LAPORAN OBSERVASI PPL-2 DI SMA NEGERI 19
PALEMBANG
|
|||
Oleh :
Kelompok 44
DWI NANDASARI 2014111070
WINDRI PUJA AYU 2014111011
SITI ROSITA 2014112158
M. DIMAS ISMAIL 2014112009
YULISA AULIA 2014121090
JOSEPH RITONGGA 2014131067
SUDARNI 2014132038
YOYO APENDI 2014132006
NOVITA 2014133009
INDRI PANGESTIKA 2014133080
MARIYATI 2014141106
MUHAMMAD MUHLIS 2014141055
NANCO CANANDA 2013151410
ARIEF MULYADI 2014151117
GOVINDE 2013151388
MURI METAKORI 2014151178
MAULANA SINDAPATI 2014151297
RAKHMAH HANDAYANI 2014161109
PUTRI RAMA 2014161076
EVA DIKA PUTRIANA 2014161223
FAKULTAS KEGURUAN DAN
IMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PGRI
PALEMBANG
2017
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum
wr.wb
Dengan mengucapkan puji syukur atas
rahmat dan karunia Allah yang maha kuasa, yang telah memberikan kekuatan,
ketabahan dan perlindungan kepada kami sehingga dapat menyelesaikan laporan
praktik pengalaman lapangan (PPL) II, tahun ajaran 2017/2018 di SMA Negeri 19
Palembang yang dimulai dari tanggal 24 Juli sampai 16 September 2017.
Laporan ini dimaksudkan untuk memenuhi
salah satu syarat mata kuliah dalam mencapai gelar sarjana pendidikan pada
universitas PGRI Palembang.
Sebagai manusia, penulis tidak luput
dari kesalahan dan kekurangan. Hal ini di sebabkan karena masih terbatasnya
kemampuan, pengetahuan serta pengalaman, walaupun telah berusaha semaksimal
mungkin, namun dalam hal ini penulis mengharapkan adanya kritik dan saran yang
bersifat membangun dari berbagai pihak.
Dengan
selesainya laporan PPL II ini penulis mengucapkan terimakasih kepada:
1.
Ketua YPLP-PGRI Sumatera Selatan, Bapak Dr. H.
Bukman Lian M.M., M.Si
2.
Rektor Universitas PGRI Palembang, Bapak Dr. H.
Syarwani Ahmad, M.M
3.
Dekan FKIP Universitas PGRI Palembang, Ibu Dra.
Andinasari, M.M., M.Pd
4.
Ketua Lab. Microteaching Universitas PGRI Palembang,
Ibu Dr. Herlyn Triastika, S.Pd., M.Hum
5.
Dosen Pembimbing Mahasiswa PPL II, Ibu Dr. Hj. Taty Fauzi M.Pd
6.
Kepala SMA Negeri 19 Palembang, Bapak Drs.
Taufik
7.
Segenap dewan guru dan karyawan SMA Negeri 19
Palembang
8.
Semua pihak yang telah membantu terlaksananya PPL II
Semoga laporan ini bisa bermanfaat
bagi para pembaca yang budiman. Demikianlah laporan ini penulis susun, apabila
ada kata-kata yang kurang berkenan dihati para pembaca yang budiman penulis minta
maaf dan kepada Allah penulis mohon ampun. Kritik dan saran yang sifatnya
membagun sangat saya harapkan untuk penyempurnaan laporan Praktek Pengalaman
Lapangan (PPL) II.
Palembang, September 2017
Kelompok PPL-2
Mahasiswa/i
DAFTAR
ISI
HALAMAN JUDUL......................................................................................... I
HALAMAN PENGESAHAN........................................................................... II
KATA PENGANTAR..................................................................................... III
DAFTAR ISI..................................................................................................... IV
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang........................................................................................... 1
1.2 Masalah...................................................................................................... 3
1.3 Ruang Lingkup........................................................................................... 4
1.4 Tujuan ....................................................................................................... 4
BAB II LAPORAN KEGIATAN
OBSERVASI
2.1 Situasi Umum.............................................................................................
2.1.1 Situasi Dan Kondisi Berdirinya Sekolah........................................
2.1.2 Riwayat Singkat Berdirinya Sekolah.............................................
2.1.3 Denah Gedung Dan Fasilitas Sekolah..........................................
2.1.4 Prosedur Penggunaan Dan Pemeliharaan
Fasilitas Sekolah.......
2.2 Pengelolaan Kelas......................................................................................
2.2.1 Pengaturan Tempat Duduk...........................................................
2.2.2 Pengaturan Perabotan Kelas........................................................
2.2.3 Tata Ruang Kelas..........................................................................
2.3 Pelaksanaan Tugas Guru/Pendidik............................................................
2.3.1 Jumlah Guru/Petugas Lainnya......................................................
2.3.2 Tugas Guru....................................................................................
2.3.3 Tugas Karyawan Dan Tugas Lainnya ..........................................
2.4 Keadaan Siswa...........................................................................................
2.4.1 Jumlah Siswa................................................................................
2.4.2 Kegiatan Siswa..............................................................................
2.5 Sarana Kebersihan Lingkungan Sekolah...................................................
2.5.1
Pekarangan
Sekolah...................................................................
2.5.2
Laboratorium...............................................................................
2.5.3
Perpustakaan..............................................................................
2.5.4
Media
Untuk Pengajaran Olahraga, Kesenian Dan Lainnya......
2.5.5
Pengadaan
Air.............................................................................
2.5.6
Penerangan.................................................................................
2.5.7
Warung........................................................................................
2.5.8
Tempat
Ibadah............................................................................
2.5.9
Toilet(Kamar
Kecil).....................................................................
2.5.10
Kegiatan
Teman-Teman Praktek...............................................
2.5.11
Hal-Hal
Lainnya (Yang Di Anggap Penting)...............................
BAB III PELAKSANAAN
PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN
3.1
Waktu........................................................................................................
3.2
Tempat......................................................................................................
3.3
Jumah
Kelas Yang Diajar..........................................................................
3.4
Hal-Hal
Yang Mendukung Dan Menghambat Selama PPL.....................
3.5
Hal-Hal
Lainnya.........................................................................................
BAB IV PENUTUP
4.1
Kesimpulan.....................................................................................................
4.2
Saran.........................................................................................................
LAMPIRAN
Absensi
Kalender
akademik
Dokumentasi
LAPORAN
OBSERVASI PPL-2 DI SMA NEGERI 19 PALEMBANG
Oleh :
Kelompok ;
DWI NANDASARI 2014111070
WINDRI PUJA AYU 2014111011
SITI ROSITA 2014112158
M. DIMAS ISMAIL 2014112009
YULISA AULIA 2014121090
JOSEPH RITONGGA 2014131067
SUDARNI 2014132038
YOYO APENDI 2014132006
NOVITA 2014133009
INDRI PANGESTIKA 2014133080
MARIYATI 2014141106
MUHAMMAD MUHLIS 2014141055
NANCO CANANDA 2013151410
ARIEF MULYADI 2014151117
GOVINDE 2014151388
MURI METAKORI 2014151178
MAULANA SINDAPATI 2014151297
RAKHMAH HANDAYANI 2014161109
PUTRI RAMA 2014161076
EVA DIKA PUTRIANA 2014161223
FAKULTAS
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
PGRI PALEMBANG
2017
Diketahui
oleh :
Palembang, September
2017
Dosen
Pembimbing Kepala SMA Negeri 19 Palembang
Dr. Hj. Taty Fauzi
M.Pd Drs. Taufik
NIP: 19620216198703002
NIP:196601021998021001
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Program pengalaman lapangan (PPL)
merupakan salah satu mata kuliah yang wajib diikuti oleh setiap mahasiswa
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Palembang. Hal ini
dimaksudkan agar para mahasiswa mendapatkan pengalaman kependidikan di
lapangan. Pengalaman yang dimaksud meliputi, pengetahuan, sikap dan
keterampilan dalam profesi sebagai pendidik serta mampu menerapkannya dalam
penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran baik disekolah maupun diluar sekolah.
Selama pelaksanaan PPL di SMA Negeri
19 Palembang, praktikan memperoleh hal-hal baru meliputi pengetahuan,
keterampilan dan pengalaman yang berharga baik itu dalam penyelenggaraan
pendidikan dan pengajaran di sekolah maupun kegiatan luar sekolah. Selain itu
praktikan lebih memperdalam kemampuannya melaksanakan tugas sebagai seorang
guru.
Atas dasar itulah praktikan menyusun
laporan ini yang memaparkan tentang masalah-masalah yang dialami selama
pelaksanaan PPL, faktor penyebabnya serta upaya penanggulangannya sehingga
dapat menjadi panduan bagi praktikan kelak untuk mempermudah langkah
selanjutnya yang lebih baik.
1.2 Permasalahan
Permasalahan yang timbul pada saat
praktikan melaksanakan program pengalaman lapangan (PPL) sebagai berikut:
1.
Adanya
perbedaan antara penyusunan Format RPP yang diterapkan di sekolah dengan di
ajarkan di kampus
2.
Proses
penampilan selama PPL dan kegiatan
belajar mengajar di kelas.
3.
Kurangmya
media pembelajaran matematika yang ada di sekolah.
4.
