LAPORAN
WAWANCARA
“PELAKSANAAN PROGRAM LAYANAN
BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH”
DI
SUSUN OLEH :
KELOMPOK
10
Nama
Kelompok :
1. Ikhfina
Dwi N.A 2014 141 119
2. Mariyati 2014 141 106
3. Rika
Lusiana 2014
141 117
4. Sekar
Ageng Suciati 2014 141 118
5. Nur
aulia 2014 141 084
Semerter/Kelas :
3/ C
Mata Kuliah :
Profesi Pendidikan
Program Studi :
BIMBINGAN dan KONSELING
Jurusan :
Ilmu Pendidikan
Dosen Pengasuh :Rahmah
Noveriani S.Sos, M.Pd
FAKULTAS
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
PGRI PALEMBANG
2015
SURAT
KETERANGAN PRAKTEK
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama
: Fatimah S.Pd
Jabatatan : Kepala Sekolah Daarul Aitam
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama :Yanto
S.Pd
Jabatatan : Konselor sekolah Daarul Aitam
Dengan ini menerangkan bahwa :
Nama Mahasiswa : Ikhfina
Dwi N.A (2014141118)
:Mariyati (2014141106)
: :Nur
Aulia (2014141118)
:Rika Lusiana (2014141116)
:Sekar
Ageng Suciati (2014141117)
Program/Jurusan
: Bimbingan Dan Konseling
Fakultas : Ilmu
Pendidikan
Telah melaksanakan wawancara tentang pelaksanaan di SMA Daarul Aitam Jalan Telaga Swidar Lrg. Rukun
IV,14 ULU Palembang. Pelaksanakan wawancara di lakukan selama dua hari.
Hari pertama tanggal 29 Oktober 2015 jam 08.00 dan hari kedua yaitu pada
tanggal 4 November 2015 pada jam 09.30.
Demikian lah surat keterangan yang sudah kami
keluarkan dan untuk di pergunakan dengan semestinya.
Palembang , 16 April 2015
Mengetahui ;
Konselor
Sekolah, Kepala Sekolah,
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum
warohmatullahi wabarokatuh.
Puji dan syukur kita curahkan kepada ALLAH SWT karena kita
masih di beri-Nya kesempatan bernafas dan melaksanakan kehidupan kegiatan kita
pada saat ini . Dan Shalawat serta salam tak lupa kita curahkan kepada baginda
Besar Nabi Muhammad SAW yang telah membawa kita kembali kejalan yang di ridhoi
oleh Allah SWT, sehingga penulis dapat
menyelesaikan Laporan Praktek.
Praktek ini
merupakan salah satu mata kuliah Profesi Pendidikan yang wajib
ditempuh di Bimbinngan Dan Konseling Fakultas Keguruan dan
Ilmu Pendidikan Universitas PGRI
Palembang. Laporan Praktek ini disusun
sebagai pelengkap tugas mata kuliah Pemahaman Individu. kerja praktek yang telah dilaksanakan 2 hari di SMA Daarul Aitam Jalan Telaga
Swidar Lrg. Rukun IV,14 ULU Palembang dan 1 hari di SMPN 07 Palembang.
Dengan
selesainya laporan kerja praktek ini tidak terlepas dari bantuan banyak pihak
yang telah memberikan masukan-masukan kepada penulis.
Penulis
menyadari bahwa masih banyak kekurangan dari laporan ini, baik dari materi
maupun teknik penyajiannya, mengingat kurangnya pengetahuan dan pengalaman
penulis. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat penulis
harapkan.
Palembang, 9 Januari 2015
Penulis,
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR.............................................................................................i
DAFTAR ISI...........................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang..............................................................................................1
B. Tujuan............................................................................................................1
C. Manfaat..........................................................................................................1
D. mentode
penelitian..........................................................................................2
BAB II PEMBAHASAN
A. Seleksi sekolah............................................................................................3
B. Deskripsi
sekolah.........................................................................................4
C.
wawancara....................................................................................................5
BABA
III PENUTUP
A. Kesimpulan..................................................................................................9
B.
