LAPORAN PPL II DI SMA
NEGERI 19 PALEMBANG
Oleh
:
Mariyati
NIM
2014141106
Program
Studi Pendidikan Bimbingan dan Konseling
Jurusan
Ilmu Pendidikan
PROGRAM STUDI
BIMBINGAN DAN KONSELING
JURUSAN ILMU
PENDIDIKAN
FAKULTAS KEGURUAN DAN
IMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PGRI
PALEMBANG
2017
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum
wr.wb
Dengan mengucapkan puji syukur atas
rahmat dan karunia Allah yang maha kuasa, yang telah memberikan kekuatan,
ketabahan dan perlindungan kepada kami sehingga dapat menyelesaikan laporan
praktik pengalaman lapangan (PPL) II, tahun ajaran 2017/2018 di SMA Negeri 19
Palembang yang dimulai dari tanggal 24 Juli sampai 16 September 2017.
Laporan ini dimaksudkan untuk memenuhi
salah satu syarat mata kuliah dalam mencapai gelar sarjana pendidikan pada
universitas PGRI Palembang.
Sebagai manusia, penulis tidak luput
dari kesalahan dan kekurangan. Hal ini di sebabkan karena masih terbatasnya
kemampuan, pengetahuan serta pengalaman, walaupun telah berusaha semaksimal
mungkin, namun dalam hal ini penulis mengharapkan adanya kritik dan saran yang
bersifat membangun dari berbagai pihak.
Dengan
selesainya laporan PPL II ini penulis mengucapkan terimakasih kepada:
1.
Ketua YPLP-PGRI Sumatera Selatan, Bapak Dr. H.
Bukman Lian M.M., M.Si
2.
Rektor Universitas PGRI Palembang, Bapak Dr. H.
Syarwani Ahmad, M.M
3.
Dekan FKIP Universitas PGRI Palembang, Ibu Dra.
Andinasari, M.M., M.Pd
4.
Ketua Lab. Microteaching Universitas PGRI Palembang,
Ibu Herlyn Triastika, S.Pd., M.Hum
5.
Ketua Program Studi Pendidikan Bimbingan dan
Konseling, Bapak Ferdiansyah, M.Pd., Kons
6.
Dosen Pembimbing Mahasiswa PPL II, Ibu Dr. Hj. Taty Fauzi M.Pd
7.
Kepala SMA Negeri 19 Palembang, Bapak Drs.
Taufik
8.
Guru Pamong, Ibu Dra. Hj. Enni
9.
Segenap dewan guru dan karyawan SMA Negeri 19
Palembang
10. Teman-teman
yang telah bersama selama PPL II di SMA Negeri 19 Palembang
11. Semua pihak
yang telah membantu terlaksananya PPL II
Semoga laporan ini bisa bermanfaat
bagi para pembaca yang budiman. Demikianlah laporan ini penulis susun, apabila
ada kata-kata yang kurang berkenan dihati para pembaca yang budiman penulis minta
maaf dan kepada Allah penulis mohon ampun. Kritik dan saran yang sifatnya
membagun sangat saya harapkan untuk penyempurnaan laporan Praktek Pengalaman
Lapangan (PPL) II.
Palembang,
September
2017
Mahasiswa
PPL ll
Mariyati
NIM
2014141106
DAFTAR ISI
HALAMAN
JUDUL......................................................................................... I
HALAMAN
PENGESAHAN........................................................................... II
KATA PENGANTAR..................................................................................... III
DAFTAR
ISI..................................................................................................... IV
....................................................................................................
BAB
I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang........................................................................................... 1
1.2 Masalah...................................................................................................... 3
1.3 Ruang Lingkup........................................................................................... 4
1.4 Tujuan ....................................................................................................... 4
BAB
II PELAKSANAAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN
2.1 Waktu......................................................................................................... 6
2.2 Tempat....................................................................................................... 7
2.3 Jumlah Kelas Yang Diajar.......................................................................... 7
2.4 Tahap Kegiatan.......................................................................................... 7
2.5 Materi Kegiatan.......................................................................................... 9
2.6 Proses Pembimbingan............................................................................... 10
2.7 Hal-Hal Yang Mendukung Dan Menghambat
Selama PPL...................... 11
2.8 Hal-Hal Yang Di Anggap Penting............................................................... 12
BAB
III PENUTUP
3.1 Kesimpulan................................................................................................. 13
3.2 Saran ......................................................................................................... 15
Lampiran
dokumentasi
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas PGRI Palembang, sebagai lembaga pendidikan tinggi yang mencetak
tenaga pengajar yang siap pakai. Oleh karena itu, pihak fakultas semaksimal
mungkin melakukan pelatihan mahasiswanya agar mampu menghasilkan tenaga
pendidik profesional dan siap ditempatkan dimana saja untuk meningkatkan
kualitas pendidikan di negara Indonesia.