Bimbingan
belajar dengan guru pamong dan dosen pembimbing.
1.3 Ruang
Lingkup
Ruang
lingkup kegiatan Program Pengalaman Lapangan Dua (PPL II) ini mempunyai ruang
lingkup yang cukup luas, salah satunya pribadi calon guru atau pendidik yang
memiliki seperangkat pengetahuan, keterampilan, nilai, sikap dan pola tingkah
laku yang diperlukannya pada penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran di
sekolah ataupun di luar sekolah.
1.4 Tujuan
Adapun tujuan pelaksanaan PPL ini
adalah:
1.
Untuk
pengalaman yang nantinya akan bermanfaat ketika nanti sudah menjadi guru.
2.
Untuk
menerapkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan secara myata.
3.
Dengan
melaksanakan kegiatan observasi secara langsung akan mambantu mahasiswa dalam
memperoleh data dan informasi yang akurat.
4.
Agar
mahasiswa calon pendidik memiliki pengetahuan, pengalaman dan wawasan yang luas
dalam bidang pendidikan.
BAB II
LAPORAN KEGIATAN OBSERVASI DI SMA
NEGERI 19 PALEMBANG
2.1 SITUASI
UMUM
2.1.1 Situasi
dan Konsidi Berdirinya Sekolah
SMA Negeri 19 Palembang berdiri pada
tahun 2000. SMA Negeri 19 Palembang. Berlantai 1 dan 3, dengan dinding permanen
beratap genting. Beralamatkan di Jl. Gubernur H.A Bastari Perumahan Opi Jakabaring
Palembang.
2.1.2 Riwayat
Singkat Berdirinya Sekolah
SMA Negeri 19 Palembang berlokasi Jl.
Gubernur H.A Bastari Perumahan Opi Jakabaring Palembang berdiri diatas tanah
dua hektar lebih, yang awalnya rawa-rawa yang cukup beken dikawasan seberang
ulu 1 palembang. Gedung yang awal berdiri memiliki 9 ruang belajar namun
sekarang telah memiliki 36 ruang belajar, boleh dikatakan fasilitas cukup
lengkap dan terus mengalami perkembangan seperti sekarang ini. Sebelum berada
dikawasan jakabaring sekolah karena ini menumpang di Smp Negeri 31 Palembang,
dijalan pembangunan kelurahan Tuan kentang kertapati, dari PSB 1999-desember
1999. Dengan kepala sekolah awalnya bapak Drs. Somat seorang sarjana FKIP
biologi UNSRI tahun 1990. Sejak awal berdirinya sekolah yang akrab di singkat
simbel’s mempunyai visi dan misi yang jelas, baik muatan kurikulum, iptek,
imtaq yang intensif, pembinaan seni, dan budaya serta bakat, dan penguasaan
bahasa inggris. Pendukung pelaksanaan
program tersebut diperketat dengan sistem akumulasi point pelanggaran yang dilakukan siswa. Dengan program-program
esklusif tersebut, belum 1 tahun usianya
beberapa julukan dialamatkan kesekolah ini. Seperti sekolah favorit, MT
percontohan sejak 2 April 2012 SMA Negeri 19 Palembang di pimpin oleh kepala sekolah yang kedelapan, beliau
2.1.3 Denah
Gedung (terlampir) dan Fasilitas Sekolah
Gedung SMA Negeri 19 Palembang
terletak di tanah seluas 2 hektar lebih. Berlantai 1 dan 3, dengan dinding
permanen beratap genting, Beralamatkan di Jl. Gubernur H.A Bastari Perumahan
Opi Jakabaring Palembang.Untuk keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada
lampiran.
Fasilitas fisika sekolah berupa gedung yang
Sudah permanen
Nama Ruangan
|
Jumlah Ruangan
|
Ruang
Kepala Sekolah
|
1
lokasi
|
Ruang
Wakil Kepala Sekolah
|
1
lokasi
|
Ruang
Bimbingan Dan Konseling
|
1
lokasi
|
Ruang
Tata Usaha
|
1
lokasi
|
Ruang
Guru
|
1
lokasi
|
Ruang
UKS
|
1
lokasi
|
Ruang
Perpustakaan
|
1
lokasi
|
Ruang
Dapur
|
1 lokasi
|
Ruang
Gudang
|
1
lokasi
|
Ruang
Koperasi
|
1
lokasi
|
Raung
Laboratorium Bahasa
|
1 lokasi
|
Raung
Laburatorium Fisika
|
1
lokasi
|
Ruang
Laboratorium Biologi
|
1
lokasi
|
Ruang
Laboratorium Kimia
|
1
lokasi
|
W.C
Guru
|
2
lokasi
|
W.C
Murid
|
5
lokasi
|
Bak
Penampungan Air
|
3
lokasi
|
Masjid
|
1
lokasi
|
Kantin
|
3
lokasi
|
Tempat
Parkir
|
2
lokasi
|
Lapangan
Olahraga
|
2
lokasi
|
Fasilitas kelas
Jenis perlengkapan
|
Jumlah Per Kelas
|
Meja
Belajar
|
40
Buah
|
Kursi
Belajar
|
40
Buah
|
Kursi
/ Meja Guru
|
1
Buah
|
Papan
Tulis
|
2
Buah
|
Papan
Pengumuman
|
1
Buah
|
Lemari
|
1
Buah
|
2.1.4 Prosedur
Penggunaan dan Pemeliharaan Fasilitas Sekolah
Prosedur
pemeliharaan fasilitas sekolah SMA Negeri 19 Palembang dilakukan oleh kepala
sekolah yang dibantu oleh para wakil, guru dan karyawannya serta digunakan dengan
baik dan diatur sehingga tercapai tujuan yang diharapakan secara efektif dan
efisien.
Dalam
kegiatan bejalar mengajar fasilitas sekolah dan sarana fisik sekolah digunakan
sesuai jadwal yang sudah diatur.
2.2 Pengelolaan
Kelas
2.2.1
Pengaturan Tempat Duduk
Cara
pengaturan tempat duduk yang baik sangat mempengaruhi kebersihan dan proses
belajar pada anak didik. Pengaturan
tempat duduk yang kebanyakan siswa menghadap kepapan tulis dan ada juga tempat
duduk yang berbentuk U yang di pakai sebagian kelas untuk mempermudah kegiatan
belajar mengajar.
2.2.2 Pengaturan Perabot Kelas
Penggunaan
perabot kelas merupakan tanggung jawab bersama penghuni kelas, yang di koordinir oleh wali kelas
masing-masing. Pada umumnya tiap kelas memiliki perabot kelas yang memadai
untuk menunjang kebersihan pembelajaran. Di SMA Negeri 19 Palembang setiap
kelas selain di lengkapi dengan meja, kursi dan papan tulis terdapat juga
perabotannya yang lain, di antaranya absen siswa, daftar kemajuan kelas, dan
setiap materi yang akan disampaikan pada buku kemajuan kelas.
Selain
itu terdapat juga daftar piket, gambar pahlawan, gambar presiden, susunan kelas
yang baik merupakan alat bantu dalam proses pembelajaran maupun memperindah
kelas. Untuk menambah keindahan kelas khususnya meja guru diletakan vas bunga
dan taplak meja, semua perabot kelas dipelihara dengan baik
2.2.3
Tata Ruang Kelas
Penataan
ruang kelas di SMA Negeri 19 Palembang sudah dapat dikatakan dengan baik, letak
pintu, letak jendela, pentilasi udara dan semua permanen. Dengan demikian kebersihan ruangan dapat
dijaga dengan baik. Pada umumnya tata ruangan disesuaikan dengan kebutuhan.
Siswa meja pada umumnya ditempati satu orang siswa dan setiap ruangan diisi
maksimal 40 orang siswa. Sehingga pada penataan yang demikian akan membuat rasa
nyaman bagi siswa dan guru yang melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar.