Saran ...........................................................................................................9
LAMPIRAN.........................................................................................................14
BAB 1
PENDAHULUAN
A.
LATAR
BELAKANG
Pelayanan bimbingan dan konseling berupaya membantu siswa
menemukan pribadinya, dalam hal mengenal kekuatan dan kelemahan dirinya, serta
menerima dirinya secara positif dan dinamis sebagai model pengembangan diri
lebih lanjut. Bimbingan dan konseling pengembangan seluruh aspek kepribadian
siswa, pencegahan terhadap timbulnya masalah yang akan menghambat
perkembangannya, dan menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapinya, baik
sekarang maupun masa yang akan datang.
Sehubungan dengan layanan bimbingan dan konseling, terdapat Program layanan
Bimbingan dan Konseling merupakan bagian integral Program bimbingan dan
konseling harus fleksibel.Program bimbingan dan konseling disusun secara
berkelanjutan Terhadap isi dan pelaksanaan program bimbingan dan konseling
perlu diadakan penilaian secara teratur dan terarah. Dilihat dari dimensi
fleksibilitas, program bimbingan dan konseling hendaknya dilaksanakan sesuai
dengan kebutuhan dan kondisi nyata dilapangan.
Dengan
adanya BK disekolah. Kami sebagai calon konselor melakukan wawancara kesekolah
untuk mengetahui lebih dalam tentang pelaksanaan program layanan BK disekolah.
B.
RUMUSAN
MASALAH
Bagaimana
keadaan Bimbingan dan Konseling di SMA DAARUL AITAM?
C.
TUJUAN
Wawancara ini bertujuan untuk
mengetahui bagaimana Bimbingan dan Konseling disekolah yang ada di SMA DAARUL
AITAM sehingga mahasiswa bisa mengambil pelajaran dan mendapat pengalaman
langsung tentang Bimbingan dan Konseling.
D.
METODE PENGUMPULAN DATA
Adapun teknik yang digunakan untuk
pengumpulan data yaitu teknik observasi langsung (pengamatan), wawancara dengan
Guru Bimbingan dan Konseling.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
SELEKSI SEKOLAH
Bimbingan
dan konseling pengembangan seluruh aspek kepribadian siswa, pencegahan terhadap
timbulnya masalah yang akan menghambat perkembangannya, dan menyelesaikan
masalah-masalah yang dihadapinya, baik sekarang maupun masa yang akan datang.
Dalam bimbingan dan konseling terdapat pelaksanaan program layanan yang merupakan . kami sebagai calon konselor
harus mengetahui pelaksanaan layanan BK yang baik. Maka dari itu kami melakukan
wawancara kesekolah yang kami pilih yaitu SMPN 07 palembang dan SMA DAARUL
AITAM. Setelah melakukan wawancara terhadap dua sekolah tersebut. Kami memutuskan
untuk memilih SMA DAARUL AITAM. Karena di SMA DAARUL AITAM pelaksanaan layanan BK
nya sudah baik dibandingkan SMPN 07 palembang.
B.
DESKRIPSI SEKOLAH
1.
Identitas Sekolah
v Nama sekolah : SMA DAARUL AITAM
v Provinsi : Sumatra Selatan
v Daerah : Palembang
v Kecamatan : Seberang Ulu II
v Desa/kelurahan : Telaga Swidak
v Jalan : Telaga Swidak Lrg.
Rukun Iv, 14 Ulu,Plaju, PLG
v Kode pos :
30264
v Daerah : Perkotaan
v Status
sekolah : Swasta
v Kelompok
sekolah : Sekolah Menengah Atas
v Organisasi penyelenggara:
YAYASAN DAARUL AITAM
v Jumlah guru :
v Jumlah siswa :
v Visi :
v Misi :
2.
Sarana Dan
Fasilitas
v ruang Bk
v Ruang TU
v Perpustakaan
v Mushola
v Lapangan
olahraga (basket, voli, futsal)
v WC
v Kantin
3.