Praktik Pengalaman Lapangan (PPL 2)
merupakan suatu program pelatihan yang menerapkan berbagai pengetahuan,
keterampilan dan sikap mahasiswa dalam rangka membentuk pribadi guru yang
profesional dibidangnya dengan harapan mahasiswa benar-benar dapat
bersosialisasi dalam masyarakat. PPL ini merupakan mata kuliah yang wajib
ditempuh mahasiswa FKIP PGRI semester 7 dengan bobot 2 SKS. Program ini
dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa calon guru agar menguasai kemampuan
keguruan yang terpadu secara utuh, sehingga setelah menjadi guru mereka dapat
mengemban tugas dan tanggung jawabnya secara profesional.
Mahasiswa adalah harapan bangsa yang
mempunyai andil penting dalam potensi perkembangan pembangunan nasional.
Mahasiswa juga merupakan suatu komunitas masyarakat yang mempunyai intelektual
dan mobilitas yang tinggi sehingga dapat melakukan perubahan–perubahan yang
besar di lingkungan kampus, bahkan mempengaruhi perubahan masyarakat
sekitarnya. Mahasiswa merupakan orang–orang yang memiliki semangat tinggi,
berpengetahuan luas, kemauan yang keras dan kemampuan berpikir yang dinamis.
Secara teoritis mahasiswa dididik dan
ditempa untuk dapat mandiri dan membekali diri, agar tidak gagap jika terjun
langsung di masyarakat. Adapun yang dimaksud pembekalan diri dalam penguasaan
materi pelajaran, penampilan, tingkah laku, sikap, tutur kata dan skill yang
semuanya menunjang dalam kehidupan sebagai calon pendidik yang professional.
Berdasarkan kurikulum Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Palembang setiap mahasiswa harus
memenuhi syarat akademik yang diwajibkan untuk melaksanakan Praktek Pengalaman
Lapangan Dua (PPL II) yang merupakan kegiatan intrakulikuler yang dilaksanakan
oleh mahasiswa calon guru atau pendidik Universitas PGRI Palembang yang
mencakup latihan mengajar maupun tugas–tugas yang berhubungan dengan pendidikan
secara terbimbing, terarah dan terpadu untuk memenuhi syarat pembentukkan
profesi sebagai pendidik. Sasaran yang ingin dicapai dalam Praktek Pengalaman
Lapangan adalah pribadi calon guru atau pendidik yang memiliki seperangkat
pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap serta cakap atau mampu dan tepat
menggunakannya didalam penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran di sekolah
maupun di luar sekolah.
Adapun kegiatan PPL dilaksanakan
dengan melalui 2 tahap, yaitu :
1.
Microteaching,
dilaksanakan di FKIP PGRI Palembang.
2.
PPL
2, dilaksankan di SMA Negeri 19 Palembang.
Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di SMA
Negeri 19 Palembang ini adalah Praktek Pengalaman Lapangan Dua (PPL) ll yang
merupakan kelanjutan dari Praktek Pengalaman Lapangan Satu (PPL I). PPL I
bernama Microteaching.
Dalam PPL II mahasiswa mendapat
bimbingan menyusun persiapan mengajar, malaksanakan pengajaran dan
mendiskusikan atau mengomentari penampilan mengajarnya. Peserta diskusi adalah
calon guru sekelas dan pelaksanaan diskusi dipimpin oleh dosen pembimbing.
Dalam PPL II mahasiswa berkesempatan
berlatih melaksanakan pengajaran yang sebenarnya di sekolah – sekolah yaitu di
SMP dan SMA Negeri maupun swasta. Sebelum melaksanakan latihan mengajar
dilakukan observasi secara menyeluruh selama satu minggu. Observasi ini
bertujuan agar mahasiswa calon guru memperoleh pengetahuan dan pengalaman
pendahuluan mengenai keadaan sekolah di SMA Negeri 19 Palembang.