2.3 Pelaksanaan Tugas Guru
2.3.1
Jumlah Guru/Petugas Lainnya (terlampir)
2.3.2
Tugas Guru
v
Membuat
laporan pengajaran
a) Silabus
b) Program tahunan dan semester
c) RPP
d) LKS
v
Melaksanakan
KBM
v
Melaksanakan
kegiatan penilaian belajar ulangan harian dan semester
v
Melaksanakan
analisis hasil ulangan
v
Menyusun
dan melaksanakan program perbaikan dan pengayaan
v
Mengisi
daftar nilai siswa
v
Membimbing
siswa dalam KBM
v
Membuat
alat pengajaran
v
Menciptakan
karya seni
v
Mengikuti
kegiatan pengembangan dan memasyarakatkan kurikulum
v
Melaksanakan
tugas tertentu disekolah
v
Mengadakan
pengembangan bidang pengajaran
v
Membuat
catatan tentang kemajuan hasil belajar siswa
v
Mengatur
kebersihan ruang kelas dan ruang praktikum
v
Mengumpulkan
dan menghitung angka kredit
2.3.3
Tugas Karyawan dan Tugas Lainnya
1. Kepala
Sekolah
Ø
Berfungsi
dan bertugas sebagai educator, manajer, administrator dan supervisor,
pemimpin/leader innovator, dan motivator
Ø
Melaksanakan
proses belajar mengajar secara efektif dan efisien
Ø
Menyususn
perencanaan
Ø
Mengorganisasikan,
mengarahkan dan mengkoordinasikan kegiatan
Ø
Melaksanakan
pengawasan, mengadakan rapat dan mengambil keputusan
Ø
Menyelenggarakan
administrasi kurikulum, kesiswaan, ketenagaan, ketatausahaan, kantor, keuangan,
perpustakaan, laboratorium, keterampilan, BK, OSIS dan UKS
Ø
Menyelenggarakan
supervise proses kegiatan belajar mengajar dan kegiatan disekolah
Ø
Memiliki
visi memahami misi sekolah
Ø
Melakukan
pembaharuan di bidang kegiatan belajar mengajar
Ø
Melaksanakan
pembinaan guru dan karyawan
Ø
Menciptakan
hubungan kerja yang harmonis sesama guru, karyawan, antar sekolah dan karyawan
Ø
Menerapkan
prinsip penghargaan dan hukuman dalam melaksanakan tugasnya kepalas sekolah
dapat mendelegasikan kepada wakil kepala sekolah
2. Wakil
Kepala Sekolah Membantu Kepala Sekolah Dalam Kegiatan-Kegiatan Sebagai Berikut :
Ø
Penyusunan
rencana pembuatan program kegiatan dan program pelaksanaan
Ø
Pengorganisasian
Ø
Pengarahan
Ø
Ketenagaan
Ø
Pengkoordinasian
Ø
Pengawasan
Ø
Penilaian
Ø
Identifikasi
dan pengumpulan
Ø
Penyusunan
laporan
3. Wakil
Kepala Sekolah Urusan Kurikulum Membantu Kepala Sekolah Dalam Urusan Sebagai
Berikut :
Ø
Menyusun
program pengajaran, jadwal kegiatan sekolah
Ø
Menyusun
pembagian tugas guru dan jadwal pelajaran
Ø
Menyusun
kriteria persyaratan naik kelas atau tidak naik kelas
Ø
Menyusun
evaluasi belajar
Ø
Menyusun
pelaksanaan US/UN
Ø
Menyusun
laporan pelaksanaan pengajaran secara berkala
Ø
Mengatur
terlaksananya proses belajar mengajar dengan baik
Ø
Penggunaan
buku paket
Ø
Mengkoordinasikan
dan mengarahkan penyusunan program
Ø
Menyediakan
kemampuan kelas
Ø
Membina
kegiatan lomba bidang akademis seperti LPIR, LKIR, IMO, IPHO, mengarang dll
Ø
Menyusun
melaksanakan pemilihan guru teladan membina kegiatan sanggar MGMP, komputer dll
Ø
Membina
adanya kesenian kerjasama antar wakasek, guru, tata usaha dan siswa
4.
Wakil
Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan Mempunyai Tugas Membantu Kepala Sekolah Dalam
Kegiatan Sebagai Berikut:
Ø Terlaksananya proses belajar mengajar
dengan baik
Ø Menyusun program pembinaan kesiswaan
Ø Melaksanakan bimbingan, pengarahan,
dan pengendalian kegiatan siswa/OSIS dalam rangka menegakkan disiplin dan tata
tertib sekolah
Ø Membina dan melaksanakan koordinasi
keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, dan kekeluargaan (6K)
Ø Memberikan pengarahan dalam pemilihan
pengurus OSIS
Ø Melakukan pembinaan terhadap pengurus
OSIS dalam berorganisasi
Ø Menyusun program dan jadwal pembinaan
siswa secara berkala dan insidentil
Ø Mengadakan pemilihan calon siswa
teladan dan calon penerima beasiswa
Ø Mengadakan penilaian siswa untuk
mewakili sekolah dalam kegiatan luar sekolah
Ø Menyusun laporan pelaksaan kegiatan
kesiswaan secara berkala
Ø Mengatur mutasi siswa
Ø Mengkoordinasikan pelaksanaan dan
kegiatan ekstrakulikuler lainnya
Ø Menyiapkan data siswa dan absensi
siswa
Ø Pengawasan data dan nilai siswa,
pengisian buku induk dan klaper
Ø Adanya keserasian kerja antara
wakasek, guru, TU, dan siswa
5.
Wakil
Kepala Sekolah Urusan Sarana Prasarana Mempunyai Tugas Membantu Kepala Sekola
Dalam Kegiatan Sebagai Berikut :
Ø
Menyusun
rencana kebutuhan sarana dan prasarana
Ø
Mengkoordinasikan
pendayagunaan sarana dan prasarana
Ø
Mengolah
pembiayaan alat-alatpengajaran
Ø
Mengkoordinasikan
inventaris barang
Ø
Pemeliharaan,
pengamanan, penghapusan, pengembangan sarana dan prasarana
Ø
Menyusun
laporan pelaksanaan urusan srana dan prasarana secara berkala
6. Wakil
Kepala Sekolah Urusan Hubungan Masyarakat Mempunyai Tugas Membantu Kepala Sekolah Dalam Kegiatan
Sebagai Berikut :
Ø
Mengurus
dan menyelenggarakan hubungan sekolah dengan orang tua / wali siswa
Ø
Membina
hubungan sekolah dengan komite
Ø
Membina
hubungan antar sekolah dengan lembaga pemerintah, dunia usaha, dan lembaga
sosial lainnya
Ø
Memberikan
dan berkonsultasi dengan dunia usaha
Ø
Menyusun
laporan pelaksanaan hubungan masyarakat secara berkala
Ø
Mengatur
pemberian beasiswa kepada siswa
Ø
Menyusun
laporan tentang BKM
Ø
Mengkoordinasi
kegiatan intern sekolah
Ø
Membina
hubungan seluruh keluarga sekolah
Ø
Membina
dan memasyarakatkan wawasan wiyatamandala di sekolah
7. Tugas
Guru
a.
Wali kelas
·
Pengelolaan
kelas
·
Menyelenggarakan
administrasi kelas
1. Denah tempt duduk
2. Papan absen
3. Daftar pelajaran kelas
4. Daftar piket siswa
5. Buku absensi kelas
6. Buku kegiatan belajar
·
Penyusunan
pembuatan statistik bulanan
·
Pengisian
daftar kumpulan siswa
·
Pembuatan
catatan khusus siswa
·
Pencatatan
mutasi siswa
·
Pengisian
buku laporan penilaian belajar siswa
·
Pengisian
buku laporan penilaian hasil siswa
b. Guru
Bimbingan Dan Konseling
·
Menyusun
program pelaksanaan bimbingan dan konseling
·
Melakukan
koordinasi dengan wali kelas dalam rangka mengatasi masalah-masalah yang
dihadapi oleh siswa
·
Memberikan
layanan bimbingan kepada siswa agar berpartisifasi dalam kegiatan belajar
·
Memberikan
saran dan pertimbangan kepada siswa dalam memperoleh gambaran tentang lanjutan
pendidikan dan lapangan pekerjaan yang sesuai
·
Mengadakan
penilaian pelaksanaan bimbingan dan konseling
·
Menyusun
dan melaksanakan program tindak lanjut bimbingan dan konseling.
c.
Pustakawan sekolah membantu kepala
sekolah:
·
Merencanakan
pengadaan buku bahan pustaka media elektronik
·
Mengurus
pelayanan perpustakaan
·
Merencanakan
pengembangan perpustakaan
·
Memelihara
buku-buku/bahan perpustakaan/media elektronik
·
Menyimpan buku-buku perpustakaan/media elektronik
·
Menyusun
tata tertib perpustakaan
·
Menyusun
laporan kegiatan perpustakaan secara terbuka
d. Koordinator Pengelola
Laboratorium/Ruang Media Belajar
Koordinator Pengelola Membantu Kepala Sekolah :
·
Merencanakan
pengadaan alat bahan, komputer, dan media belajar
·
Mengkoordinasikan
jadwal dan tata tertib pendayagunaan/ pemanfaatan laboratorium/ ruang media
belajar secara terpadu
·
Menyusun
dan mengkoordinasikan program tugas setiap penanggung jawab pengelola
laboratorium
·
Menyusun
laporan pelaksanaan kegiatan laboratorium dan media belajar
e. Pengelola Laboratorium
·
Merancanakan
pengadaan alat bahan laboratorium
·
Menyusun
jadwal dan tata tertib penggunaan laboratorium
·
Menyusun
program tugas-tugas laboratorium
·
Mengatur
menyimpan daftar dan alat-alat laboratorium
·
Memelihara
dan memperbaiki alat-alat labaratorium
·
Menginventarisasi
dan mengadministrasikan alat-alat laboratorium
·
Menyusun
laporan pelaksanakan kegiatan laboratorium
f. Pengelola
Laboratorium Ipa
·
merencanakan
pengadaan alat-alat/ bahan kimia laboratorium IPA
·
membantu
menyusun jadwal dan tata tertib pendayagunaan laboratorium
·
menyusun
program kegiatan laboratorium
·
mengatur
pembersihan, pemeliharaan, perbaikan dan penyimpanan alat-alat/ bahan kimia
·
menginventarisasi
dan mengadministrasi alat-alat bahan kimia
·
menyusun
laporan pendayagunaan/ pemanfaatan laboratorium IPA
g. Kepala
Tata Usaha
·
Menyusun
program tata usaha
·
Mengurus
administrasi ketenagaan, siswa
·
Membina
dan mengembangkan karir pegawai tata usaha
·
Mengkoordinasikan
dan melaksanakan 6K
·
Menyusun
laporan pelaksanaan kegiatan
·
Membina
penilaian DP3 terhadap stafnya
·
Membantu
kepala sekolah dan menyelesaikan surat-surat, angka kredit dan menyelenggarakan
pekerjaan kantor
·
Terjalinya
keserasian kerja dengan wakasek, guru, tata usaha dan siswa
2.4 Keadaan
Siswa
2.4.1 Jumlah
Siswa
KELAS
|
IPA
|
IPS
|
JUMLAH
|
||||
L
|
P
|
LJH
|
L
|
P
|
JLH
|
||
X
|
103
|
149
|
252
|
101
|
70
|
171
|
423
|
XI
|
98
|
143
|
241
|
104
|
94
|
198
|
439
|
XII
|
98
|
153
|
251
|
106
|
78
|
184
|
435
|
JUMLAH
SELURUH SISWA
|
1.297
|
||||||
2.5 Sarana Kebersihan Sekolah
2.5.1. Perkarangan
Sekolah
SMA
Negeri 19 Palembang mempunyai pekarangan yang tidak terlalu luas, namun cukup
untuk melaksanakan kegiatan olahraga apapun, contohnya seperti kegiatan
olahraga basket, volly, futsal, dll. Usaha memelihara kebersihan dilakukan
dengan melibatkan siswa- siswi melalui adanya pembagian jadwal piket untuk
membersihkan halaman depan sekolah, lapangan sekolah, dan lain- lain. Selain
itu dilakukan juga usaha memelihara keindahan perkarangan sekolah, hal ini
dapat dilihat dari banyaknya tanaman atau bunga di setiap halaman didepan
kelas, kantor, perpustakaan dan laboratorium.