Organisasi pengembangan diri siswa
v PIK-KRR
v PMR
v Rohis
4.
Aspek ketenagaan
v Jumlah Guru :
orang
v Jumlah Staf TU dan non guru : orang
5.
Data kesiswaan
v Kelas X : orang
v Kelas XI
IPA :
orang
IPS : orang
v Kelas XII
IPA : orang
IPS : orang
C.
WAWANCARA
Hasil
wawancara kami dengan guru BK yang ada di sekolah yaitu bapak Gusti Rolli S.Pd dengan
tujuan untuk mengetahui program BK dan pelaksanaannya. Berikut pertanyan yang
kami berikan :
1.
Alat apa saja yang tersedia di
sekolah ini untuk menyimpan data yang berhubungan dengan Bimbingan dan
Konseling?
Ø ruang bk,tempat penyimpanan
data,ruang konseling.lemari untuk menyimpan
data,laci khusus menyimpan data,meja dan kursi.
2.
Apakah sekolah ini menyediakan
anggaran untuk pelaksanaan program Bimbingan dan Konseling?
Ø iya, anggaran yang berkaitan dengan program pelaksanaan
layanan bk semua dari sekolah.
3.
Selain guru Bk siapa saja yang telah
dilibatkan dalam pelaksanaan program Bimbingan dan Konseling?
Ø semua
personel sekolah yang meliputi kepala sekolah.wakil kepala
sekolah.kesiswaan,guru mata pelajaraan,wali kelas,guru tata usaha,guru
honorer,satpam.
Namun yang
paling membantu dalam pelaksanaan pelayanan yaitu kesiswaan. Karena kesiswaan
itu memegang semua data yang berkaitan dengan siswa,jadi jika melaksanakan
konseling individu yang berkaitan dengan data pribadi siswa.maka konselor akan
mengetahui bohong atau tidaknya konseli dalam proses pengisian data.
4.
Pengumpulan data apa saja yang telah
dilakukan untuk kepentingan layanan Bimbingan dan Konseling?
Ø biodata
siswa
Data kehadiran
Data nilai
Kasus/masalah
5.
Layanan Informasi apa saja yang
telah diberikan kepada siswa?
Ø layanan
informasi
a) Informasi sekolah
b) Informasi pemilihan jurusan
(ipa/ips) khusus kelas X
c) Informasi perguruan tinggi khusus
kelas XII
d) Informasi mengenai UN
e) Informasi bahaya narkoba dan
sejenisnya
f) Informasi ilmu keagamaan
6.
Kesulitan apa dalam meghadapi siswa
dan siswi dalam menyelenggarakan layanan?
Ø Siswa susah diarahkan , dan Siswa
tidak peduli dengan layanan yang diberikan terutama layanan informasi
7.
Apakah layanan kunjungan rumah
pernah dilaksanakan?
Ø
Pernah, karena dalam sekolah daarul
aitam terdapat beberapa siswa yang kurang baik (anak punk). Jadi, konselor
menggunakan layanan ini untuk mencari informasi siswa yang lebih lanjut
terutama dalam hubungan keluarga.
8.
masalah yang sering terjadi
disekolah daarul aitam
a) Kehadiran
b) Bolos
c) Berkelahi
d) Minimnya Sopan santun
e) Kedisiplinan waktu
f) Dinamika nilai beberapa siswa
9. cara mengatasi masalah yang sering
terjadi disekolah daarul aitam
a) Kehadiran
Setelah
konselor mengetahui siswa yang bermasalah dengan kehadiran. Siswa dipanggil dan
diwawancarai. Setelah diwawancarai selanjutnya dilakukan konseling
individu.dalam konseling tersebut siswa diberikan layanan informasi mengenai
konsekuensi jika terus menerus tidak hadir.