1.2. Masalah
Praktik Pengalaman Lapangan ll mahasiswa FKIP
Universitas PGRI Palembang 2017 khususnya yang tergabung dalam kelompok SMA Negeri 19 Palembang terdiri dari 20
mahasiswa dengan 9 program studi. Kegiatan PPL ll ini dilaksanakan mulai dari
tanggal 24 Juli 2017 sampai dengan tanggal 16 September 2017. Adapun jumlah
Mahasiswa yang mengikuti kegiatan PPL ll di SMA Negeri 19 Palembang terdiri dari 2
orang dari Program Studi Bahasa Inggris, 2 orang dari Program Studi Bahasa
Indonesia, 1 orang dari Program Studi Matematika, 1 orang dari Program Studi
Sejarah, 2 orang dari Program Studi akuntansi, 2 orang dari Program Studi
Geografi, 2 orang dari Program Studi Bimbingan dan konseling, 5 orang dari
program studi Olah Raga, dan 3 orang dari program studi Sendratasik. Yang tentunya
dalam pelaksanaannya memiliki beberapa masalah yang dihadapi antara lain:
1.
Mahasiswa
murni yang belum pernah menjadi
guru.
2.
Pengelolaan
kelas pada waktu kegiatan pembelajaran terutama mengatasi siswa yang masih
perlu perhatian.
3. Penyampaian materi pelajaran yang
tergolong sulit dan menuntut pendekatan metode pembelajaran yang tepat.
1.3. Ruang Lingkup
Adapun ruang lingkup kegiatan PPL II
yang dilakukan di SMA Negeri 19 Palembang adalah meliputi:
a)
Melakukan
Observasi
Observasi
dilakukan mulai tanggal 24 s.d 29 Juli
2017 dengan tujuan agar mahasiwa PPL II memperoleh
pengetahuan dan pengalaman mengenai keadaan sekolah tempat melakukan praktek
termasuk mengenai organisasi sekolah.
b)
Melaksanakan
Praktikum mengajar dan pelatihan kependidikan lainnya yang dimulai tanggal 31
Juli s.d 16 September 2017 kegiatan ini merupakan hal penting dalam penempatan
profesi keguruan dengan menerapkan perpaduan antara teori dan metode serta
struktur organisasi bidang studi atau mata pelajaran. Kegiatan ini meliputi
belajar mengajar, belajar mengenai sistem dan belajar mengenai lingkungan
sekolah.
1.4. Tujuan
Tujuan dari kegiatan observasi Praktik Pengalaman Lapangan II ini adalah:
1.
Untuk
memenuhi salah satu kegiatan program pengalaman lapangan.
2.
Agar
mahasiswa mendapat pengalaman lapangan tentang dunia pendidikan yang mereka
jalani dikemudian hari.
3.
Melatih
mahasiswa mengorganisasikan serta memotivasi belajar siswa dalam proses
pembelajaran di kelas.
4.
Menambah
wawasan mahasiswa dalam dunia pendidikan.
5.
Melatih
mahasiswa agar terampil dalam kegiatan belajar mengajar.
6.
Untuk
mengimplementasikan dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang didapat di bangku
kuliah.
7. Untuk membentuk guru yang
profesional sehingga pada waktunya akan dapat melaksanakan tugas dengan baik.
BAB
II
PELAKSANAAN
PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN
2.1 WAKTU
Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan
(PPL) II di SMA Negeri 19 Palembang. Beralamatkan Di Jl. Gubernur H. A Bastari
Perumahan, Opi Jakabaring Palembang. Dalam satu minggu, penulis mengajar 4 kali
pertemuan di 2 kelas yaitu kelas X IPA 4 Dan X IPS 2. Dalam setiap pertemuan,
penulis mengajar 1 jam pelajaran untuk setiap kelas yang diajarkan. Setiap
mahasiswa yang mengikuti PPL II diwajibkan berangkat kesekolah setiap hari
walaupun tidak ada jam mengajar. Sebelum melakukan kegiatan belajar mengajar
siswa diwajibkan membaca Al-quran terlebih dahulu selama 20 menit.