2.5.2. Laboratorium
SMA
Negeri 19 Palembang telah memiliki laboratorium, dan digunakan secara
bergantian sesuai dengan jadwal mata pelajaran yang memerlukan praktek
dilaboratorium.
2.5.3. Perpustakaan
Sama halnya dengan laboratorium SMA
Negeri 19 Palembang telah memiliki ruangan tersendiri yang berfungsi sebagai
ruang perpustakaan, yang juga digunakan secara berjilir dan telah disesuaikan
jadwalnya.
2.5.4. Media
Untuk Pengajaran Olahraga, Kesenian dan Lainnya
Alat- alat olahraga yang dimiliki
oleh SMA Negeri 19 Palembang sudah memadai, itupun didukung fasilitas untuk
olahraga yang sudah begitu tercukupi dengan baik. Begitu pula dengan
perlengkapan kesenian, sudah sangat baik.
2.5.5. Pengadaan
Air
SMA Negeri 19 Palembang sudah
mendapat air bersih dari PAM yang cukup untuk memenuhi kebutuhan guru, siswa,
dan pegawai lainnya.
2.5.6. Penerangan
Mengenai penerangan, SMA Negeri 19
Palembang sudah menggunakan lampu listrik dalam jumlah yang memadai.
2.5.7. Kantin
SMA Negeri 19 Palembang memiliki 3
kantin, tempat siswa membeli makanan atau kebutuhan sekolah seperti pena,
pensil, dan lain- lainnya.
2.5.8. Tempat
Ibadah
SMA Negeri 19 Palembang terdapat
sebuah mushola yang digunakan siswa, guru dan pegawai lain untuk beribadah.
Selain itu, biasa digunakan siswa untuk praktek sholat (pelajaran agama) atau
kegiatan lainnya.
2.5.9. Toilet
(kamar kecil)
SMA Negeri 19 Palembang menyebutkan kamar kecil sebagai
toilet/WC. WC di sekolah ini sudah cukup bersih dan layak untuk digunakan. WC
siswa/i tersedia khusus dan dibedakan antara WC siswa laki-laki dan siswi
perempuan, dan untuk guru serta pegawai telah tersedia WC khusus sebanyak 2 WC.
2.5.10 Kegiatan
teman- teman Praktik
Banyaknya kegiatan yang dilakukan
mahasiswa PPL II di SMA Negeri 19 Palembang, misalnya tiap hari membantu guru piket, jadwal
piket diatur sedemikian rupa agar tidak menggangu dengan jadwal mengajar
apabila ada guru yang tidak masuk. Selain itu mahasiswa PPL II juga ikut serta
dalam kegiatan ekstrakurikuler, dan melatih siswa yang akan menjadi petugas
upacara.
2.5.11 Hal-
hal (yang dianggap penting)
a. Pelaksanaan
bimbingan
Sistem pengalaman lapangan adalah
bimbingan oleh dosen pembimbing, guru pamong, dan kepala sekolah dalam berbagai
kegiatan pengalaman lapangan berdasarkan kondisi pelaksanaan masing- masing
sehingga tercapainya tujuan dari pelaksanaan PPL 2 ini.
b. Dosen
Pembimbing
Mahasiswa calon pendidik yang
ditempatkan disekolah-sekolah, masih banyak membutuhkan bimbingan yang harus
diterimanya, oleh karena itu setiap kelompok mahasiswa yang ditempatkan
disekolah- sekolah didampingi oleh dosen pembimbing. Tugas dari dosen
pembimbing tersebut adalah :
a. Membimbing mahasiswa secara kelompok
maupun secara individual dalam pefrencanaan kegiatan pengalaman lapangan.
b. Menyelenggaraan diskusi dengan
mahasiswa dan guru pamong mengenai pelaksanaan kegiatan pembelajaran lapangan.
c. Menilai penampilan mahasiswa dalam
pengalaman bersama- sama guru pamong.
d. Memantapkan penampilan mahasiswa dalam
kegiatan pengalaman lapangan.
c. Kepala
Sekolah
Kepala sekolah merupakan pimpinan
disuatu sekolah dibawah pengawasan, oleh karena itu seluruh tanggung jawab
sekolah terletak pada kepala sekolah. Seluruh kegiatan PPL 2 di SMA Negeri 19
Palembang, dilakukan dibawah pengawasan kepala sekolah atau yang mewakili untuk
diberi bimbingan dan pengarahan.
d. Guru
Pamong
Bimbingan yang diberikan oleh guru
pamong juga sangat penting dalam kegiatan PPL 2 ini. Mahasiswa yang sedang
mengadakan praktek mengajar ini secara langsung berhubungan dengan guru pamong
yang mengawasi dan menganalisa secara pribadi pola tingkah laku mahasiswa
tersebut.
Dengan
demikian semua kekurangan dan kelemahan yang ada pada mahasiswa yang sedang
mengadakan praktek mengajar diketahui. Semua perencanaan dan pelaksanaan
mengajar semua dikoreksi dan dibimbing oleh guru pamong, demikian juga apabila
telah mengadakan proses belajar mengajar dikelas.
e. Proses
Belajar Mengajar
Proses belajar mengajar adalah proses
terjadinya kegiatan belajar dan kegiatan mengajar oleh siswa dan guru atau
interaksi antara guru dan siswa. Di SMA Negeri 19 Palembang, kegiatan belajar
mengajar dilaksanakan dari pukul 06.40 WIB sampai 13.25 WIB untuk hari senin
sampai kamis, hari jum’at dilaksanakan mulai pukul 06.40 WIB sampai 11.15 WIB.
Sedangkan hari sabtu di mulai dari pukul 06.40 WIB sampai 14.10 WIB.
f. Administrasi
Dalam melaksanakan kegiatan belajar
mengajar tidak hanya memberikan materi mata pelajaran begitu saja, melainkan
harus memenuhi administrasi yang telah ditentukan. Sebelum melaksanakan proses
belajar mengajar, mahasiswa PPL II mempersiapkan administrasi seperti satuan
pembelajaran dan rencana pembelajaran.
Satuan pembelajaran dibuat berdasarkan
format dari pemantapan kerja guru (PKG). di dalam satuan pembelajaran (SP)
materi pengajaran sangat ringkas dan merupakan gabungan dari beberapa RPP. SP
ini biasanya dibuat setiap kelompok bahasan. Setelah semua persiapan tersebut
terpenuhi, barulah mahasiswa calon pendidik yang ada mengadakan praktek menjar
dikelas yang dibimbing oleh guru pamong.
g. Kegiatan
di kelas
Kegiatan dikelas adalah kegiatan yang
mencakup proses belajar mengajar dikelas, berinteraksi dikelas dengan siswa,
memberikan materi pelajaran dan sebagainya, sesuai dengan tujuan yang ingin
dicapai.
Seperti yang telah diajarkan dikampus,
kegiatan yang dilakukan adalah seperti : membuka pelajaran, mengulang materi
yang lalu, proses belajar mengajar tersebut dilakukan didalam kelas, didalam
laboratorium ataupun dilapangan tergantung materi yang akan diajarkan.
Media yang digunakan, selain buku juga
menggunakan media gambar dan peralatan laboratorium. Media ini berdasarkan
materi yang disajikan kepada siswa, siswa menelaah materi yang dipelajari/
disampaikan.
