergaulan sehari-hari, dalam kehidupan bermasyarakat, bergaul begitu erat dan tidak membedakan agama yang satu dengan yang lain.
b.    Dengan makin majunya jaman, makin banyak anggota masyarakat yang menikmati pendidikan dan makin banyak system sekolah campuran, baik campuran dalam sekse, maupun campuran dalam hal agama, yang berarti tidak adanya batasan agama tertentu.
c.    Makin dirasakan usang terhadap pendapat bahwa keluarga memiliki peranan penentu dalam pemilihan calon pasangan bagi anak-anaknya, bahwa mereka harus kawin dengan orang yang mempunyai agama yang sama
d.   Makin meningkatnya pendapat bahwa adanya kebebasan memilih pasangan, dan pemilihan tersebut didasarkan atas cinta. Jika cinta telah mendasarinya dalam hubungan seorang pria dan seorang wanita, tidak jarang pertimbangan secara matang juga termasuk menyangkut agama kurang dapat berperanan.
e.    Dengan meningkatnya hubungan anak muda di Indonesia dengan anak muda d manca negara, dengan berbagai macam bangsa, kebudayaan, agama serta latar belakang yang berbeda, hal tersebut, sedikit atau banyak ikut menjadi pendorong atau melatar belakangi terjadinya perkawinan beda agama. Sehingga bagi anak muda, kawin dengan agama yang berbeda seakan-akan sudah tidak menjadi masalah lagi.
Namun masih ada sementara orang yang meragukan mengenai hal ini, sebab belum tentu yang bersangkutan akan menjadi oenganut agama yang baik. Karena mengubah kepercayaan bukanlah hal yang mudah. Tetapi bagaimanapun keadaanya, demi untuk kebahagiaan keluarga, kebahagiaan anak, sebaiknya salah satu pasangan itu harus rela berkorban menyerahkan kepercayaan agmanya, untuk mengkuti agama pihak lain. Sebab kalau tidak, anak-anak akan menjadi bingung, agama mana yang mau diambil.


Refernsi;
Walgito, Bimo. 2010. Bimbingan Dan Konseling Perkawinan. ANDI : Yogyakarta







Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESUME PENDEKATAN STUDI KASUS TUNGGAL DAN MULTI KASUS

Nama           :Mariyati                       Jurusan             :BimbinganDan Konseling Nim              :2014 141 106              Mata Kuliah      :Studi Kasus Kelas            :6/C                               Dosen Pengampu :Mirnayenti, M.Pd RESUME PENDEKATAN STUDI KASUS TUNGGAL DAN MULTI KASUS 1.     Pendekatan Umum Pendesainan Studi Kasus a.     Definisi Desain Penelitian Desain penelitian adalah keseluruha...

pemikiran Friederich Wilhelm August Froebel

BAB I PENDAHULUAN 1.1    Latar belakang Indonesia merupakan salah satu negara yang berkembang, dimana memiliki sasaran yang berperan dalam melaksanakan pembangunan disegala sektor, baik di sektor industri, perdagangan maupun di sektor pendidikan. Dalam menunjang keberhasilan pembangunan di setiap sektor, maka perlunya peranan pendidikan yang menempatkan manusia sebagai kedudukan sentral dalam pembangunan. Pentingnya peranan pendidikan dalam pembangunan di setiap sektor, maka dapat dikatakan bahwa pendidikan berperan sebagai upaya pencerdasan, pendewasaan, kemandirian manusia yang dilakukan oleh perorangan, kelompok dan lembaga. Upaya ini dimulai sejak berabad-abad silam, pola pendidikan mengalami kemajuan yang pesat berkat kerja keras para pakar pendidikan terdahulu. Adapun tokoh-tokoh yang sangat berpengaruh dalam pengembangan pendidikan, khususnya pendidikan prasekolah adalah Friederich Wilhelm August Froebel atau lebih dikenal dengan sebutan Froebel. Tokoh ini ...

Makalah Konseling Psikologi Individual

Makalah Model-Model Konseling “ Konseling Psikologi Individual ” Di Susun Oleh : Kelompok 3 Nama Kelompok   : 1.      Ayu soraya 2.      Ema kusna haryati 3.      Ika ayu oktaviani 4.      Mariyati 5.      Rahmad shadat 6.      Yogi firnando Semester/Kelas     : Enam    (6) / C Program Stud i       : Bimbingan dan Konseling Dosen Pengasuh    : Erfan Ramdhani, M.Pd., Kons, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Palembang 201 6/2017 KATA PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha P e nyayang. Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami . Shalawat dan salam semoga terlimpah curahkan kepada baginda tercinta kita yakni Nabi Muhammad SAW....