Seluruh kegiatan pembelajaran
dilakukan dari pagi dimulai pukul 06.40 – 13.25 WIB. Praktek mengajar penulis terhitung
sejak tanggal 31 Agustus 2017 yang mana itu merupakan kegiatan awal untuk
melatih diri serta mengenal karakter peserta didik, di SMA Negeri 19 Palembang
pelayanan Bimbingan dan Konseling berjalan dengan baik agar konselor dapat
memberikan pelayanan serta bimbingan klasikal kepada siswa karena setiap kelas
ada jam tatap muka 1 x 45 menit. Adapun jadwal
mengajar penulis sebagai berikut :
No
|
Hari
|
Kelas
|
Jam belajaran
|
1
|
Senin
|
X
IPA 4
|
9.15-10.00
|
2
|
Senin
|
X IPS 2
|
13.15-14.00
|
3
|
Jumat
|
X
IPS 2
|
07.00-07.45
|
4
|
Jumat
|
X
IPA 4
|
10.15-11.00
|
2.2 TEMPAT
Praktik
Pengalaman Lapangan (PPL) II dilaksanakan di SMA Negeri 19 Palembang. Beralamatkan
di Jl. Gubernur H. A Bastari Perumahan, Opi Jakabaring Palembang. Penempatan
ini sesuai dengan yang ditentukan oleh pihak Microteaching dan Universitas PGRI Palembang. Adapun penempatan
kelas mengajar penulis yaitu;
No
|
Kelas
|
1
|
X
IPA 4
|
2
|
X
IPS 2
|
2.3 JUMLAH KELAS YANG
DIAJAR
Adapun jumlah kelas yang diberikan
guru pamong kepada penulis di SMA Negeri 19 Palembang adalah dua kelas di
antaranya Kelas X IPA 4 dan X IPS 2.
Jumlah siswa pada tiap kelas kurang
lebih berjumlah 36 orang. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi penulis dalam
mengontrol tiap-tiap kelas tersebut. Sehingga penulis memerlukan penguasaan
kelas yang baik. Berikut adalah jumlah kelas yang di ajar.
No
|
Kelas
|
Jumlah
|
1
|
X
IPA 4
|
36
|
2
|
X IPS 2
|
36
|
2.4 TAHAP KEGIATAN
Tahap pelaksaan kegiatan PPL II
meliputi :
1.
Pengenalan
Lapangan
Dalam
pelaksanaan pengenalan lapangan di SMA Negeri 19 Palembang praktik masih
mengamati presentasi guru pamong dalam melaksanakan pembelajaran/pemberian
layanan informasi di kelas, konseling individual dan pelaksanaan layanan
Bimbingan dan Konseling. Dengan demikian praktik lebih dahulu memahami kondisi
dan kemampuan siswa, sehingga praktik dapat mempersiapkan segala hal sebelum
melaksanakan pengajaran mandiri dan pelaksanaan program Bimbingan dan
Konseling. Selama melakukan pengamatan, praktik banyak mendapat masukan dari
guru pamong bagaimana cara mengelola kelas dan menghadapi kondisi siswa baik
saat mamberi layanan maupun pelaksaan konseling. Selama melakukan observasi,
praktik bersama guru pamong juga merencanakan kegiatan yang akan praktik
lakukan selama kegiatan PPL II.
2.
Praktik
Pengajaran Terbimbing
Pengajaran terbimbing dilakukan oleh
mahasiswa praktik dibawah bimbingan guru pamong. Artinya guru pamong ikut masuk
kelas. Sebelum melakukan pembelajaran di kelas praktik sudah menyiapkan
perangkat pembelajaran seperti silabus dan Satuan Layanan Bimbingan dan Konseling
yang sudah dikonsultasikan terlebih dahulu kepada pamong.
3. Praktik Pengajaran Mandiri/ Pemberian
Layanan
Pengajaran mandiri dilakukan dan di
praktikan dimana guru pamong sudah tidak ikut mendampingi masuk kekelas yang
diajar. Tetapi sebelumnya semua perangkat pembelajaran sudah dikonsultasikan
kepada guru pamong.
4. Pelaksanaan Ujian Program Mengajar
Pelaksanaan ujian praktik mengajar
umumnya dilaksanakan pada minggu terakhir sebelum penarikan. Ujian praktik
mengajar ini dinilai oleh guru pamong dan dosen pembimbing yang bersangkutan
dengan melihat secara langsung proses belajar mengajar di kelas. Namun
penilaian juga dilakukan oleh pamong dengan memperhatikan perangkat
pembelajaran yang telah di praktikan.