BAB III
PELAKSANAAN PRAKTIK PENGALAMAN
LAPANGAN
3.1 Waktu
Pelaksanaan
kegiatan praktik pengalaman Lapangan (PPL II) secara resmi dimulai pada tanggal
24 Juli 2017 yang mana pada saat itu penulis beserta rekan-rekan peserta PPL II
lainnya memulai kegiatan ini dengan melakukan kegiatan observasi awal terlebih
dahulu terhadap situasi kondisi serta lingkungan dari SMA Negeri 19 Palembang, baik itu lingkungan sekolah, keadaan
kelas, maupun kegiatan siswa/i selama
dalam proses kegiatan belajar.
Proses belajar mengajar adalah proses
terjadinya kegiatan belajar dan kegiatan mengajar oleh siswa dan guru atau
interaksi antara guru dan siswa. Di SMA Negeri 19 Palembang, kegiatan belajar
mengajar dilaksanakan dari pukul 06.40 WIB sampai 13.25 WIB untuk hari senin
sampai kamis, hari jum’at dilaksanakan mulai pukul 06.40 WIB sampai 11.15 WIB.
Sedangkan hari sabtu di mulai dari pukul 06.40 WIB sampai 14.10 WIB.
Dalam
kegiatan PPL II di SMA Negeri 19 Palembang, kelompok mahasiswa berjumlah 20
orang.
Ø Dwi
Nandasari (2014111070)
Dalam
melaksanakan kegiatan praktik ini, penulis mendapatkan kesempatan melaksanankan
kegiatan PPL II pada hari selasa dan rabu.
Untuk
jadwal kegiatan praktik mengajar secara individu, bagi penulis sendiri, kegiatan
tersebut telah dimulai pada tanggal 8 Agustus 2017 yang mana itu merupakan
kegiatan awal guna untuk melatih diri dalam menguasai kelas, mengenal karakter
siswa, serta memahami situasi dan kondisi pada tiap-tiap kelas yang berbeda.
Dalam
melaksanakan kegiatan ini, tak ada satupun
kendala yang berarti. Penulis mendapatkan banyak sekali manfaat serta
pengalaman yang berharga untuk menjadi seorang guru yang baik.
Ø
Windri Puja Ayu (2014111011)
Dalam
melaksanakan kegiatan praktik ini, penulis mendapatkan kesempatan melaksanankan
kegiatan PPL II pada hari senin dan jumat.
Untuk
jadwal kegiatan praktik mengajar secara individu, bagi penulis sendiri,kegiatan
tersebut telah dimulai pada tanggal 4 Agustus 2017 yang mana itu merupakan
kegiatan awal guna untuk melatih diri dalam menguasai kelas, mengenal karakter
siswa,serta memahami situasi dan kondisi pada tiap-tiap kelas yang berbeda.
Dalam
melaksanakan kegiatan ini,tak ada satupun kendala yang berarti. Penulis
mendapatkan banyak sekali manfaat serta pengalaman yang berharga untuk menjadi
seorang guru yang baik.
Ø
Siti Rosita (2014112158)
Dalam
melaksanakan kegiatan praktik ini, penulis mendapatkan kesempatan mengajar pada
hari senin, selasa, rabu, dan kamis.
Untuk
jadwal kegiatan praktik mengajar secara individu, bagi penulis sendiri, kegiatan
tersebut telah dimulai pada tanggal 31 Juli 2017 yang mana itu merupakan
kegiatan awal guna untuk melatih diri dalam menguasai kelas, mengenal karakter
siswa, serta memahami situasi dan kondisi pada tiap-tiap kelas yang berbeda.
Dalam
melaksanakan kegiatan ini, tak ada satupun kendala yang berarti. Penulis mendapatkan
banyak sekali manfaat serta pengalaman yang berharga untuk menjadi seorang guru
yang baik.
Ø
Muhammad Dimas Ismail (2014112009)
Dalam
melaksanakan kegiatan praktik ini, penulis mendapatkan kesempatan melaksanankan
kegiatan mengajar pada hari senin, selasa, rabu, jumat dan sabtu.
Untuk
jadwal kegiatan praktik mengajar secara individu, bagi penulis sendiri, kegiatan
tersebut telah dimulai pada tanggal 1 Agustus 2017 yang mana itu merupakan
kegiatan awal guna untuk melatih diri dalam menguasai kelas, mengenal karakter
siswa,serta memahami situasi dan kondisi pada tiap-tiap kelas yang berbeda.
Dalam
melaksanakan kegiatan ini, tak ada satupun kendala yang berarti. Penulis
mendapatkan banyak sekali manfaat serta pengalaman yang berharga untuk menjadi
seorang guru yang baik.
Ø
Yulisa Aulia (2014121090)
Dalam melaksanakan kegiatan praktik
ini, penulis mendapatkan kesempatan melaksanankan kegiatan PPL II pada hari
senin, selasa, rabu, dan kamis.
Untuk jadwal kegiatan praktik mengajar
secara individu, bagi penulis sendiri, kegiatan tersebut telah dimulai pada
tanggal 31 Juli 2017 yang mana itu merupakan kegiatan awal guna untuk melatih
diri dalam menguasai kelas, mengenal karakter siswa, serta memahami situasi dan
kondisi pada tiap-tiap kelas yang berbeda.
Dalam melaksanakan kegiatan ini, tak
ada satupun kendala yang berarti. Penulis mendapatkan banyak sekali manfaat
serta pengalaman yang berharga untuk menjadi seorang guru yang baik.
Ø
Joseph Ritongga (2014131067)
Dalam melaksanakan kegiatan praktik
ini, penulis mendapatkan kesempatan melaksanankan kegiatan mengajar pada hari
selasa, kamis, dan jumat.
Untuk jadwal kegiatan praktik mengajar
secara individu, bagi penulis sendiri,kegiatan tersebut telah dimulai pada tanggal
1 Agustus 2017 yang mana itu merupakan
kegiatan awal guna untuk melatih diri dalam menguasai kelas, mengenal karakter
siswa, serta memahami situasi dan kondisi pada tiap-tiap kelas yang berbeda.
Dalam melaksanakan kegiatan ini, tak
ada satupun kendala yang berarti. Penulis mendapatkan banyak sekali manfaat
serta pengalaman yang berharga untuk menjadi seorang guru yang baik.
Ø
Sudarni (2014132038)
Dalam
melaksanakan kegiatan praktik ini, penulis mendapatkan kesempatan melaksanankan
kegiatan PPL II pada hari senin, selasa, kamis, jumat dan sabtu.
Untuk jadwal
kegiatan praktik mengajar secara individu, bagi penulis sendiri,kegiatan
tersebut telah dimulai pada tanggal 31 Juli 2017 yang mana itu merupakan
kegiatan awal guna untuk melatih diri dalam menguasai kelas, mengenal karakter
siswa,serta memahami situasi dan kondisi pada tiap-tiap kelas yang berbeda.
Dalam
melaksanakan kegiatan ini, tak ada satupun kendala yang berarti. Penulis
mendapatkan banyak sekali manfaat serta pengalaman yang berharga untuk menjadi
seorang guru yang baik.
Ø
Yoyo Apendi (2014132006)
Dalam
melaksanakan kegiatan praktik ini, penulis mendapatkan kesempatan melaksanankan
kegiatan PPL II pada hari senin, rabu, jumat dan sabtu.
Untuk jadwal
kegiatan praktik mengajar secara individu, bagi penulis sendiri, kegiatan
tersebut telah dimulai pada tanggal 2 Agustus 2017 yang mana itu merupakan
kegiatan awal guna untuk melatih diri dalam menguasai kelas, mengenal karakter
siswa, serta memahami situasi dan kondisi pada tiap-tiap kelas yang berbeda.
Dalam
melaksanakan kegiatan ini, tak ada satupun kendala yang berarti. Penulis
mendapatkan banyak sekali manfaat serta pengalaman yang berharga untuk menjadi seorang
guru yang baik.
Ø
Novita (2014133009)
Dalam
melaksanakan kegiatan praktik ini, penulis mendapatkan kesempatan mengajar pada
hari kamis, jumat dan sabtu .
Untuk
jadwal kegiatan praktik mengajar secara individu, bagi penulis sendiri,kegiatan
tersebut telah dimulai pada tanggal 1 agustus 2017 yang mana itu merupakan
kegiatan awal guna untuk melatih diri dalam menguasai kelas, mengenal karakter
siswa, serta memahami situasi dan kondisi pada tiap-tiap kelas yang berbeda.
Dalam
melaksanakan kegiatan ini, tak ada satupun kendala yang berarti. Penulis
mendapatkan banyak sekali manfaat serta pengalaman yang berharga untuk menjadi
seorang guru yang baik.
Ø
Indri Pangestika (2014133080)
Dalam
melaksanakan kegiatan praktik ini, penulis mendapatkan kesempatan melaksanankan
kegiatan mengajar pada hari senin, kamis dan jumat.
Untuk jadwal
kegiatan praktik mengajar secara individu, bagi penulis sendiri,kegiatan
tersebut telah dimulai pada tanggal 2 Agustus 2017 yang mana itu merupakan
kegiatan awal guna untuk melatih diri dalam menguasai kelas, mengenal karakter
siswa, serta memahami situasi dan kondisi pada tiap-tiap kelas yang berbeda.
