Langsung ke konten utama

RESUME KONSELING PSIKOLOGI INDIVIDUAL



Nama   :Mariyati                      Jurusan                  :Bimbingan & Konseling
Nim     :2014 141 106             Mata Kuliah          :Model-Model Konseling
Kelas   :6/C                             Dosen Pengampu  :Erfan Ramadhani, M.Pd., kons.

RESUME
KONSELING PSIKOLOGI INDIVIDUAL
1.    Pengertian konseling psikologi individual
Model konseling psikologi individual didasarkan atas pandangan holistik mengenai pribadi manusia. Kata individual tidak berarti bahwa model ini dipusatkan kepada individu sebagai lawan kelompok manusia. Kata tersebut berarti bahwa manusia dipandang sebagai suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Karena itu manusia juga tidak terpisah menjadi bagian-bagian, maka kepribadian itu dipandang sebagai suatu keesatuan atau keseluruhan yang tidak dapat dipisahkan. bahwa klien seyogyanya dipandang sebagai suatu bagian terpadu dalam sistem sosial. Psikologi individual tertumpu pada keyakinan pokok bahwa kebahagiaan dan keberhasilan seseorang pada umumnya berkaitan dengan keterikatan sosial. Sebagai makhluk sosial, manusia mempunyai kebutuhan untuk bermanfaat pula dalam masyarakat, mengingat manusia itu tidak melekat di dalam masyarakat, maka manusia tidak dapat dipahami dalam keadaan terpisah dari konteks sosial.

2.    Karakteristik konseling psikologi individual
a.    Manusia
1)   Manusia tidak semata-mata bertujuan memuaskan dorongan-dorongannya, tetapi secara jelas juga termotivasi untuk melaksanakan tanggung jawab sosial dan pemenuhan kebutuhan untuk mencapai susuatu.
2)   Tingkah laku individu ditentukan oleh: lingkungan, pembawaan, dan individu itu sendiri.
3)   Tingkah laku tidak ditentukan oleh kejadian yang diluar individu, melainkan oleh bagaimana individu mempersepsi dan meng-interpretasikan kejadian itu:
a.    Persepsi dan interpretasi itu membentuk fiksi yang menjadi tujuan bagi tingkah laku individu --- fictional goal (fg).
b.    Life goal (lg): fictional goal menjadi arah dari tingkah laku individu untuk mengatasi kelemahannya dalam menghadapi dunianya. --- fictional goal menjadi life goal.
c.    Life style (ls): life goal yang menjadi arah tingkah laku itu lebih jauh akan membentuk life style.
d.   Social interest (si): manusia dilahirkan sebagai makhluk social dan adapun yang dilakukannya selalu dalam hubungannya dengan kelompok social.
b.    Kepribadian
1)   Perkembangan Kepribadian
a.    Dasar kepribadian terbentuk pada usia empat – lima tahun pertama.
b.    Pada awalnya manusia dilahirkan dengan feeling of inferiority (foi) yang selanjutnya menjadi dorongan bagi perjuangannya kea rah feeling of superiority (fos).
c.    Anak-anak menghadapi lingkungannya dengan kemampuan dasarnya dan menginterpretasikan lingkungannya itu dan pada saat itu juga social interest-nya juga berkembang.
d.   Selanjutnya terbentuklah life style yang unik pada masing-masing individu --- human individuality yang bersifat: self-deterministik, teleologis, dan holistic.
e.    Sekali terbentuk life style sukar untuk berubah; perubahannya akan membawa kepedihan.
2)   Individu sukar menyadari sepenuhnya life style-nya sendiri, untuk menjelaskannya biasanya diperlukan orang lain.

3.    Teknik-teknik konseling psikologi individual
Hansen (taufik : 2016) merumuskan bahwa teknik-teknik konseling individu sebagai berikut;
a.    Menganalisis gaya hidup klien. Kegiatan yang termasuk dalam hal ini adalah:
1)   konselor harus sampai pada kenyataan tentang factor-faktor yang meyakinkan akan mempengaruhi kepribadian klien sampai dia mengalami masalah hingga saat konseling berlangsung.
2)   Pemahaman yang sebenarnya tentang pola-pola tingkah lakunya selama ini secara nyata, untuk menemukan kesenjangan.
3)   Konselor harus sampai dapat membandingkan konstelasi (keadaan) keluarga dimana klien hidup dengan yang seharusnya, sebab semua itu akan mempengaruhitingkah laku klien.
4)   Konselor harus bisa menyampaikan penafsirannya kepada klien, tentang hubungan apa yang diperolehnya dari butir a, b, dan c tersebut.
b.    Menginterpretasikan ingatan-ingatan masa lampau yang lebih ada kaitannya dengan kondisi sekarang, yaitu keadaan pada waktu berumur dibawah 10 tahun. Keadaan masa lampau itu diperkirakan akan berpengaruh pada masa sekarang, khususnya pembentukan kepribadian yang abnormal.
c.    dengan penafsiran tersebut diharapkan persepsi klien berubah, dan pada akhirnya dia dapat mengubah tingkah lakunya, sehingga sesuai dengan keadaan sekarang.