5. Punyusunan Laporan PPL
Penyusunan laporan praktik PPL II
dilaksanakan pada minggu terakhir PPL II. Dalam penyusunan laporan akhir PPL II
ini, praktik mengkonsultasikan penyusunan laporan kepada pihak-pihak yang
terkait antara lain dosen koordinator, dosen pembimbing dan guru pamong
masing-masing untuk mendapatkan masukan-masukan tentang laporan akhir tersebut.
2.5 MATERI
KEGIATAN
Layanan
yang diberikan kepada peserta didik berpedoman pada silabus Kurikulum 2013
serta buku panduan yang relevan. Untuk materi kegiatan Bimbingan Konseling
terlampir di Rencana Pelaksanaan Layanan ( RPL ).
Materi
kegiatan yang penulis ajarkan :
1.
Sikap
Sopan Santun Dalam Kehidupan : Peserta didik/konseli mampu memahami nilai-nilai dan cara
bertingkah laku sopan santun dalam kehidupan di luar kelompok teman sebaya.
2.
Pergaulan
Yang Baik : Peserta didik/konseli dapat
memahami pola hubungan dan perkembangan sosial serta pengaruh teman sebaya
dalam pembelajaran dan pemilihan karir.
3.
Konsep
Diri : Peserta didik/konseli dapat
memahami dan menemukan unsur-unsur konsep diri serta memahami dan menerima
kelebihan dan kekurangan secara wajar dan penuh rasa syukur.
4.
Potensi
Diri : Peserta didik/konseli dapat
mengenal dan menggali potensi diri serta berusaha mengoptimalkannya untuk
meraih sukses masa depan.
5.
Rokok
Dan Bahayanya : Peserta didik/konseli
memiliki pemahaman tentang bahaya dan dampak rokok bagi kesehatan tubuh
dan lingkungan serta cara untuk menolak ajakan untuk merokok dalam bentuk
apapun.
6.
Gaya
Belajar : Peserta didik/konseli dapat
memahami dan mengetahui tentang gaya belajar serta strategi belajarnya untuk
masing-masing gaya belajar tersebut.
7.
Peran IQ, EQ, dan SQ dalam
belajar : Peserta
didik/konseli dapat memahami dan mampu
mencapai kematangan intelektual.
8.
Kepemimpinan
: Peserta didik/konseli
dapat memahami dan mampu
mencapai kematangan dalam kepemimpinan di sekolah dan masyarakat.
9.
Stop
Bullying : Peserta didik/konseli mampu
memahami tentang bullying, bahaya prilaku bullying, sebab dan dampak bullying,
serta berani cara melawan tindakan bullying.
10.
Tiga kata ajaib untuk kehidupan sehari-hari : Peserta didik/konseli dapat memahami dan
mampu mengaplikasikan dalam
kehidupan sehari-hari.
2.6 PROSES
PEMBIMBINGAN
Proses
pembimbingan mahasiswa PPL II dilakukan secara efektif oleh dosen pembimbing
dan guru pamong selama kegiatan PPL II berlangsung Praktikan selalu berkoordinasi dengan guru pamong dan
dosen pembimbing. Berkaitan dengan pengajaran di kelas. Setelah melaksanakan
pengajaran mandiri, praktikan mendapat evaluasi dari guru pamong maupun dosen
pembimbing berkaitan dengan pelaksanaan pengajaran. Selain itu, guru pamong dan
dosen pembimbing juga memberi masukan kepada praktikan guna peningkatan
kualitas pengajaran selanjutnya adapun bimbingan tersebut meliputi:
1) Pembuatan renana pelaksanaan layanan.
2) Pembuatan program Tahunan dan Program
Semester.
3) Pengelola kelas yang baik.
4) Penggunaan media pembelajaran secara
benar.
5) Kesesuaian pendekatan pembelajaran
dengan materi pelajaran.
6) Ketepatan alokasi waktu kegiatan
pembelajaran.
7) Pelaksanan studi kasus.
Adapun dosen pembimbing yaitu Dr. Hj. Taty Fauzi M.Pd dan Guru
pamong yang membimbing yaitu ibu Dra. Hj. Enni. Beliau merupakan salah satu
guru bimbingan dan Konseling di SMA Negeri 19 Palembang yang memiliki
kompetensi tinggi sebagai seorang guru, sehingga beliau mengetahui bagaimana
mengaplikasikan ilmunya kepada siswa supaya dapat diterima dengan baik.