Dalam
melaksanakan kegiatan ini, tak ada satupun kendala yang berarti. Penulis
mendapatkan banyak sekali manfaat serta pengalaman yang berharga untuk menjadi
seorang guru yang baik.
Ø
Mariyati (2014141106)
Dalam
melaksanakan kegiatan praktik ini, penulis mendapatkan kesempatan melaksanankan
kegiatan mengajar pada hari senin dan jumat.
Untuk jadwal
kegiatan praktik mengajar secara individu, bagi penulis sendiri,kegiatan
tersebut telah dimulai pada tanggal 11 Agustus 2017 yang mana itu merupakan
kegiatan awal guna untuk melatih diri dalam menguasai kelas, mengenal karakter
siswa,serta memahami situasi dan kondisi pada tiap-tiap kelas yang berbeda.
Dalam
melaksanakan kegiatan ini, tak ada satupun kendala yang berarti. Penulis
mendapatkan banyak sekali manfaat serta pengalaman yang berharga untuk menjadi
seorang guru yang baik.
Ø
Muhammad Muhlis (2014141055)
Dalam
melaksanakan kegiatan praktik ini, penulis mendapatkan kesempatan melaksanankan
mengajar pada hari selasa dan sabtu.
Untuk jadwal
kegiatan praktik mengajar secara individu, bagi penulis sendiri,kegiatan
tersebut telah dimulai pada tanggal 8 Agustus 2017 yang mana itu merupakan
kegiatan awal guna untuk melatih diri dalam menguasai kelas, mengenal karakter
siswa, serta memahami situasi dan kondisi pada tiap-tiap kelas yang berbeda.
Dalam
melaksanakan kegiatan ini, tak ada satupun kendala yang berarti. Penulis
mendapatkan banyak sekali manfaat serta pengalaman yang berharga untuk menjadi
seorang guru yang baik.
Ø
Nanco cananda (2013161100)
Dalam
melaksanakan kegiatan praktik ini, penulis mendapatkan kesempatan melaksanankan
kegiatan PPL II pada hari rabu dan sabtu.
Untuk
jadwal kegiatan praktik mengajar secara individu, bagi penulis sendiri,kegiatan
tersebut telah dimulai pada tanggal 2 Agustus 2017 yang mana itu merupakan
kegiatan awal guna untuk melatih diri dalam menguasai kelas, mengenal karakter
siswa, serta memahami situasi dan kondisi pada tiap-tiap kelas yang berbeda.
Dalam
melaksanakan kegiatan ini, tak ada satupun kendala yang berarti. Penulis
mendapatkan banyak sekali manfaat serta pengalaman yang berharga untuk menjadi
seorang guru yang baik.
Ø
Arief Mulyadi (2014151117)
Dalam
melaksanakan kegiatan praktik ini, penulis mendapatkan kesempatan melaksanankan
kegiatan mengajar pada hari selasa dan kamis.
Untuk
jadwal kegiatan praktik mengajar secara individu, bagi penulis sendiri, kegiatan
tersebut telah dimulai pada tanggal 4 Agustus
2017 yang mana itu merupakan kegiatan awal guna untuk melatih diri dalam
menguasai kelas, mengenal karakter siswa, serta memahami situasi dan kondisi
pada tiap-tiap kelas yang berbeda.
Dalam
melaksanakan kegiatan ini, tak ada satupun kendala yang berarti. Penulis
mendapatkan banyak sekali manfaat serta pengalaman yang berharga untuk menjadi
seorang guru yang baik.
Ø
Govinde (2013151388)
Dalam
melaksanakan kegiatan praktik ini, penulis mendapatkan kesempatan melaksanankan
kegiatan mengajar pada hari selasa dan sabtu.
Untuk jadwal
kegiatan praktik mengajar secara individu, bagi penulis sendiri, kegiatan
tersebut telah dimulai pada tanggal 1 Agustus 2017 yang mana itu merupakan
kegiatan awal guna untuk melatih diri dalam menguasai kelas, mengenal karakter
siswa, serta memahami situasi dan kondisi pada tiap-tiap kelas yang berbeda.
Dalam melaksanakan
kegiatan ini, tak ada satupun kendala yang berarti. Penulis mendapatkan banyak
sekali manfaat serta pengalaman yang berharga untuk menjadi seorang guru yang
baik.
Ø
Muri Metakori (2014151178)
Dalam
melaksanakan kegiatan praktik ini, penulis mendapatkan kesempatan melaksanankan
kegiatan mengajar pada hari sabtu.
Untuk jadwal
kegiatan praktik mengajar secara individu, bagi penulis sendiri,kegiatan
tersebut telah dimulai pada tanggal 5 Agustus 2017 yang mana itu merupakan
kegiatan awal guna untuk melatih diri dalam menguasai kelas, mengenal karakter
siswa, serta memahami situasi dan kondisi pada tiap-tiap kelas yang berbeda.
Dalam
melaksanakan kegiatan ini, tak ada satupun kendala yang berarti. Penulis
mendapatkan banyak sekali manfaat serta pengalaman yang berharga untuk menjadi
seorang guru yang baik.
Ø
Maulana Sindapati (2014151297)
Dalam
melaksanakan kegiatan praktik ini, penulis mendapatkan kesempatan melaksanankan
kegiatan mengajar pada hari kamis.
Untuk jadwal
kegiatan praktik mengajar secara individu, bagi penulis sendiri,kegiatan
tersebut telah dimulai pada tanggal 3 Agustus 2017 yang mana itu merupakan
kegiatan awal guna untuk melatih diri dalam menguasai kelas, mengenal karakter
siswa, serta memahami situasi dan kondisi pada tiap-tiap kelas yang berbeda.
Dalam
melaksanakan kegiatan ini, tak ada satupun kendala yang berarti. Penulis
mendapatkan banyak sekali manfaat serta pengalaman yang berharga untuk menjadi
seorang guru yang baik.
Ø
Rakhmah handayani (2014161109)
Dalam
melaksanakan kegiatan praktik ini, penulis mendapatkan kesempatan melaksanankan
kegiatan PPL II pada hari senin dan kamis.
Untuk jadwal
kegiatan praktik mengajar secara individu, bagi penulis sendiri,kegiatan
tersebut telah dimulai pada tanggal 3 Agustus 2017 yang mana itu merupakan
kegiatan awal guna untuk melatih diri dalam menguasai kelas, mengenal karakter
siswa, serta memahami situasi dan kondisi pada tiap-tiap kelas yang berbeda.
Dalam
melaksanakan kegiatan ini, tak ada satupun kendala yang berarti. Penulis
mendapatkan banyak sekali manfaat serta pengalaman yang berharga untuk menjadi
seorang guru yang baik.
Ø
Putri Rama (2014161076)
Dalam
melaksanakan kegiatan praktik ini, penulis mendapatkan kesempatan melaksanankan
kegiatan PPL II pada pai dan hari selasa
dan jumat
Untuk jadwal
kegiatan praktik mengajar secara individu, bagi penulis sendiri,kegiatan
tersebut telah dimulai pada tanggal 31 Agustus 2017 yang mana itu merupakan
kegiatan awal guna untuk melatih diri dalam menguasai kelas, mengenal karakter
siswa, serta memahami situasi dan kondisi pada tiap-tiap kelas yang berbeda.
Dalam
melaksanakan kegiatan ini, tak ada satupun kendala yang berarti. Penulis
mendapatkan banyak sekali manfaat serta pengalaman yang berharga untuk menjadi
seorang guru yang baik.
Ø
Eva Dika Putriana (2014161223)
Dalam
melaksanakan kegiatan praktik ini, penulis mendapatkan kesempatan melaksanankan
kegiatan PPL II pada hari selasa dan kamis.
Untuk jadwal
kegiatan praktik mengajar secara individu, bagi penulis sendiri,kegiatan
tersebut telah dimulai pada tanggal 1 Agustus 2017 yang mana itu merupakan
kegiatan awal guna untuk melatih diri dalam menguasai kelas, mengenal karakter
siswa, serta memahami situasi dan kondisi pada tiap-tiap kelas yang berbeda.
Dalam
melaksanakan kegiatan ini, tak ada satupun kendala yang berarti. Penulis
mendapatkan banyak sekali manfaat serta pengalaman yang berharga untuk menjadi
seorang guru yang baik.
3.2 Tempat
Ø Dwi
Nandasari (2014111070)
Dalam
melaksanakan kegitan praktik ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle
(mengajar) di kelas XI IPS 2, XI IPS 3, XI IPS 4 dan XI IPS 5.
Ø Windri
Puja Ayu (2014111011)
Dalam melaksanakan kegitan praktik ini
penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) di kelas X MIPA 1 dan X MIPA 2.
Ø
Siti Rosita (2014112158)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) di kelas X MIPA
4, X MIPA 5, dan X MIPA 6.
Ø
Muhammad Dimas Ismail (2014112009)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) di kelas X MIPA 1, X MIPA 2 dan X MIPA 3.
Ø Yulisa
Aulia (2014121090)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) di kelas X MIPA 2
dan X MIPA 3.
Ø Joseph
Ritongga (2014131067)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) di
kelas XI IPS 5 dan XII IPS 2.
Ø Sudarni
(2014132038)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) di kelas XI MIPA
5, XI MIPA 6, XI IPS 3, XI IPS 4 dan XI IPS .