b) bolos
Setelah konselor mengetahui siswa yang bermasalah. Siswa
dipanggil dan diwawancarai. Setelah diwawancarai selanjutnya dilakukan
konseling individu.dalam konseling tersebut siswa diberikan layanan informasi
mengenai konsekuensi jika terus menerus membolos
c) berkelahi
Setelah konselor mengetahui siswa yang berkelahi. Siswa
dipanggil dan diwawancarai. Setelah diwawancarai selanjutnya dilakukan
konseling .dalam konseling tersebut siswa diberikan layanan informasi mengenai
konsekuensi jika melakukan perkelahian lagi.
d) Minimnya sopan santun
Siswa dan siswa diberikan pengarahan betapa pentingnya sopan
santun.dalam memberikan pengarahan tersebut dilakukan perkelas.
e) Kedisiplinan
Waktu
Cara mengatasi
disiplinan waktu dengan dilakukannya penekannan lebih dalam kepada siswa supaya
lebih taat lagi dengan waktu yang ada disekolah.
f) Dinamika
nilai
Cara mengatasi
dinamika nilai siswa siswi SMA Daarul Aitam yaitu, yang pertama dipangil siswa
atau siswi yang mengalami dinamika nilai kemudian dikasih pengarahan dari
seorang konselor bagaimna supaya dinamika nilainya selalu diatas dan tidak
mengalami penurunan nilai setiap semesternya.
10. Bagaimana
konselor mengevaluasi layana BK disekolah ?
Ø Mengevaluasi
yang pertama mengunakan layanan orientasi, dimna layanan dalam layanan
oriensasi ini di tuntut untuk mengenal terlebih dahulu apa yang ada didalam
YAYSAN SMA DAARUL AITAM. Dan kemudian untuk mengevaluasi selamjutnya dengan
menggunakan layanan informasi, dimna layanan ini digunakan untuk mengetahui apa
yang akan dilaksanakan dikemudian harinya, dan juga untuk member
informasi-informasi lanjut kepada siswa. Yang selanjutnya mengunakan layanan
konseling individu, dimna dalam konseling individu ini kita dapat mengetahui
lebih dalam datat yang ada pada konseling.
11. Bagaimana
tangapan kepala sekolah dan dewan guru mengenai bk disekolah ?
Ø Tangapan
kepala sekolah dan dewan guru mengenai BK disekolah yaitu, dengan adanya BK
disekolah dapat membantu kepala sekolah dan dewan guru mengatasi atau
mengarahkan siswa siswi yang ada di SMA YAYASAN DAARUL AITAM supaya menjadi siswa
siswi yang benar dan baik kedepannya
untuk menentukan masa depannya masing- masing.
BAB III
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
Dari hasil wawancara kami,kami menyimpulkan
bahwa pelaksanaan program layanan BK di SMA DAARUL AITAM sudah terlaksana, karena setelah kami
wawancara konselor menjelaskan adanya masalah yang dihadapi siswa,dan konselor
melakukan beberapa layanan. Contohnya layanan informasi. Adanya kerjasama antar
personel sekolah dalam melaksanakan program layanan BK disekolah. Serta konselor
juga tidak menjadi konselor yang sering terjadi seperti polisi sekolah.
B. SARAN
Sebaiknya kelengkapan program layanan Bimbingan dan
Konseling di sekolah lebih dilengkapi lagi supaya pelaksanaan program layanan
mempunyai landasan yang jelas dan nyata.
Hendaknya Masalah kelengkapan sarana dan prasarana kegiatan
layanan bimbingan dan konseling lebih dilengkapkan supaya dalam pemberian
layanan lebih maksimal dan lebih optimal. Kelengkapan untuk penyimpanan data
seharusnya dilengkapi dengan komputer dan teknologi lainnya, selain mudah dalam
membuat serta mengolah data baik berupa data, angka maupun untuk membuat
grafik-grafik tentang siswa maka akan lebih memudahkan GP dalam hal penyediaan
informasi maupun hal lain yang berkaitan tentang BK di sekolah.
Komentar
Posting Komentar