2.7 HAL-HAL
YANG MENDUKUNG DAN MENGHAMBAT SELAMA PPL II
1.
Faktor
Pendukung
a. SMA Negeri 19 Palembang menerima
siswa-siswi yang cukup berpotensi dan memenuhi syarat sehingga memudahkan dalam
Kegiatan Belajar Mengajar.
b. Dosen pembimbing yang selalu
memberikan bimbingan dan pengarahan kepada penulis di SMA Negeri 19 Palembang
dalam bentukan kunjungan ke SMA Negeri
19 Palembang.
c. Guru Pamong yang selalu memberikan
bimbingan dan pengarahan kepada penulis berada di SMA Negeri 19 Palembang.
d. Guru bimbingan dan konseling
mendapatkan dua jam pelajaran pada tiap kelas selama satu minggu di kelas X.
e. SMA Negeri 19 Palembang menyediakan fasilitas
kepada guru bimbingan dan konseling berupa ruangan dan isinya, sehingga sangat
membantu dalam pelaksanaan layanan. Khususnya konseling individu, bimbingan
kelompok dan konseling kelompok.
f. Adanya pembagian kelas atau siswa asuh
yang tertata rapi untuk guru bimbingan dan konseling.
2.
Faktor Penghambat
Proses
Kegiatan Penampilan dalam kegiatan pelaksanaan PPL II, proses praktik
penampilan pertama sedikit mengalami kendala karena penulis merasakan mengajar
di depan siswa yang sesungguhnya. Namun penampilkan selanjutnya praktikan mulai
biasa beradaptasi dengan siswa khususnya kelas yang diajarkan. Proses
Penampilan tidak hanya menunjukan bagaimana seseorang guru mengajar tapi juga diharapkan penampilan tenaga
pendidik yang propesional.
2.8 HAL-HAL
LAIN (DIANGGAP
PENTING)
Kegiatan PPL II di SMA Negeri 19 Palembang ini berlangsung
selama dua bulan terhitung mulai tanggal 24 Juli 2016 Sampai dengan 16
September 2017. Selama kegiatan ini berlangsung terjalin keakraban antara sesama
mahasiswa PPL II sikap saling support dan kekeluargaan yang ada menjadi
semangat tersendiri dalam melaksanakan kegiatan PPL II.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Praktek
Pengalaman Lapangan (PPL) II merupakan kegiatan intrakurikuler yang dilakukan
oleh mahasiswa calon guru atau pendidik yang mencakup pelatihan mengajar secara
terbimbing dan terpadu untuk memenuhi persyaratan pembentukan profesi
kependidikan.
Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) II
dalam penerapannya sudah harus mempertimbangkan situasi, kondisi, dan
lingkungan sekolah yang akan menjadi tempat praktik PPL II. Observasi sebagai
salah satu cara pengenalan situasi dan kondisi maupun lingkungan sekolah kepada
mahasiswa PPL II sebelum menuju pada program yang sebenarnya memang sangat baik
dilakukan sebagai salah satu cara pencegahan timbulnya hal-hal yang akan
diinginkan baik bagi pihak mahasiswa selaku PPL II yang mewakili universitas
PGRI Palembang maupun pihak sekolah selaku penyedia sarana kegiatan PPL-II.
Jadi,
dengan adanya PPL II yang diadakan Universitas PGRI Palembang maka akan
bermanfaat bagi mahasiswa tersebut. Untuk dapat menerapkan ilmu pengetahuan
baik dalam lingkungan tempatnya bekerja yaitu di dunia pendidikan maupun bagi
mahasiswa tersebut. Menciptakan lapangan sendiri pekerjaan dalam bidang
pendidikan sehingga dengan observasi ini menjadikan seorang calon guru yang
dapat mengetahui situasi, kondisi dan lingkungan yang baik bagi siswa selaku
peserta didik, fasilitas yang layak maupun ruangan dan perlengkapan sekolah
yang mendukung aktifitas dan kreativitas siswa.
Berdasarkan
kegiatan observasi yang telah dilaksanakan di SMA Negeri 19 Palembang mulai
tanggal 24 Juli sampai 16 september 2017
maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
1.