4.    Analisis dan penerapan konseling psikologi individual  dalam konseling
Dapat disimpulkan sumbangan model ini dalam konseling  secara keseluruhan adalah sebagai berikut;
1.    Pandangan tentang persepsi, dan fiksi yang amat menentukan tingkah laku; dalam hal ini konselor dapat menggali persepsi yang keliru dari kliennya, sehingga terlihat tidak logis dan realistis.  Tugas konselor dala, konseling tentunya mengembalikan persepsi yang tidak pernah tersebut kembali agar dapat menjadi logis sehingga dapat di terima dalam interaksi sosial bersama orang lain.
2.     Konsep adler tentang minat sosial dapat di pakai konselor pada saat konseling guna mengungkap apakah selama ini pada diri klien telah berkembang minat sosialnya. Banyak masalah yang disebabkan oleh tidak berkembangnmya minat sosial ini. Pengungkapan tentang hal ini diperlukan konselor guna mengajak klien membangkitkan minat sosial ini dengan cara berfikir dan bertingkah laku yang selalu memperhatikan kondisi lingkungan soial.
3.    Konsep dasar tentang feeling of inferiotity dan feeling of superiority,  membawa  konselor untuk mengajak klien yang bermasalah melakukan tindakan mmonpensasi positif, sehingga dapat diraihnya keberhasilan dalam bidang lain. Keberhasilan yang dicapainya akan dapat menekan feeling of inferiority yang mungkin selama ini dominan yang ada pada diri klien.








Referensi:
Prayitno. 1998. Konseling Pancawaskita Kerangka Konseling Eklektik. Padang : UNIVERSITAS NEGERI PADANG
Taufik. 2016. Pendekatan dalam Konseling. Padang : UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Komentar

  1. Awalnya aku hanya mencoba main togel akibat adanya hutang yang sangat banyak dan akhirnya aku buka internet mencari aki yang bisa membantu orang akhirnya di situ lah ak bisa meliat nmor nya AKI NAWE terus aku berpikir aku harus hubungi AKI NAWE meskipun itu dilarang agama ,apa boleh buat nasip sudah jadi bubur,dan akhirnya aku menemukan seorang aki.ternyata alhamdulillah AKI NAWE bisa membantu saya juga dan aku dapat mengubah hidup yang jauh lebih baik berkat bantuan AKI NAWE dgn waktu yang singkat aku sudah membuktikan namanya keajaiban satu hari bisa merubah hidup ,kita yang penting kita tdk boleh putus hasa dan harus berusaha insya allah kita pasti meliat hasil nya sendiri. siapa tau anda berminat silakan hubungi AKI NAWE Di Nmr 085--->"218--->"379--->''259'

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESUME PENDEKATAN STUDI KASUS TUNGGAL DAN MULTI KASUS

Nama           :Mariyati                       Jurusan             :BimbinganDan Konseling Nim              :2014 141 106              Mata Kuliah      :Studi Kasus Kelas            :6/C                               Dosen Pengampu :Mirnayenti, M.Pd RESUME PENDEKATAN STUDI KASUS TUNGGAL DAN MULTI KASUS 1.     Pendekatan Umum Pendesainan Studi Kasus a.     Definisi Desain Penelitian Desain penelitian adalah keseluruha...

pemikiran Friederich Wilhelm August Froebel

BAB I PENDAHULUAN 1.1    Latar belakang Indonesia merupakan salah satu negara yang berkembang, dimana memiliki sasaran yang berperan dalam melaksanakan pembangunan disegala sektor, baik di sektor industri, perdagangan maupun di sektor pendidikan. Dalam menunjang keberhasilan pembangunan di setiap sektor, maka perlunya peranan pendidikan yang menempatkan manusia sebagai kedudukan sentral dalam pembangunan. Pentingnya peranan pendidikan dalam pembangunan di setiap sektor, maka dapat dikatakan bahwa pendidikan berperan sebagai upaya pencerdasan, pendewasaan, kemandirian manusia yang dilakukan oleh perorangan, kelompok dan lembaga. Upaya ini dimulai sejak berabad-abad silam, pola pendidikan mengalami kemajuan yang pesat berkat kerja keras para pakar pendidikan terdahulu. Adapun tokoh-tokoh yang sangat berpengaruh dalam pengembangan pendidikan, khususnya pendidikan prasekolah adalah Friederich Wilhelm August Froebel atau lebih dikenal dengan sebutan Froebel. Tokoh ini ...

Makalah Konseling Psikologi Individual

Makalah Model-Model Konseling “ Konseling Psikologi Individual ” Di Susun Oleh : Kelompok 3 Nama Kelompok   : 1.      Ayu soraya 2.      Ema kusna haryati 3.      Ika ayu oktaviani 4.      Mariyati 5.      Rahmad shadat 6.      Yogi firnando Semester/Kelas     : Enam    (6) / C Program Stud i       : Bimbingan dan Konseling Dosen Pengasuh    : Erfan Ramdhani, M.Pd., Kons, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Palembang 201 6/2017 KATA PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha P e nyayang. Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami . Shalawat dan salam semoga terlimpah curahkan kepada baginda tercinta kita yakni Nabi Muhammad SAW....