Ø
Yoyo Apendi (2014132006)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini,penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) di kelas X IPS 1,
X IPS 2, X IPS 3, X IPS 4, X MIPA 4 dan X MIPA 5.
Ø Novita
(2014133009)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini,penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) di kelas XI IPS 2
dan XI IPS 3.
Ø Indri
Pangestika (2014133080)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) di kelas XI IPS 1 dan XI IPS 3.
Ø Mariyati (2014141106)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) di kelas X MIPA 4
dan X IPS 2.
Ø
Muhammad Muhlis (2014141055)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) di kelas X MIPA 2
dan X IPS 4.
Ø
Nanco Cananda (2013161100)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) di kelas X MIPA 5 dan X MIPA 6.
Ø
Arief Mulyadi (2014151117)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) di kelas X MIPA 1
dan X MIPA 2.
Ø
Govinde (2013151388)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) di kelas X MIPA 3
dan X MIPA 4.
Ø
Muri Metakori (2014151178)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) di kelas X IPS 1.
Ø Maulana
Sindapati (2014151297)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) di kelas X IPS 3.
Ø
Rakhmah Handayani (2014161109)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) di kelas XI MIPA 6 dan XI IPS 4
Ø
Putri Rama (2014161076)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) di kelas XI IPS
2 dan XI IPS 3.
Ø
Eva Dika Putriana (2014161223)
Dalam melaksanakan kegitan praktik ini, penulis diberikan
kesempatan untuk menghandle (mengajar) di kelas XI IPS 1 dan XI IPS 5.
3.3 Jumlah Kelas yang Diajar
Ø Dwi
Nandasari (2014111070)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) 4 kelas, yakni
kelas XI IPS 2, XI IPS 3, XI IPS 4 dan XI IPS 5. Jumlah
murid yang penulis dapatkan dalam mengajar
4 kelas tersebut ialah kelas XI IPS 2 terdiri dari 39 siswa, kelas XI
IPS 3 terdiri dari 40 siswa, kelas XI IPS 4 terdiri dari 40 siswa dan XI IPS 5
terdiri dari 40 siswa. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi penulis dalam
menangani kelas-kelas tersebut karena kelas-kelas tersebut memiliki karakter
yang berbeda-beda sehingga membutuhkan perlakuan yang tentunya berbeda pula
pada tiap kelas.
Ø
Windri Puja Ayu (2014111011)
Dalam melaksanakan kegitan praktik ini
penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) 2 kelas, yakni kelas X
MIPA 1 dan X MIPA 2. Jumlah murid yang penulis dapatkan dalam mengajar 2 kelas
tersebut ialah kelas X MIPA 1 terdiri dari 36 siswa, dan kelas X MIPA 2 terdiri
dari 36 siswa. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi penulis dalam menangani
kelas-kelas tersebut karena kelas-kelas tersebut memiliki karakter yang
berbeda-beda sehingga membutuhkan perlakuan yang tentunya berbeda pula pada
tiap kelas.
Ø
Siti Rosita (2014112158)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) 3 kelas, yakni
kelas X MIPA 4, X MIPA 5, dan X MIPA 6. Jumlah murid yang penulis dapatkan
dalam mengajar 3 kelas tersebut ialah semuanya berjumlah 36. Ini merupakan
tantangan tersendiri bagi penulis dalam menangani kelas-kelas tersebut karena
kelas-kelas tersebut memiliki karakter yang berbeda-beda sehingga membutuhkan
perlakuan yang tentunya berbeda pula pada tiap kelas.
Ø
Muhammad Dimas Ismail (2014112009)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) 3 kelas, yakni
kelas X MIPA 1, X MIPA 2 dan X MIPA 3. Jumlah murid yang penulis dapatkan dalam
mengajar 3 kelas tersebut ialah kelas X MIPA 1 terdiri dari 36 siswa, X MIPA 2
terdiri dari 36 siswa dan X MIPA 2 terdiri dari 36 siswa. Ini merupakan
tantangan tersendiri bagi penulis dalam menangani kelas-kelas tersebut karena
kelas-kelas tersebut memiliki karakter yang berbeda-beda sehingga membutuhkan
perlakuan yang tentunya berbeda pula pada tiap kelas.
Ø Yulisa
Aulia (2014121090)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) 2 kelas, yakni
kelas X MIPA 2 dan X MIPA 3. Jumlah murid yang penulis dapatkan dalam mengajar
2 kelas tersebut ialah kelas X MIPA 2 terdiri dari 36 siswa dan X MIPA 2 terdiri
dari 36 siswa. Ini merupakan tantangan
tersendiri bagi penulis dalam menangani kelas-kelas tersebut karena kelas-kelas
tersebut memiliki karakter yang berbeda-beda sehingga membutuhkan perlakuan
yang tentunya berbeda pula pada tiap kelas.
Ø
Joseph Ritongga (2014131067)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) 2 kelas, yakni
kelas XI IPS 5 dan XII IPS 2. Jumlah murid yang penulis dapatkan dalam mengajar
2 kelas tersebut ialah kelas XI IPS 5 terdiri dari 32 siswa dan XII IPS 2
terdiri dari 36 siswa. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi penulis dalam
menangani kelas-kelas tersebut karena kelas-kelas tersebut memiliki karakter
yang berbeda-beda sehingga membutuhkan perlakuan yang tentunya berbeda pula
pada tiap kelas.
Ø Sudarni
(2014132038)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) 5 kelas, yakni
kelas XI MIPA 5, XI MIPA 6, XI IPS 3, XI IPS 4 dan XI IPS . Jumlah murid yang
penulis dapatkan dalam mengajar 5 kelas tersebut ialah kelas XI IPA 5 terdiri
dari 39 siswa, XI MIPA 6 terdiri dari 40 siswa, XI IPS 3 terdiri dari 40 siswa,
XI IPS 4 terdiri dari 40 siswa dan XI IPS 5 terdiri dari 40 siswa. Ini merupakan
tantangan tersendiri bagi penulis dalam menangani kelas-kelas tersebut karena
kelas-kelas tersebut memiliki karakter yang berbeda-beda sehingga membutuhkan
perlakuan yang tentunya berbeda pula pada tiap kelas.
Ø
Yoyo Apendi (2014132006)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini,penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) 6 kelas, yakni
kelas X IPS 1, X IPS 2, X IPS 3, X IPS 4, X MIPA 4 dan X MIPA 5. Jumlah murid
yang penulis dapatkan dalam mengajar 6 kelas tersebut ialah kelas X IPS 1
terdiri dari 36 siswa, X IPS 2 terdiri dari 36 siswa, X IPS 3
terdiri dari 37 siswa, X IPS 4 terdiri dari 36 siswa, X MIPA 4 terdiri dari 36
siswa, X MIPA 5 terdiri dari 35 siswa. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi
penulis dalam menangani kelas-kelas tersebut karena kelas-kelas tersebut
memiliki karakter yang berbeda-beda sehingga membutuhkan perlakuan yang
tentunya berbeda pula pada tiap kelas.
Ø Novita
(2014133009)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini,penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) 2 kelas, yakni
kelas XI IPS 2 dan XI IPS 3. Jumlah murid yang penulis dapatkan dalam mengajar
2 kelas tersebut ialah kelas XI IPS 2 terdiri dari 40 siswa dan XI IPS 3 terdiri
dari 39 siswa. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi penulis dalam menangani
kelas-kelas tersebut karena kelas-kelas tersebut memiliki karakter yang
berbeda-beda sehingga membutuhkan perlakuan yang tentunya berbeda pula pada
tiap kelas.
Ø Indri
Pangestika (2014133080)
Dalam melaksanakan kegitan praktik ini,
penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) 2 kelas, yakni kelas XI
IPS 1 dan XI IPS 3. Jumlah murid yang penulis dapatkan dalam mengajar 5 kelas
tersebut ialah kelas XI IPS 1 terdiri dari 39 siswa dan XI IPS 3 terdiri dari 39
siswa. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi penulis dalam menangani
kelas-kelas tersebut karena kelas-kelas tersebut memiliki karakter yang
berbeda-beda sehingga membutuhkan perlakuan yang tentunya berbeda pula pada
tiap kelas.
Ø Mariyati (2014141106)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) 2 kelas, yakni
kelas X MIPA 4 dan X IPS 2. Jumlah murid yang penulis dapatkan dalam mengajar 2
kelas tersebut ialah kelas X MIPA 4 terdiri dari 36 siswa dan X IPS 2 terdiri
dari 36 siswa. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi penulis dalam menangani
kelas-kelas tersebut karena kelas-kelas tersebut memiliki karakter yang
berbeda-beda sehingga membutuhkan perlakuan yang tentunya berbeda pula pada
tiap kelas.
Ø
Muhammad Muhlis (2014141055)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) 2 kelas, yakni
kelas X MIPA 2 dan X IPS 4. Jumlah murid yang penulis dapatkan dalam mengajar 2
kelas tersebut ialah kelas X MIPA 2 terdiri dari 36 siswa dan X M IPS 4 terdiri
dari 36 siswa. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi penulis dalam menangani
kelas-kelas tersebut karena kelas-kelas tersebut memiliki karakter yang
berbeda-beda sehingga membutuhkan perlakuan yang tentunya berbeda pula pada
tiap kelas.