Setelah
melaksanakan kegiatan observasi lapangan ini, diharapkan mahasiswa banyak
memperoleh pengetahuan dan pengalaman yang bermanfaat.
2.
Dengan
kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat menambah ilmu pengetahuan dari staf
pegawai dan pengajar, serta menambah silaturahmi dengan lingkungan sosial SMA
Negeri 19 Palembang.
3.
Kegiatan
observasi di SMA Negeri 19 Palembang sebagai media pembelajaran yang nyata bagi
mahasiswa agar menjadi calon-calon pendidik yang berkompeten dan profesional.
4.
Dengan
kegiatan ini mahasiswa mengetahui secara langsung kondisi lapangan. Sehingga
menjadi lebih siap untuk menjadi calon – calon pendidik yang baik.
5.
Situasi
dan kondisi di SMA Negeri 19 Palembang telah memenuhi syarat berlangsungnya
kegiatan belajar mengajar dengan baik.
6.
Pemeliharaan
gedung dan halaman sekolah dilakukan oleh petugas kebersihan dan siswa piket
kelas.
7.
Tata
tertib siswa cukup baik, pada awal pelajaran dibuka dengan salam dan siswa
sangat antusias dalam menerima materi pelajaran.
8.
Setiap
hari senin dilakukan kegiatan upacara bendera dan hari sabtu senam bersama
9.
Setiap
pagi (kecuali senin dan sabtu) sebelum memasuki pelajaran siswa membaca wajib
ayat Al-Quran.
10.
Kegiatan
ekstrakulikuler dilakukan dihari yang berbeda sesuai dengan cabang ekstra yang
diambil.
3.2 Saran
SMA
Negeri 19 Palembang merupakan sekolah Menengah Atas yang bermutu dan berkualitas, dalam menjadikan
calon-calon generasi muda yang mampu bersaing dalam dunia pendidikan. Dengan
dibukanya Sekolah Menengah Atas (SMA) dapat mengembangkan kemampuan dirinya untuk
generasi yang akan datang.
3.2.1 Untuk Sekolah
1. Kedisiplinan siswa sudah baik, maka
dari itu perlu di d pertahankan untuk di masa yang akan datang.
2. Pengadaan fasilitas kelas seperti
kursi dan meja sudah baik, namun lebih baik lagi jika terus di tingkatkan di
masa yang akan datang.
3. Prestasi,
kebersihan dan kerapian lingkungan serta kedisiplinan hendaknya harus
ditingkatkan dan dipertahankan sebaik mungkin.
4. Fasilitas
sekolah sudah
digunakan secara optimal seperti ruang laborotarium Fisika, ruang BK,
ruang kimia
dan ruang lainnya untuk mempelancar kegiatan belajar mengajar sehingga dapat
meningkatkan prestasi belajar siswa.
5. Koleksi
Buku-buku perpustakaan terus
diperbanyak lagi sehingga menambah pengetahuan para siswa.
6. Kerjasama dan komunikasi antar guru sudah
baik, tetap pertahankan dan jadikan sebagai prioritas utama.
3.2.2 Untuk Mahasiswa PPL
1.
Kegiatan Observasi PPL ll
merupakan bekal untuk melaksanakan praktik mengajar dan menambah pengetahuan.
karna itu hendaknya kita melaksanakan apa yang ditugaskan dari kegiatan ini dan
bersikap sebagai mana mestinya. Hal itu harus dilakukan agar kegiatan observasi
dapat tercapai secara optimal.
2.
Selalu mengawasi siswa pada setiap
pelajaran kosong.
3.
Ada baiknya PPL ll dilaksanakan selama 4-5 Bulan agar
lebih mendalam penerapan teori dan pengalaman yang diperoleh mahasiswa.
4.
Kerjasama yang telah terjalin antara
SMA Negeri 19 Palembang dengan FKIP PGRI hendaknya akan terus berlangsung dan
selalu ditingkatkan.
5.
Hendaknya mahasiswa PPL II lebih
menyiapkan diri baik secara fisik maupun mental terutama penguasaan materi,
strategi pembelajaran dan penugasan dan selalu ditingkatkan.
6.
Diharapkan PPL II ini akan terus
berkembang dan mengalami kemajuan di tahun yang akan datang.
Komentar
Posting Komentar