Ø
Nanco Cananda (2013161100)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) 2 kelas, yakni
kelas X MIPA 5 dan X MIPA 6. Jumlah murid yang penulis dapatkan dalam mengajar
2 kelas tersebut ialah kelas X MIPA 5
terdiri dari 36 siswa, dan X MIPA 6 terdiri dari 36 siswa. Ini merupakan
tantangan tersendiri bagi penulis dalam menangani kelas-kelas tersebut karena
kelas-kelas tersebut memiliki karakter yang berbeda-beda sehingga membutuhkan
perlakuan yang tentunya berbeda pula pada tiap kelas.
Ø
Arief Mulyadi (2014151117)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) 2 kelas, yakni
kelas X MIPA 1 dan X MIPA 2. Jumlah murid yang penulis dapatkan dalam mengajar
2 kelas tersebut ialah kelas X MIPA 1
terdiri dari 35 siswa dan X MIPA 2 terdiri dari 36 siswa. Ini merupakan
tantangan tersendiri bagi penulis dalam menangani kelas-kelas tersebut karena
kelas-kelas tersebut memiliki karakter yang berbeda-beda sehingga membutuhkan
perlakuan yang tentunya berbeda pula pada tiap kelas.
Ø
Govinde (2013151388)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) 2 kelas, yakni
kelas X MIPA 3 dan X MIPA 4. Jumlah murid yang penulis dapatkan dalam mengajar
2 kelas tersebut ialah kelas X MIPA 3
terdiri dari 36 siswa dan X MIPA
3 terdiri dari 36 siswa. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi penulis dalam
menangani kelas-kelas tersebut karena kelas-kelas tersebut memiliki karakter
yang berbeda-beda sehingga membutuhkan perlakuan yang tentunya berbeda pula
pada tiap kelas.
Ø
Muri Metakori (2014151178)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) 1 kelas, yakni kelas
X IPS 1. Jumlah murid yang penulis dapatkan dalam mengajar 1 kelas tersebut
ialah 36 siswa. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi penulis dalam menangani
kelas tersebut karena kelas tersebut memiliki karakter yang berbeda-beda
sehingga membutuhkan perlakuan yang tentunya berbeda pula pada tiap kelas.
Ø
Maulana Sindapati (2014151297)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) 1 kelas, yakni
kelas X IPS 3. Jumlah murid yang penulis dapatkan dalam mengajar 1 kelas
tersebut ialah 37 siswa. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi penulis dalam
menangani kelas tersebut karena kelas tersebut memiliki karakter yang
berbeda-beda sehingga membutuhkan perlakuan yang tentunya berbeda pula pada
tiap kelas.
Ø
Rakhmah Handayani (2014161109)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) 2 kelas, yakni
kelas XI MIPA 6 dan XI IPS 4. Jumlah murid yang penulis dapatkan dalam menangani
2 kelas tersebut ialah XI MIPA 6 terdiri
dari 40 siswa, kelas XI IPS 4 terdiri
dari 40 siswa. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi penulis dalam menangani
kelas-kelas tersebut karena kelas-kelas tersebut memiliki karakter yang
berbeda-beda sehingga membutuhkan perlakuan yang tentunya berbeda pula pada
tiap kelas.
Ø
Putri Rama (2014161076)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) 2 kelas, yakni
kelas XI IPS 2 dan XI IPS 3. Jumlah
murid yang penulis dapatkan dalam mengajar 2 kelas tersebut ialah kelas XI IPS
2 terdiri dari 39 siswa dan XI IPS 3
terdiri dari 40 siswa. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi penulis dalam
menangani kelas-kelas tersebut karena kelas-kelas tersebut memiliki karakter
yang berbeda-beda sehingga membutuhkan perlakuan yang tentunya berbeda pula
pada tiap kelas.
Ø
Eva Dika Putriana (2014161223)
Dalam melaksanakan kegitan praktik
ini, penulis diberikan kesempatan untuk menghandle (mengajar) 2 kelas, yakni
kelas XI IPS 1 dan XI IPS 5... Jumlah murid yang penulis dapatkan
dalam mengajar 2 kelas tersebut ialah kelas XI IPS 1 terdiri dari 39 siswa dan
XI IPS 5 terdiri dari 40 siswa. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi penulis
dalam menangani kelas tersebut karena kelas tersebut memiliki karakter yang
berbeda-beda sehingga membutuhkan perlakuan yang tentunya berbeda pula pada
kelas tersebut.
3.4 Hal
– hal yang mendukung dan menghambat selama PPL II
Tidak
selamanya hal yang telah direncanakan dengan mantang dapat berjalan sesuai
dengan yang kita harapkan. Hal ini dikarenakan adanya hambatan-hambatan yang
terjadi sehingga memungkinkan kegiatan yang telah direncanakan sebelumnya
menjadi terhambat. Akan tetapi, dari semua itu adapula hal-hal yang justru
menguntungkan sehingga hal-hal yang tak pernah yang direncanakan sebelumnya
berjalan dengan baik diatas perkiraan.
Dalam
melaksanakan kegiatan PPL II di SMA Negeri 19 Palembang, penulis merasa tidak
mendapatkan hambatan dalam melakukan kegiatan ini sedangkan faktor yang
mendukung dalam kegiatan ini ialah dekatnya jarak antara lokasi SMA Negeri 19
Palembang dan rumah kediaman penulis. Kondisi ini sangatlah menguntungkan bagi
penulis terutama dalam masalah managemen waktu.
3.5 Hal
– hal lain ( yang di anggap penting )
Hal lain yang
perlu di ingat dan di anggap sangat penting bagi penulis sendiri ialah adanya
support yang di berikan oleh guru-guru di SMA Negeri 19 Palembang yang sangat
mengharapkan agar kegiatan PPL II ini dapat berjalan lancar pada tahun ini.
Tidak hanya itu , dukungan dari orang tua beserta teman-teman sejawat (
seperjuangan ) membuat penulis tetap yakin dan bersemangat selama melakukan
kegiatan praktik di SMA Negeri 19 Palembang. Kegiatan PPL II yang dilakukan
selama 2 bulan ini telah menciptakan hubungan yang akrab antara para siswa /
siswi disana dan penulis sebagai guru mereka selama melakukan kegiatan praktik
sehingga rasa sedih, rindu, dan rasa tak ingin berpisah dengan mereka yang
menghinggapi penulis ketika kegiatan PPL II di SMA Negeri 19 Palembang.
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Pembuatan
laporan ini menunjukkan bahwa kegiatan observasi telah berakhir. Laporan ini
merupakan bukti serta sekaligus kenangan yang menunjukkan bahwa kami (penulis)
telah mengikuti kegiatan observasi di SMA
Negeri 19
Palembang. Selama mengikuti kegiatan observasi, kami (penulis) secara pribadi
mendapatkan banyak hal dan pengalaman berharga khususnya dalam hal-hal yang
berhubungan dengan situasi umum sekolah, pengelolaan kelas, pelaksanaan tugas
guru/pendidik, keadaan siswa, sarana kebersihan lingkungan sekolah, dan hal-hal
lain yang dianggap penting.
Pengalaman
serta keterampilan yang di asah selama mengikuti kegiatan ini mebuat penulis
yakin bahwa menjadi seorang guru tidak lah sulit apabila di bekali dan di
barengi dengan keterampilan serta pengalaman dalam bidangnya. Penulis menyadari
bahwa untuk menjadi seorang guru yang baik dibutuhkan kerja keras serta
kedisiplinan. Oleh karena itulah penulis menganggap bahwa kegiatan PPL II ini sangat bermanfaat,
khususnya bagi para mahasiswa/mahasiswi calon pendidik yang ingin menggeluti
profesinya untuk menjadi seorang guru yang terampil dan berpengalaman.
4.2 Saran
Saat
ini profesi keguruan merupakan profesi yang semakin di minati mengingat peluang
kerja yang di janjikan cukup besar. Peningkatan dalam bidang keterampilan mengajar dikelas,
pendidikan terhadap sikap, mental,
dan kepribadian bagi seorang guru sudah baik mengingat bahwa menjadi seorang guru bukan hanya perkara
masalah ‘mengajar’ saja, melainkan
perkara lain yang berhubungan dengan interaksi antar murid seperti, menghadapi
siswa/i serta pengontrolan emosi yang baik dalam mengajar.
Guru
merupakan sosok yang tugas nya tidak hanya mendidik melainkan juga sosok yang
di tiru oleh para siswa/i-nya. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi penulis
mengingat penulis sendiri masih “ baru
mengenal” dunia pendidikan serta masih dalam tahap belajar. Oleh karena
itulah, penulis berharap bahwa dengan adanya kegiatan ini penulis berharap agar
penulis dapat meningkatkan keterampilan serta kepribadiannya agar dapat menjadi
sosok yang baik ketika menjadi seorang guru kelak. Dan tidak hanya itu, sebagai
salah satu instasi pendidikan, SMA
Negeri 19
Palembang di harapkan pula agar dapat selalu senantiasa meningkatkan kualitas
guru-gurunya dalam mendidik siswa/i-nya.

Komentar
Posting Komentar